
"Niko, Icha kita ke harus terbang ke Malang sekarang juga!!! ".
Belum juga sempat Niko merogoh ponselnya yang ada di dalam sakunya. Tiba tiba saja bariton suara Anton mengejutkan keduanya. Sontak saja membuat Niko dan Icha bingung.
" Ada apa Dad??? "Tanya Niko mulai curiga akan gerak gerik Daddy nya. Pria paruh baya itu biasanya bersikap santai dan datar tapi saat ini nampak jelas di matanya. Ada kegelisahan dan kekhawatiran yang melanda wajah tampan seorang Anton.
Niko langsung berhenti bertanya saat ia melihat Mommy nya yang juga habis menangis. Lalu Niko beralih menatap kearah Icha yang juga nampak kebingungan.
" Niko, lebih baik kamu bantu Icha siap siap dulu!!!. Nanti akan Daddy jelaskan! ".Seru Anton memberi kode pada putranya.
" Kenapa Dad??. Ada apa??. Kenapa kita harus berangkat ke Malang sekarang??. Ayah dan Bunda baik baik saja kan??? ".Tanya Icha dengan pertanyaan beruntun nya pada Anton. Membuat Cinta langsung maju dan menenangkan Icha.
" Bang, ayo telpon Ayah sekarang!!!".Icha mengguncang lengan kekar Niko.
"Sayang, biar Mommy bantu untuk siap siap ya!!. Supaya Daddy dan Niko pun bisa menyuruh orang untuk menyiapkan jet kita di bandara!!! ".Cinta bersikap sebisa mungkin untuk tenang. Meskipun saat ini ia justru lebih bingung dan sedih atas apa yang menimpa Icha.
Cinta juga bingung harus menjelaskan darimana. Tapi yang jelas satu yang tertanam dalam hati Cinta. Jika sampai hal buruk terjadi, mereka akan tetap menikah kan Icha dengan Niko.
Berkat bujukan Cinta akhirnya Icha pun menurut. Dan kala Cinta membawa Icha masuk kedalam kamarnya. Anton langsung mengajak Niko berbicara menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
"Ada apa Dad? . Apa yang sebenarnya terjadi??? ".Tanya Niko setelah mereka berada di ruangan lain.
__ADS_1
Anton menghela nafasnya kasar dan menghembuskan nya perlahan. Lalu ia menatap Niko dengan sangat serius.
" Daddy harap kamu bisa menjaga Icha dengan baik Niko!!. Apapun yang terjadi kedepannya nanti, Daddy minta jangan pernah sakiti Icha dan mengecewakan nya!!! ".Ucap Anton tegas.
Meskipun sedikit aneh akan ucapan Daddy nya Niko masih bisa menjawabnya dengan tegas dan yakin seyakin yakinnya. " Niko janji Daddy. Niko akan menjaga dan melindungi Icha. Karena Icha adalah satu satunya wanita yang Niko cintai setelah Mommy".Jawab Niko tak kalah tegasnya.
Anton tersenyum karena lega mendengar jawaban putra sulungnya. "Daddy percaya padamu Niko".Anton menepuk pelan bahu Niko sambil terus tersenyum. " Persiapkan dirimu tentang kemungkinan yang akan terjadi ketika di Malang nanti!!!. Karena saat ini kedua orang tua Icha sedang di larikan ke rumah sakit, mereka baru saja kecelakaan ".Sambung Anton pelan.
Deg...
Niko langsung menegang tapi sebisa mungkin untuk tetap tenang . Mendengar ucapan yang terlontar dari mulut Daddy nya. " Apa Dad???. Kecelakaan??? ".Niko semakin terkejut saat melihat anggukan kepala Anton.
"Maksud Daddy ini semua di sabutase??? ".Niko mulai terlihat geram.
" Daddy belum yakin Niko. Tapi menurut informasi dari anggota Daddy disana. Ada yang janggal saat melihat kondisi mobil Ayahnya Icha".Jelas Anton. "Kita jangan berasumsi buruk dahulu Niko!. Karena kita belum melihat langsung bagaimana kondisinya. Dan Daddy harap kamu bisa menenangkan Icha ketika kita sampai di Malang nanti. Karena Bu Widia sudah dinyatakan meninggal waktu dalam perjalanan ke rumah sakit".
"Apa???".
Anton dan Niko langsung terlonjak kaget ketika lihat Icha berdiri di depan pintu ruangan yang ada di sebelah Kamar Niko. Membuat kedua pria beda usia itu saling tatap bingung.
"Apa yang di bilang Daddy barusan tidak benar kan???. Bunda baik baik saja bukan???. Bunda tidak... tidak... " Icha langsung lemas dan hampir saja limbung kalau tidak Nikki cepat menangkap tubuhnya.
__ADS_1
"Bunda tidak mungkin meninggal. Daddy bohong kan".Isak tangis Icha pecah membuat Cinta yang baru saja akan turun ke lantai satu jadi ikut panik dan naik kembali.
Sedangkan Niko sudah mengambil alih tubuh Icha dari Nikki. Shasa pun yang ada di samping Nikki ikut meneteskan air matanya. Tak tega dan ikut larut dalam tangisan Icha.
" Sabar Cha!!!. Ini semua sudah takdir. Kita juga belum melihat keadaan Bunda dan Ayah".Ucap Niko berusaha menenangkan Icha.
Tapi bukannya mereda Icha malah semakin histeris. Karena ia langsung berpikir jika kedua orang tuanya benar benar mengalami kecelakaan itu. Sama seperti yang di katakan oleh Paman dan bibinya tadi sewaktu di telpon. Ketika Icha masih bersiap siap.
"Bunda bang... Hiks.. hiks... " Lirih Icha sambil semakin terisak.
Niko kembali memasukkan Icha kedalam peluk kan nya. Dan Anton langsung memberi kode pada istrinya agar membiarkan Niko yang menenangkan Icha. Saat Cinta akan mengambil alih tubuh Icha dalam dekapan Niko putra sulungnya itu.
**TBC
ayo yang belum DM Bunda Othor ke Instagram@ Nophi_Yhulia27 ... Segera DM ya...
Masih ada 5 orang pemenang GA lagi yang belum konfirmasi ke Bunda nih...
Yang merasa belum konfirmasi yang nama akunnya ada dibawah ini, segera konfirmasi ya!!!. Biar admin langsung kirimkan hadiah pulsanya**!!!
__ADS_1