Posesif Husband

Posesif Husband
Kedatangan Ceo Bgs group


__ADS_3

Langkah lebar seorang pria berjalan dengan tegap dan tegas. Mulai memasuki gedung pencakar langit milik perusahaan Erlangga .


Kedatangan nya disambut ramah oleh pemilik perusahaan. Anton Erlangga pun sudah berdiri di depan perusahaan dengan di dampingi oleh sang asisten Lana.


Begitupun dengan pria tampan dan memiliki rahang tegas tatapan tajam dengan ekspresi wajah yang sama datarnya dengan pemilik perusahaan Erlangga. Sosok wanita cantik dewasa yang ada di samping pria itu pun tak kalah sangarnya dengan atasannya.


Ia seperti wanita yang sudah terlatih dan tidak boleh di remehkan lagi. Dan wanita itu juga selalu ada di manapun atasnya berada.


"Selamat datang di perusahaan Erlangga tuan muda Jerry Rayen Bagaskara".Sapa Anton sambil tersenyum ramah pada sosok pria tampan itu.


" Om Anton tidak usah seformal begitulah!!!. Jery banyak belajar dari Om dan Papa".Jawab Jery sambil menjabat tangan Anton dan setelah itu mereka berdua saling berpelukan.


"Kau memang sangat mewarisi sifat Papamu Jer. Wajar saja jika perusahaan Bgs group sekarang makin berada di puncak".Puji Anton sambil menepuk pundak jery. " Dan sepertinya Niko harus banyak belajar juga padamu".Sambung Anton lagi.


"Om terlalu memuji" Jawab Jery tersenyum. "Oh ya dimana Niko?. Bukankah dia sekarang sudah mulai menggantikan Om di perusahaan??? ".Tanya Jery sambil mencari sosok Niko.


" Aku disini kak".Niko berjalan menghampiri Jery dan Daddy nya yang masih berdiri di depan pintu loby perusahaan.


"Kau memang sudah layak menjadi seorang Ceo Niko".Ucap Jery sambil memeluk tubuh Niko penuh kagum. " Dan kau juga sangat tampan. Wajar saja jika rumor di luar sana begitu memujamu".Bisik Jery sambil terkekeh dan menepuk pelan bahu Niko.


"Kak Jery juga begitu. Bukankah di luar sana banyak yang mendambakan kak Jery, meskipun tahu jika Kak Jery sudah memiliki kak Manda".Ledek Niko yang disambut gelak tawa oleh Jery.

__ADS_1


Karyawan yang sempat menyaksikan suara tawa seorang Ceo Bgs group. Yang selama ini terkenal dingin, arogant dan juga kejam. Nampak membulatkan matanya. Pria yang banyak ditakuti oleh para pembisnis di luaran sana. Kini bisa tertawa dengan gamblang nya di depan perusahaan Erlangga.


Meskipun sejak tadi perusahaan Erlangga sudah heboh karena kedatangan Ceo tampan berwajah datar. Ditambah lagi muka dingin Ceo barunya. Tapi tak menutup mata mereka untuk melihat kedua pria itu. Yang sangat di sayangkan untuk di lewatkan begitu saja.


"Heboh sekali kalian berdua ini???. Lagi ngomongin apaa sih??? ".Kepo Anton yang juga ingin tahu.


" Biasalah om, si Niko mau nambah istri katanya".Ledek Jery yang kembali terkekeh. Membuat Anton menggeleng kan kepalanya saja. Begitupun dengan Lana dan Evi.


Sedangkan Niko tetap setia dengan wajah dinginnya. Malah ia mengangkat bahunya acuh.


"Yasudah, ayo kita langsung ke ruangan meeting saja!!!. Nanti kita lanjutkan lagi ngobrol santainya setelah meeting selesai!!! ".Anton mempersilahkan Jery dan juga asisten Evi untuk menuju kearah lift.


" Alhamdulillah sehat om,Mereka baru saja pulang liburan bersama Mami. Sekalian berkunjung ke tempat Naura".Jawab Jery


"Wah sepertinya kedua orang tuamu semakin romantis saja ya. Padahal sudah memiliki banyak cucu".Anton hanya bisa menggeleng kan kepalanya saat ingat sifat Rayen sahabatnya sekaligus atasanya di kepolisian waktu itu.


" Ya begitulah Papa dan Mami Om. Kalau Mami mau mungkin Papa akan bikin Mami hamil lagi om".Seloroh Jery sambil mengulum senyumnya.


"Kamu benar jer... Tahu sendiri Papa kamu itu gimana orangnya".Sahut Anton sambil terkekeh. Karena saat ini mereka sudah berada di dalam lift.


" Bukankah Daddy juga mirip dengan Om Rayen ya".Cibir Niko menimpali dengan wajah nyaris tanpa ekspresi. Membuat Anton langsung diam dan merapikan dasi nya kembali. Karena ia benar benar kena skak oleh putranya sendiri.

__ADS_1


"Ehmm... Ehem... " Anton berdehem untuk menetralkan kembali suasana. "Oh ya bagaimana kabar maira???".Anton mengalihkan pembahasan.


" Semakin aktif saja Om. Dan tidak terasa kini usianya sudah hampir 3 tahun".Jawab Jery sambil tersenyum. Ia begitu antusias membahas masalah putrinya. Karena itulah hiburannya setiap pulang ke rumah sebagai obat lelahnya selain istrinya.


"Belum mau nambah lagi nih??? ".Goda Anton pelan.


" Hahaa... Tergantung manda saja Om. Apalagi sekarang manda masih fokus dengan kliniknya sendiri".Jery begitu bahagia sekarang. Karena ia bisa mewujudkan impian sang istri yang ingin membuka klinik sendiri. Padahal mereka sudah punya rumah sakit yang mewah.


"Niko gimana???. Sudah usaha belum untuk bikin Niko juniornya??? ".Goda Jery sambil menatap kearah Niko.


Anton pun langsung ikut menatap wajah putranya. Karena anton juga tahu apa yang Niko rasakan saat ini. Bahkan Anton yakin jika anak dan juga menantunya itu pasti belum pernah mencoba.


" Lagi di usahakan kak".Jawab Niko sambil tersenyum tipis.


"Sabar!!!. Semua itu adalah rezeki. Kakak yakin kamu bisa kok!!! ".Jery kembali menepuk bahu Niko pelan. Membuat Niko mengangguk kan kepalanya.


TBC



yg punya akun ini siapa ya???. Segera DM bunda ya 🥰🥰🥰

__ADS_1


__ADS_2