
Begitu sampai di perusahaan cinta langsung turun dari mobilnya setelah ia memarkirkan mobil tepat didepan perusahaan miliknya.Dengan cepat Pak security pun langsung menghampiri Bosnya.
Siti juga sudah turun dengan tetap setia menggendong Baby Niko. Lalu cinta menurunkan stroller untuk Niko. Agar siti tidak kesusahan dan pegal jika harus menggendong Niko sampai lantai tiga belas.
"Selamat pagi bu".Sapa resepsionis dan beberapa karyawan lainnya yang melihat kedatangan bos mereka. Dengan senyum ramah mereka.
" Pagi semuanya".Balas Cinta tak kalah ramahnya dengan para karyawan nya.
"Erna, kamu ikut saya keruangan sekarang ya!!!. Tolong temani mbak siti mengurus Niko. Soalnya saya harus meeting sebentar".Pinta cinta pada salah satu resepsionis nya. Karena disana ada 2 resepsionis yang ada di lantai bawah.
" Baik bu".Jawab Erna gadis yang usianya tak jauh beda dengan cinta. Dan dia baru dua bulan ini juga bekerja di perusahaan Hendrawan.
Dengan senang hati Erna menemani Siti untuk mengasuh Niko tuan mudanya itu. Sebab, semua orang dan karyawan perusahaan nampak Terpesaona akan ketampanan baby mungil nan menggemaskan itu. Mereka rela disuruh menjaga Niko seharian. Meskipun tidak dibayar sama sekali. Sebab pesona Niko memang benar benar membuat semua orang bisa lupa diri. Masih bayi aja udah gitu amat. Bagaimana besarnya nanti ya.
Setelah sampai diruang kerjanya dengan menaiki lift. Cinta segera bergegas langsung ke ruang meeting bersama sangat sekretaris karena rapatnya akan dimulai beberapa menit lagi. Sedangkan Niko kini sudah ada diruang kerja Cinta dengan ditemanu oleh Siti dan Erna.
Baby Niko sejak tadi bahkan tidak tidur sama sekali. Wajah tampan Niko banyak menarik perhatian semua orang. Walaupun baby Niko jarang tersenyum. Dan hanya bisa mengeluarkan senyumnya pada Mommy serta Daddy nya saja. Itu pun cuma sesekali. Sepertinya kelak Niko adalah fotocopyan Daddy nya yang datar dan kaku serta Arogant.
Baby Niko juga tidak mau digendong sembarang orang. Bahkan siti sang pengasuh dulu sangat kewalahan menaklukkan baby tampan itu. Dan Niko baru mau di pegang siti setelah siti bekerja selama hampir satu bulan setengah.
__ADS_1
Niko dulu hanya lengket dengan Mommy dan juga Daddy nya saja. Tapi jika pada keluarga Mommy dan Daddy nya ia nampak normal dan netral. Seakan tahu jika keluarga besar Mommy dan Daddy nya adalah orang orang baik.
🌿🌿🌿🌿🌿
Anton yang baru selesai apel pagi. Baru membaca pesan dari sang istri. Dan karena banyaknya tugas dan kegiatan hari ini di polres membuat Anton tidak bisa keluar begitu saja. Ia nampak menggerutu kesal. Karena ia mau tidak mau harus tetap standby dj polres sampai kegiatan selesai.
"Kenapa bang, kusut amat tuh muka??? ".Goda Edo sambil tersenyum meledek.
" Bini gue lagi ada meeting diperusahaan nya. Sial banget gue hari ini. Mana banyak kegiatan lagi".Anton terlihat lesu.
"Haha, yaelah bang. Cuma meeting doang kali. Kagak usah khawatir!!!. Istri abang itu cuma doyan sama abang aja kagak doyan sama yang lain. " Seru Edo menasehati Anton yang sangat posesif terhadap istrinya.
"Bukan gitu do. Gue percaya sama bini gue. Tapi gue nggak percaya sama pria yang ada disana".Jawab Anton kesal.
"Sialan loe do".Balas Anton menipuk kepala Edo dengan topi nya.
🌿🌿🌿🌿🌿
Cinta keluar dari ruangan rapat setelah meeting selesai. Ia segera bergegas melangkahkan kakinya menuju ruangan kerjanya. Karena sudah hampir dua jam lebih ia meninggalkan Niko bersama siti baby sitter Niko dan juga Erna.
__ADS_1
Ceklek....
Cinta nampak mengembangkan senyumnya saat ia masuk kedalam ruangan kerjanua. Hal pertama yang cinta lihat adalah putranya. Yang saat ini sudah tertidur lelap dalam stroller nya.
"Nyonya,Bu".Sapa Siti dan Erna yang saat ini menyadari kedatangan cinta.
" Anak pintar. Ternyata dia tertidur".Seru Cinta sambil tersenyum ramah.
"Iya nyonya, sejak satu jam yang lalu".Sahut siti menimpali.
" Oh ya???. Anak mommy memang sangat pengertian ".Puji cinta bangga pada baby Niko.
" Terimakasih Erna, kau boleh istirahat!!!. Ini juga sudah waktunya jam makan siang".Ucap Cinta
"Baik Bu, kalau begitu saya permisi dulu".Pamit Erna undur diri. Cinta hanya menganggukkan kepalanya saja sambil tersenyum.
Kini cinta beralih kembali menatap kearah putranya yang mulai menggeliat. " Uh, anak Mommy tahu banget kalo ada Mommy. Langsung bangun ya".Cinta menyambut putranya dengan senyum dibibirnya.
Niko nampak ikut melengeh dengan memperlihatkan gusi tanpa giginya. Membuat Cinta semakin gemas akan senyum putranya itu. Cinta langsung menciumi wajah dan bibir putranya tanpa henti. Membuat Baby Niko ikut mengeluarkan suara khas tawa bayi seusinya.
__ADS_1
"Oh kalo lagi bahagia lupa sama Daddy ya".Seru Anton yang baru saja masuk kedalam ruangan kerja istrinya. Dan kedatangannya bahkan tidak disadari oleh istrinya yang sedang asyik bermain dengan putranya itu.
" Hubby... "Cinta langsung menoleh kearah sumber suara sambil mengembangkan senyum mautnya kearah suaminya.