Posesif Husband

Posesif Husband
Kejengahan Shasa


__ADS_3

Shasa saat ini tak kalah emosinya. Ia yang juga tahu apa yang sedang di alami oleh sahabat nya. Oleh karena itu. Saat ini Shasa sedang berada di rumah sakit. Dengan ditemani oleh Mommy dan Daddy nya. Padahal ia sudah di larang oleh suaminya untuk keluar rumah.


Namun, Shasa tetaplah Shasa. Ia tidak akan tinggal diam saja. Saat sahabatnya sedang dalam masalah seperti ini.


"Shasa sayang pelan pelan jalannya!!!. Gimana nanti kalau anak kamu lahir sebelum waktunya? ".Seru Cinta yang sejak tadi sudah geram akan tingkah putri nya itu.


Bahkan Shasa sedikit pun tidak mendengarkan nya . Membuat Cinta jadi ngilu dan juga khawatir karena Shasa sedikit berlari kecil dengan perutnya yang membuncit itu.


" Mommy... Aku sudah tidak sabar ingin menemui Mamanya Tiara. Apa maksud nya membuat pernyataan seperti itu?. Dia tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Malah memanfaatkan kesempatan yang ada".Kesal Shasa yang memang baru melihat berita di televisi tentang pernyataan palsu yang dibuat oleh Mitha.


"Sayang, tapi kamu sedang hamil ingat itu!!! ".Sentak Cinta yang sudah sangat kesal karena semua kata katanya tidak digubris sama sekali oleh Shasa.


Sedangkan Anton hanya bisa menghela nafasnya kasar. Lalu menggeleng kan kepalanya pelan. Ia bingung harus berada di kubu mana. Antara istri ataupun putri nya yang sama sama tidak mau mengalah sama sekali seperti itu.


Hingga Shasa tiba di depan ruangan rawat Mitha. Yang saat ini masih di jaga oleh beberapa anggota polisi. Karena kasusnya yang di alami oleh Mitha tentang pemerkosaan dan perampokan. Yang sampai saat ini masih menjadi teka teki dan juga tetap di selidiki oleh anggota kepolisian.

__ADS_1


"Minggir, saya mau lihat pasien atas nama Bu Mitha". Seru Shasa yang tak sabaran lagi. Entah apa yang akan di lakukan oleh Shasa pada ibu durjana seperti Mitha.


" Shasa... Sabar dong sayang!!!. Semua bisa dibicarakan baik baik!!! ".Ucap Cinta pelan


" Tapi Mom. Ini sudah sangat keterlaluan sekali".Protes Shasa yang memang sudah sangat geram. Ia tidak terima jika sahabatnya di fitnah begitu pula dengan asisten suaminya. Karena Tiara sudah Shasa anggap sebagai saudara nya sendiri.


"Biar Daddy kamu saja yang bicara dengan mereka!!! ".Saran Cinta sambil menarik pelan tangan putri nya.


Hingga Anton mulai berbicara pada anggota yang berjaga. Dan ada salah satu anggota yang mengenal Anton. Karena Anton pernah jadi komandan nya juga. Sebelum Anton pensiun .


Mitha tampak terkejut saat pintu ruangan kamar rawatnya di buka oleh Shasa dan ia juga dapat melihat bagaimana wajah asli seorang Cinta Hendrawan. Wanita yang menjadi ratu dan sekaligus Nyonya besar Anton Erlangga.


Yang perusahaan nya sangat terkenal hingga sampai mancanegara. Serta asset kekayaan yang tak terhitung lagi berapa jumlahnya. Belum lagi kekayaan dari keluarganya sendiri.


Tapi bukan itu yang membuat Mitha terkejut saat ini. Namun, tatapan tajam Shasa yang wajahnya sama sama cantik dan sedikit mirip dengan Cinta.

__ADS_1


"Nggak usah kaget begitu tante Mit mit...!. Shasa kesini bukan untuk membuat tante terpesona akan kecantikan dan kemolekan tubuh Shasa".Seru Shasa dengan emosinya.


" Sayang, ingat jangan emosian begitu!!!. Nanti anak kamu kalau lahir jadi judes gimana??? ".Lirih Cinta sambil menggeleng kan kepalanya.


" Biarin aja judes biar semua orang segan Mom. Jangan jadi penakut dan mudah di tipu. Karena zaman sekarang ibu kandung saja bisa jadi gila hanya demi uang".Sindir Shasa membuat Mitha langsung menatap kearah Shasa dengan tatapan tidak sukanya.


"Jika kalian datang hanya untuk menghina dan menyindir saya. Lebih baik kalian pulang saja!!! ".Sahut Mitha dengan nada yang mengusir.


" Hahaha... "Shasa malah langsung tertawa " Sepertinya setelah dinikmati empat pria dalam waktu semalam semakin membuat otak tante semakin geser ya".


Shasa dengan gamblangnya malah berucap seperti itu. Membuat Mitha mulai terpancing emosi. Ia mulai kembali menitikkan air matanya.


"Saya disini korban juga. Bahkan saya nyaris kehilangan nyawa saya sendiri . Saya juga tidak pernah menyangka jika putri kandung saya dan juga menantu saya tega membayar orang untuk mencelakai ibunya sendiri hiks... hiks... hiks... ".


Mitha seolah berperan sebagai korban. Dan berbicara seolah dirinya yang benar benar terzolimi. Serta teraniaya akan ulah anak dan juga menantunya. Membuat Shasa semakin jengah dan ingin sekali menyumpal mulut Mitha dengan badcover yang dipakai untuk selimut oleh Mitha saat ini.

__ADS_1


TBC


__ADS_2