Posesif Husband

Posesif Husband
Menantu Gak Ada Akhlak


__ADS_3

Candra pun mengajak istrinya masuk kedalam rumah karena di luar tiba tiba hujan deras. Shasa pun hanya manut saat pinggangnya di peluk dan di papah untuk melangkah kedalam rumah.


Yang tadinya Shasa terlihat tidak sabaran ingin pergi kerumah sahabatnya. Sekarang Shasa malah mendadak lupa. Dan malah mengikuti langkah suaminya menuju arah kamar mereka.


"Jadi pergi gak nih??? ".Tanya Candra ketika mereka sudah sampai di dalam kamar. Dan Shasa malah duduk dengan santainya di sofa empuk itu.


" Besok aja perginya. Di luar lagi hujan bang".Jawab Shasa yang mendadak malah tak tegaan sendiri.


Candra kembali menarik sudut bibirnya membentuk senyum. Dan Candra juga mulai paham, jika perubahan sikap istrinya itu adalah faktor dari hormon kehamilan nya saat ini.


Yang kadang membuat Candra sendiri tidak mengenali sifat istrinya selama ini. Sebab, Mood Shasa juga tergantung dari mood sang baby.


"Bang".


" Hm,".


"Pengen makan soto makassar".Serunya tiba tiba membuat Candra melotot sempurna.


" Pesan grab saja ya!!!. Kan di luar lagi hujan ".Alasan Candra karena sebetulnya ia juga malas jika harus keluar lagi. Hanya untuk mencari makanan yang Shasa inginkan saat ini.

__ADS_1


Tadi saja ia sempat terjebak macet. Beruntung ia membawa motor nya. Jadi, bisa selip menyelip, Kalau bawa mobil bisa bisa ia beneran telat sampai rumahnya.


Kali ini Shasa juga hanya menurut. Ia langsung menganggukkan kepalanya. Membuat Candra tersenyum lega. Dan meraih ponselnya, mencari aplikasi online khusus ojol.


Setelah memesankan makanan sesuai permintaan istrinya. Candra pun langsung melepaskan jaket serta kemejanya. Saat ini ia hanya bertelanjang dada saja. Lalu duduk di samping istrinya.


Melihat suaminya mendekat Shasa langsung berhenti bermain ponsel. Dan malah menduselkan kepalanya di bawah ketek suamianya. Menghirup dalam dalam aroma maskulin dari tubuh sang suami.


Bagi Shasa kalau sedang begini, Rasanya sangat nyaman dan bisa mengurangi sedikit rasa mual yang kadang kadang masih bisa ia rasakan. Apalagi kalau mencium aroma aroma menyengat. Sudah bisa di pastikan ia akan muntah muntah kembali.


🌿🌿🌿🌿🌿


Nikki dan Daddy nya sedang asyik mengobrol di teras belakang. Sedangkan Luna kini sudah ikut sibuk bersama calon Mommy mertuanya.


Setelah selesai makan siang tadi. Cinta mengajak Luna untuk membuat kue kering dan cake. Karena sudah lama sekali Cinta tidak membuatnya. Sebab, dirumah sudah tidak seramai dulu lagi. Jadi, membuat Cinta sedikit malas untuk membuat kue.


"Mama harus jadi penonton lagi nih??? ".Seru Oma Siska sambil tersenyum duduk di meja bar.


" Hahaha, Mama bagian tes rasa nya aja ya!!! ".Jawab Cinta sambil terkekeh.

__ADS_1


Ia sama sekali tidak mengizinkan Oma Siska untuk terjun langsung kedapur. Karena tidak mau Mama mertuanya itu sampai kecapekan. Cinta begitu tulus menyayangi mertuanya sama halnya dengan orang tuanya sendiri. Tidak pernah membeda bedakan mereka.


"Ini cake kesukaan Shasa kan Mom??? ".Tanya Luna yang baru saja memindahkan satu cake ke wadah lain dari cetakanya.


" Ah, iya kamu benar sayang. Anak itu semenjak menikah jadi jarang keluar rumah. Bahkan pulang saja kalau gak perlu mana ada".Gerutu Cinta sedikit kesal akan kelakuan putri bungsunya itu.


"Luna juga udah jarang ketemu sama Shasa Mom. Terakhir malah tiga bulan yang lalu. Itupun gak sengaja ketemu di caffe".


" Really??? ".Luna pun langsung mengangguk kan kepala jujur.


" Kau tahu sayang. Shasa lebih betah di kurung dalam kamar oleh suaminya. Daripada ia kemana kemana. Apalagi sekarang ia sedang hamil, bawaannya makin manja saja ".Cerocos Cinta sambil terkekeh geli. Karena ia mengingat bagaimana dirinya dulu yang tak jauh beda dengan sang putri.


" Bawaan orang hamil kan beda beda ".Sahut Siska yang ikut memberikan pendapat nya.


" Iya bener kata Oma. Apalagi suaminya Shasa kan sangat mencintai si Shasa Mom. Pasti semua yang diminta Shasa dikabulin tuh sama suaminya".Seru Luna sambil tersenyum.


"Candra kayak Daddy Anton. Datar dan dingin sedikit Arogant juga. Tapi hot".Seloroh Cinta tertawa puas.


Siska hanya geleng geleng kepalanya saja. Karena ia juga tahu kegiatan aktif anak dan juga mantunya itu. Yang sampai sekarang masih saja rutin. Kadang Siska juga sampai mendengar teriakan serta ******* Cinta yang tak terkontrol itu. Apalagi mereka juga suka ceroboh lupa kunci pintu lah, di dapur lah. Menganggap semua orang tak akan bangun jika sudah larut. Siska saja sampai malu sendiri untuk menegur anak dan mantu gak ada akhlak itu.

__ADS_1


TBC


__ADS_2