Posesif Husband

Posesif Husband
Obrolan si kembar L2


__ADS_3

"Assalamu'alaikum... Grandma... " Ucap Nikki memberi salam setelah ia tiba di kediaman Orang tua Mommy nya.


"Waalaikumsalam... Eh ada cucu Grandma... Masuk sayang!!!. Grandma ada di dapur!! ".Sahut Grandma Yuna. Karena saat ini ia sedang membuat kue kering kesukaan anak dan menantunya.


Nikki langsung tersenyum lebar kala mendengar suara Grandma nya. " Lagi ngapain Grandma??? ".Tanya Nikki basa basi. Sebelum ia mengutarakan maksud kedatangan nya kerumah Grandma nya itu.


" Ada apa lagi hm??? ".Tanya Grandma Yuna yang sudah tahu gelagat cucunya satu ini.


Nikki hanya nyengir kuda sambil menempel pada Grandma nya. " Grandma tolongin Nikki lagi dong!!!".Bujuk Nikki merayu Grandma nya.


"Kalian berdua itu tak habis habisnya saling rampok ya. Memangnya apa yang sudah kamu lakukan kok Shasa malakin kamu lagi Nik??? ".Selidik Grandma Yuna tak habis pikir dengan kedua cucu kembarnya itu.


Si kembar memang sering bikin ulah. Berbeda jauh dengan Niko sang kakak. Yang tidak pernah bikin masalah. Karena Niko bukan tipikal pria yang terlalu mengikuti trend masa kini. Niko lebih suka barang barang yang bermanfaat dan ia juga tidak asal asalan membeli barang.


Tidak seperti adik adiknya yang terlalu hura hura. Dan ingin semua barang yang branded. Niko lebih menyukai hal sederhana tapi berkelas.


"Grandma please!!!. Ini yang terakhir deh janji".Ucap Nikki memohon.


"Kecil Grandma mau nurutin semua yang kamu perlukan asalkan kamu juga mau nurutin apa mau Grandma".Grandma Yuna sudah merencanakan sesuatu untuk cucunya Nikki. Karena ia juga sudah tahu kelakuan cucunya satu ini.

__ADS_1


" Itu sebagai syarat atau apa Grandma??? ".Nikki mulai curiga akan tatapan Grandma nya saat ini. Dan ia mulai mencium bau bau yang mencurigakan.


🌿🌿🌿🌿🌿


" Lu, kira kira dong pesen nya!!!. Nanti kita gagal makan siang sama Mama loh".Cegah Luna saat melihat menu makanan yang di pesan oleh saudara kembarnya itu.


"Gampang kak jangan khawatir. Perut ku masih muat kok buat makan siang sama Mama nanti".Jawab Lulu dengan santainya.


Beruntungnya tadi mereka memang sudah membawa baju ganti yang dibawakan oleh Raya di toko. Jadi keduanya saat ini sudah memakai pakaian bebas bukan seragam sekolah lagi.


Luna hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja. Melihat cara makan sang adik yang merupakan saudara kembarnya itu.


"Kak, kakak udah pernah ketemu belum sama abangnya Shasa??? ".


Saat ini mereka berdua sedang berada di cafe yang ada di depan toko roti Mama nya. Hanya berjarak beberapa meter saja dari Toko Roti Raya. Bahkan toko Raya terlihat jelas dari cafe tersebut.


"Bukan Nikki kak, Tapi Niko".Seru Lulu sambil mengunyah makanan nya. " Kakak tahu tidak, katanya kak Niko itu lebih ganteng dari Nikki Loh".Sambung Lulu lagi sambil tersenyum.


"Kata siapa??? ".Tanya Luna acuh.

__ADS_1


" Yaelah kak, itu sudah jadi perbincangan publik keles. Kakak aja kudet sih".Ledek Lulu sambil terkekeh.


Mereka berdua memang sudah tidak ingat lagi kapan terakhir mereka bertemu dengan Niko. Karena sejak Niko masuk SD ia sudah sekolah di luar Negeri. Tepat nya di Korea tinggal bersama Grandma dan Grandpa nya. Bahkan sampai Niko SMA disana.


Jadi Niko itu sejak adik adik nya lahir. Ia memutuskan sendiri tinggal bersama Grandma Yuna dan Grandpa Hendra. Bisa dibilang Niko sejak dulu sudah dewasa sebelum waktunya.


"Oh.... " Sahut Luna singkat. Dan Lulu juga sudah biasa mendengar jawaban seperti itu dari sang kakak.


"Kak, aku curiga kakak sebenarnya ada hubungan apa sih sama Nikki??? ".Tanya Lulu tiba tiba lagi. Karena ia juga masih saja penasaran akan tingkah aneh Nikki dan juga Luna.


" Hubungan???. Jangan ngaco kamu Lu. Kita kan hanya temenan aja. Lagian Keluarga kita kan udah kayak keluarga sendiri sama keluarga Nikki".Elak Luna lagi yang memang tak bisa menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi antara ia dan Nikki.


"Iss... Pelit banget sih. Masa sama adik sendiri kagak percaya ".Gerutu Lulu.


" Lu ingat apa kata Papa. Kalau makan itu tidak boleh bersuara!!! ".Ucap Luna mengalihkan pembicaraan.


Lulu hanya mengangguk kan kepalanya tanpa ingin membantah. Karena apa yang dikatakan oleh Luna adalah benar adanya. Itu peraturan dari Papa nya saat mereka makan di rumah. Dan ajaran itu sudah di terapkan oleh Lana sejak mereka kecil.


"Kak, ada cowok tampan tuh".Bisik Lulu sambil menganga melihat seorang pemuda masuk kedalam cafe dan mengarah kearah kasir.

__ADS_1


" Lulu, matanya di jaga lah. Kalau lihat cowok aja langsung melotot gitu".Ucap Luna tak habis pikir dengan tingkah dan pola adiknya itu.


TBC


__ADS_2