
Candra membaringkan tubuh istrinya di atas ranjang. Dengan sangat hati hati. Bahkan Shasa masih dalam keadaan polos. Tapi ia malah sudah tertidur pulas begini.
Olahraga mereka berdua malam ini sangat dahsyat. Sampai sampai seorang Shasa enggan beranjak dari karpet bulu yang ada di dalam ruangan walk in closet. Setelah mereka berdua selesai memadu kasih ronde keduanya.
Bisa dibayangkan bagaimana lelah nya bumil itu saat ini. Jelas saja Shasa langsung tertidur tanpa terasa sudah pindah tempat tidur.
Senyum Candra terbit dengan gelengan kepalanya. Dalam keadaan hamil begini saja. Istrinya itu tidak mau absen barang sehari saja. Belum lagi mau minta tambah.
Sampai sampai langsung tertidur dan tak memperdulikan lagi penampilan nya. Tangan Candra terulur untuk menyentuh perut sang istri. Yang kini sudah mulai terlihat.
"Daddy sayang kalian berdua sayang".Ucap Candra sembari mengecup pelan perut istrinya. " Sehat sehat ya sayang!!!. Jangan terlalu banyak merepotkan orang orang!!!. Terutama Daddy dan Mommy!! ".Sambung Candra konyol.
Setelah berbicara dengan baby nya. Candra pun membenarkan selimut untuk menutupi tubuh polos istrinya. Dan Candra juga mulai mengatur suhu AC nya. Agar sang istri bisa tidur dengan nyaman.
Candra masuk kedalam kamar mandi terlebih dahulu untuk mencuci wajahnya. Setelah selesai ia masuk kedalam ruangan walk in closet. Dan keluar dalam keadaan sudah memakai piyama tidur lengkapnya.
Berjalan menhampiri sang istri yang saat ini sudah masuk alam mimpi. Bahkan sejak beberapa waktu yang lalu. Jam di dinding menunjukkan pukul sebelas malam.
__ADS_1
Namun, Candra tidak langsung tidur. Ia mengecup kening dan bibir istrinya sekilas. Sebelum ia keluar dari dalam kamar itu.
Candra keluar dengan membawa ponsel dan note kecil yang tadi sempat ia ambil di dalam nakas samping tempat tidurnya.
"Bagaimana??? ".Tanya Candra langsung saat ia menerima telpon dari seseorang. Yang membuat sudut bibir Candra terangkat membentuk sebuah senyum licik nya.
" Baiklah, terus awasi wanita itu!!!".
Candra menutup kembali ponsel nya sambil terus menampilkan senyuman nya. Hingga ia masuk kedalam ruangan kerjanya.
🌿🌿🌿🌿🌿
" Kenapa???. Kamu tidak suka kamarnya??? ".Tomy mulai melangkah mendekati istrinya yang saat ini duduk di bibir ranjang kamar hotel tersebut.
Tiara menggeleng kan kepalanya lesu. Ia mau protes sebenarnya. Tidak mau tidur di hotel, karena tadi siang dia sudah beli lingerie banyak. Niatnya malam ini ingin menunjukkan nya pada suaminya. Tapi malah suaminya mengajaknya menginap di hotel saja.
Helaan nafas berat terdengar jelas oleh Candra. Membuat pria itu menautkan kedua aslinya bingung. Dengan apa yang membuat sang istri terlihat tidak bersemangat begini.
__ADS_1
"Ada apa???. Kita bisa pulang sekarang kalau kamu gak mau kita menginap disini. ".Tomy mulai membujuk istrinya. Yang ia yakin Tiara tidak begitu semangat untuk tidur di hotel ini.
Tiara menatap wajah tampan pria dewasa itu. Yang saat ini telah berstatus suaminya. Lalu Tiara berkata".Mas, sebenarnya aku bukannya tidak senang untuk menginap disini. Tapi tadi siang aku sudah beli sesuatu untuk aku tunjukkan ke Mas malam ini. Tapi...
"Tapi apa???? ".Goda Tomy yang padahal sudah tahu apa yang dibeli oleh Tiara tadi siang bersama Shasa istri dari bosnya itu.
" Eemm... itu... anu mas".Tiara nampak ragu untuk mengatakannya. Karena ia merasa malu pada suaminya.
"Barangnya sudah ada di dalam lemari honey".Tutur Tomy sambil tersenyum.
" Barang ".Ulang Tiara yang mulai tidak paham.
" Iya, Honey... Bukankah tadi siang kamu hanya beli lingerie itu kan".Tanya Tomy sambil menggoda istrinya.
"Kok abang bisa tahu sih??? ".Tiara mulai memerah wajahnya bak kepiting rebus menahan malunya karena ketahuan beli barang dinas malam nya.
" Itu rahasia honey".Senyum Tomy mengembanng sempurna lalu mengecup bibir Tiara sekilas.
__ADS_1
"Sana ganti bajumu dulu dengan seragam yang kamu beli tadi siang ya!!!. Pakai yang warna Hitam saja malam ini!!!. Karena aku sedang suka warna itu".
TBC