Posesif Husband

Posesif Husband
Bumil Bar Bar


__ADS_3

Tomy langsung berlari menyebrang jalan kembali. Ia pun menuju arah mobilnya. Pikirannya sangat kacau dengan detak jantung yang tak beraturan lagi. Jiwanya di hantui rasa panik hingga ia tidak lagi memperdulikan parsel buah yang tadi sempat ia beli. Dan yang kini sudah berhamburan di bawah mobilnya.


Yang ada dalam otaknya saat ini hanyalah istrinya. Ia tidak tahu harus berbuat apa jika apa. Kepanikan yang dirasakan oleh Tomy adalah nyawa anak dan istrinya. Kedua makhluk yang sama sama ia Cintai.


Dengan langkah tergesa gesa dan juga setengah Kacau . Detak jantung yang tak beraturan lagi, Tomy langsung membuka pintu mobilnya.


" Honey... ". Mata Tomy sampai melotot sempurna saat melihat istrinya malah sedang duduk santai di dalam mobilnya sambil meminum es kelapa muda. Bahkan di sampingnya juga ada beberapa cemilan yang berada dalam kantong kresek bewarna putih.


Tiara pun tampak terkejut saat suaminya masuk kedalam mobil dan langsung memeluk tubuhnya erat.Membuat bumil itu menautkan kedua alisnya bingung.


"Mas kenapa???. Kok kayak habis lari maraton begitu?. Keringetan lagi". Seloroh Tiara dengan nada bingungnya.


" Ini beneran kamu kan Honey??? ". Tanya Tomy ambigu.


Tiara malah terkekeh mendengar pertanyaan suaminya yang terdengar konyol itu di telinganya. " Mas, itu baru di minta tolong beliin parsel buah saja udah amnesia dengan istri nya sendiri ". Tiara malah meledek suaminya.


Tanpa sadar Tomy masih dengan degup jantung tak beraturan. Beberapa detik yang lalu ia serasa ingin mati saja. Jika korban tabrak lari itu adalah istrinya. Bahkan membayangkan nya saja sudah membuat Tomy hampir gila. Apalagi ia melihat dengan jelas sapu tangan istrinya yang terkena darah segar dari sang korban.

__ADS_1


"Hei, Mas kenapa??.. Kok malah mewek gitu?. Mas baik baik saja kan??? ". Tiara mulai panik saat tiba tiba suaminya malah menitik kan air matanya.


" Aku mencintaimu honey. Sungguh aku benar benar mencintai kalian berdua". Lirih Tomy dengan penuh penekan.


" Mas... Aku tahu itu. Makanya mas mau menikah denganku bukan? ". Tiara malah mengedipkan matanya. Membuat Tomy langsung mencubit gemas pipi chubby sang istri.


" Katakan padaku !. Kenapa mas bisa sekacau ini??? ". Tiara menelisik penampilan suaminya yang sangat berbeda saat Tomy pamit ingin beli parsel buah tadi dengan penampilan Tomy yang sekarang.


" Aku...


" Buahnya sudah habis honey". Jawab Tomy sekenanya.


"Mas, tidak mungkin supermarket sebesar ini kehabisan buah??? ".


" Kita beli ditempat lain saja!. Atau tidak usah bawa buah juga tidak apa apa. Lagian tuan Candra dan Nyonya Shasa tidak akan kekurangan buah disana. Mereka bukan orang susah Honey". Tomy tidak mau malu di hadapan istrinya. Gara gara ia parno sendiri akhirnya membuang parsel buah yang sudah ia beli tadi.


"Berikan padaku!!! ". Sambung Tomy melirik es kelapa muda yang ada di tangan istrinya. Belum juga sempat Tiara menjawab. Tomy sudah lebih dulu menarik dan mengarahkan tangan istrinya kearah mulutnya. Tomy pun mulai meminum es kelapa muda istrinya hingga hampir tandas, Membuat Tiara hanya bisa melongo tak percaya.

__ADS_1


" Mas, jangan di habisin dong!. Ini kan punyaku ". Protes Tiara tak terima karena ia sendiri yang membelinya tadi sampai harus nyebrang jalan tapi penjual es kelapa nya malah sudah ingin kabur. Jadi, dengan terpaksa Tiara ikut mengejar penjual es kepala mudanya juga sampai ke samping supermarket tersebut.


Dan seperti nya Tomy sangat haus habis lari lari untuk mencari keberadaan istrinya. Ia yang notabene nya kurang menyukai minuman dingin. Tapi saat ini es kelapa muda istrinya sudah ia teguk habis hampir tanpa sisa lagi.


" Nanti kita beli lagi honey!. Tenang saja!. Apabila perlu penjualnya sekalian kita datangkan kerumah !!! ". Sahut Tomy yang sudah sedikit hilang dahaganya.


Sedangkan Tiara cukup memanyunkan bibirnya. Karena es kelapa mudanya sudah tandas oleh suaminya. Mau marah juga percuma, dan mau dibilang gak ikhlas itu sudah terjadi.


" Papi kamu rakus juga ya nak". Sindir Tiara sembari mengelus pelan perut buncitnya.


Tomy hanya terkekeh pelan mendengar penuturan istrinya. " Jadi, nanti mau di panggil Papi Mami nih??? ". Seru Tomy tersenyum menatap wajah cantik istrinya yang masih sedikit manyun itu.


" Apa ada panggilan yang lebih bagus lagi mas??? ".


" Ada". Tomy mulai mendekatkan dirinya pada sang istrinya. Lalu membisikkan sesuatu. " Ayo Honey lebih dalam lagi!! ". Goda Tomy mengulang kata kata Tiara saat sedang di atas ranjang panasnya.


Tiara bukannya malu ataupun bersemu merah saat di goda oleh suaminya. Ia malah tertawa terbahak-bahak. Emang dasar bumil bar bar, mau di ledek bagaimana pun juga bentuknya. Ia sama sekali tidak akan malu. Yang ada dia malah ngakak karena suaminya hafal betul kata kata syahdunya saat sedang di gempur nikmat.

__ADS_1


__ADS_2