
Ketika di kediaman Candra dan Calista sedang menikmati moment kumpul bersama keluarga besarnya. Meskipun hanya minus Nikki saja. Sedangkan di tempat yang berbeda saat ini Tiara dan Tomy baru saja pergi meninggalkan malam Ayahnya Tiara.
" Mas, kita mampir sebentar di rumah Ayah ya!!! ". Ajak Tiara menatap suami yang saat ini sedang fokus menyetir. Jarak makam dengan rumah lama Tiara memang sedikit jauh. Memakan waktu lima menit dari rumah nya.
" Iya Honey". Jawab Tomy sembari tersenyum manis pada sang istrinya. Tomy juga ingin sekalian memberikan kejutan pada istrinya. Karena Tiara juga sudah lama tidak melihat rumah peninggalan orang tuanya.
Hanya dengan satu kali belokan sekarang mobil mewah yang ditumpangi oleh Tomy dan Tiara telah terparkir di depan sebuah rumah minimalis yang sekarang sudah semi permanen dan terlihat lebih rapi serta dengan pintu pagar yang senada dengan cat rumah nya.
Tiara mengerutkan keningnya karena ia tak mengenali bangunan rumah yang ada di hadapan nya saat ini. Rumah yang ia tinggalkan sejak beberapa bulan yang lalu kini sudah di sulap menjadi sebuah rumah dengan desain modern dan di pagar keliling.
" Mas, kita gak salah masuk rumah kan??? ". Tanya Tiara bingung. Apalagi ketika mobil mereka sampai di depan pagar, ada seorang pria paruh baya langsung membukan pintu pagar nya dan membungkuk hormat pada Tomy saat Tomy membuka kaca mobilnya.
__ADS_1
" Tidak honey, ini rumah Ayah tapi aku sengaja bangun kembali agar lebih nyaman. Apa aku salah Honey??? ". Tomy menatap wajah istrinya yang saat ini hanya bisa menatap tak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.
Bahkan, Tomy suaminya itu tidak pernah membahas masalah perehapan rumah sebelum nya pada dirinya. " Pasti biaya nya sangat mahal mas. Kenapa gak bilang dulu sama aku kalau mau rehap rumah ini?. Aku gak mau ngerepotin mas terus terusan". Tiara benar benar merasa tidak enak dengan suaminya.
Tiara tahu jika suaminya mempunyai penghasilan yang besar. Tapi, Tiara juga tidak mau menjadi beban suaminya. Dan ia juga tidak mau terus terusan membuang hasil jerih payah suaminya selama ini dengan cuma cuma. Hanya untuk sekedar membuatnya bahagia. Tiara saja sudah sangat bahagia bisa terus berada di samping suaminya. Apalagi kalau dengan kejutan kejutan yang selalu Tomy berikan padanya.
Tomy sedikit memiringkan tubuhnya agar ia lebih leluasa menatap sang istri. Lalu Tomy memegang tangan istrinya mengusapnya pelan.
" Mas... " . Tiara tak mampu lagi membendung air matanya saat mendengar kata kata yang keluar dari bibir suaminya. Kini Tiara langsung berhamburan kepelukan suaminya.
"Terimakasih mas". Ucap Tiara dengan lirih dan penuh ketulusan. " Terimakasih telah mencintaiku dan terimakasih telah menjadi bagian dari hidupku". Sambung Tiara sambil terisak penuh kebahagiaanmu.
__ADS_1
Air matanya yang keluar saat ini adalah air mata kebahagiaan nya yang nyata. Sungguh ia adalah wanita yang beruntung bisa menemukan sosok pria seperti Tomy suaminya. Bahkan dalam hatinya Tiara sangat berterimakasih pada sahabatnya Shasa. Berkat Shasa ia bisa menikah dengan Tomy. Dan berkat Shasa serta campur tangan suaminya itu juga kini Tiara bisa merasakan kasih sayang seorang suami yang benar benar tulus padanya.
"Sama sama Honey. Jangan pernah sekalipun kau meragukan cinta dan ketulusanku". Ucap Tomy seraya mendaratkan kecupan pada pucuk kepala istrinya.
Tiara hanya menganggukkan kepalanya saja. Ia sampai tak bisa berkata kata lagi. Bahkan saking bahagia nya, Kini Tiara tak lagi terlalu memikirkan Mama nya. Orang tua yang sebenarnya masih ada. Keluarganya satu satunya. Yang sama sekali tidak pernah mau tahu tentang hidupnya.
Bukan karena ia ingin menjadi anak durhaka karena tidak mau merawat ibunya. Tapi Tiara juga punya perasaan, sejak kecil ia sudah terbiasa tanpa seorang ibu. Jadi, jika saat ini ibunya sama sekali masih tidak perduli dengannya. Maka, Tiara juga tidak mau mengusik kehidupan ibunya.
Apalagi Tiara juga tahu betul, Ibunya hanya perduli pada putrinya dengan suami keduanya saja. Yang Tiara pun tidak pernah tahu bagaimana wujud dan wajah saudara nya itu sampai saat ini. Sehingga Ibunya begitu sayang padanya .
Di samping itu juga, Tiara pun tidak akan menutup matanya jika sang ibu membutuhkan bantuan nya. Mungkin hanya itu yang bisa Tiara lakukan sebagai seorang anak yang terabaikan.
__ADS_1