Posesif Husband

Posesif Husband
Kedatangan Mertua


__ADS_3

Sudah dua hari Icha pulang dari rumah sakit. Setelah melahirkan Sean putra pertamanya. Dan sudah dua hari ini juga Shasa sama sekali belum melihat keponakan pertamanya itu. Membuat Cinta benar benar geleng kepala.


Shasa memberi alasan karena dia kurang enak badan, suaminya sibuk kerja lah. Dan masih banyak lagi alasan lainnya. Tapi Anton sedikit pun tak memberi komentar akan hal itu.


Mungkin Anton paham apa yang sedang terjadi pada pasangan pengantin baru itu.Tapi tidak dengan Mommy nya. Cinta sering kali ngedumel karena putrinya benar benar melupakan keluarganya sendiri. Ia juga sering tidak bisa di hubungi. Padahal baru jalan tiga hari ia diboyong kerumah menantunya itu.


"Sudahlah sayang!. Biarkan mereka menikmati masa bersamanya dulu!!".Tutur Anton dengan santainya.


" Tapi mereka keterlaluan By. Masa kakak iparnya lahiran saja mereka tidak datang sama sekali. Bahkan sampai hari ini. Mereka berdua belum melihat Sean anak abangnya sendiri ".


Cinta benar benar tak habis pikir akan putri bungsu dan menantunya yang cabul itu. Berulang kali Cinta menghela nafasnya kasar.


" Kau itu seperti tidak pernah merasakan jadi pengantin baru saja. Malah kau dulu lebih parah sayang".


"Hubby... Bukan cuma aku. Tapi hubby juga".Protes Cinta dengan mengerucutkan bibirnya.


" Ayo kita ke rumah Candra sekarang by!!!. Aku penasaran seperti apa mension nya itu. Sehingga putri kita terlalu enggan untuk keluar dari sana".


Cinta akhirnya membujuk suaminya untuk berkunjung kerumah sang menantunya. Selain ingin melihat mewahnya mension Candra. Cinta juga ingin melihat sendiri bagaimana keadaan putrinya saat ini.


"Minta izin dulu pada Candra dan Shasa!!. Bilang padanya jika kita akan berkunjung kesana! ".Jawab Anton sambil menyesap teh hangat nya.


" Baiklah biar aku saja yang menelpon Shasa! ".Cinta tersenyum senang ketika suaminya mau di ajak pergi kekediaman sang menantu.

__ADS_1


🌿🌿🌿🌿🌿


Jam di dinding sudah menunjukkan pukul sembilan pagi. Tapi Shasa masih enggan untuk membuka matanya. Karena tubuhnya benar benar terasa remuk redam.


Sudah dua hari ini ia selalu di gempur habis oleh sang suami durjana nya itu. Bahkan ia selalu dibuat tak berdaya akan keperkasaan suaminya itu.


Sedangkan di ruangan lain saat ini Candra masih sibuk dengan berkas berkas di meja kerjanya. Ia pun memutuskan untuk bekerja dari rumah saja. Karena ia tidak ingin jauh jauh dari sang istri.


Hal itu tentunya membuat asisten Tomy pun ikut sibuk. Ia harus bolak balik keperusahaan dan mension bosnya. Untuk memberikan berkas yang harus ditandatangani oleh Candra.


Tok...


Tok...


Tok...


Candra pun langsung terkejut. Dan ia pun reflek bangkit dari tempat duduknya. Melangkah keluar ruangan dengan langkah lebarnya. Tomy pun hanya ikut melangkah keluar bersama Candra.


"Dimana mertuaku???. Apa sudah disuruh masuk??? ".Tanya Candra ketika ia sudah berdiri di daun pintu ruangan kerjanya.


" Sudah tuan, mereka ada di ruang tamu".


" Tomy bereskan semua berkasnya!!. Saya akan menemui Daddy dan Mommy mertuaku dulu".

__ADS_1


"Baik tuan".Tomy pun mengangguk patuh.


Dengan langkah lebarnya Candra pun langsung melangkah menuju ruang tamu. Dimana jaraknya lumayan dari ruang kerjanya. Karena mension Candra sangatlah luas. Disana juga ada bioskop mini. Untuk hiburan disaat penat.


" Daddy, Mommy. Kenapa tidak memberi kabar terlebih dahulu kalau mau kemari???. Saya kan bisa menyuruh sopir untuk menjemput Daddy dan Mommy".


Anton langsung menatap kearah istrinya dengan tatapan tajam. Karena rupanya Cinta sama sekali belum memberitahu mereka jika akan berkunjung.


"Hehehe... Mommy dan Daddy tadi sekian saja keluar Candra. Kebetulan sekali sudah satu arah. Jadi, Mommy pikir tidak ada salahnya untuk mampir. Benar kan By?? ".


Cinta menatap wajah suaminya sambil tersenyum kaku. Karena tatapan suaminya saat ini sangat menakutkan.


Candra pun hanya manggut manggut saja. Dan kembali mempersilahkan kedua mertuanya untuk duduk kembali di sofa empuk itu. Setelah tadi ia mencium punggung tangan Anton dan Cinta.


"Oh ya, Shasa mana???. Kok Mommy belum melihatnya? ".Cinta mulai mengedarkan pandangannya. Menelisik keseluruh ruangan, untuk mencari keberadaan putri kesayangan nya.


" Shasa masih di kamar Mom. Mungkin masih tidur".Jawab Candra santai.


"What???".Pekik Cinta ".Dasar anak itu. Sudah jam berapa ini?. Kenapa belum bangun juga. Tunjukan dimana kamar kalian!!!. Biar Mommy saja yang bangunkan istri kamu itu".


Cinta menggeleng kan kepalanya. Karena sang putri ternyata belum bangun tidur. Shasa memang belum bisa beradaptasi batin Cinta. Karena hal itu juga biasa Shasa lakukan waktu di hari weekend.


"Ada di lantai atas Mom. Biar di antar pelayan saja!!! ".Jawab Candra sembari memberi perintah pada seorang pelayan.

__ADS_1


Cinta pun langsung bangkit dari duduknya. Ia sudah geram sendiri. Karena putri nya itu sudah jadi istri. Masih saja bangun siang. Cinta bahkan tidak memperdulikan lagi tatapan suaminya. Yang tidak menyuruhnya untuk mengecek putrinya.


__ADS_2