Posesif Husband

Posesif Husband
Tiba Tiba Mual


__ADS_3

Sesuai ucapan Candra hari ini ia memang tak pergi ke kantor. Setelah sarapan mereka bahkan menghabiskan waktu bersama. Dengan bermesraan di gazebo yang ada di taman belakang rumah mewah itu.


Bahkan sejak tadi Shasa tak berhenti untuk ngemil. Seakan ia tak pernah merasakan kenyang. Tapi, Candra yang sejak tadi menahan gejolak perutnya yang tiba tiba saja terasa sangat mual. Ingin rasanya ia muntah tapi ia tetap tahan.


Apalagi saat Shasa memakan Cake Strawberry. Membuat perut Candra makin bergejolak. "Aaa... sayang!!! ".Shasa menyodorkan satu potong kecil di atas sendok pada suaminya. Membuat Candra langsung menggeleng kan kepalanya cepat.


Dengan susah payah ia menahan mual nya. Tapi kini sungguh tak dapat ia tahan lagi. Candra langsung lari ke ujung jembatan kecil yang ada di gazebo. Ia pun langsung memuntahkan semua isi perutnya. Di atas kolam ikan nila.


"Huekkk... hueekkk... ".


Shasa pun terlihat panik ketika suaminya tiba tiba muntah muntah seperti ini. " Sayang... Kamu kenapa??? ".Panik Shasa sembari memijat tekuk leher suaminya.


" Buang!!! ".Seru Candra sambil terus memuntahkan isi perutnya.


" Apa yang dibuang??? ".Tanya Shasa bingung.


" Cake itu!! ".Tunjuk Candra pada cake cemilan istrinya tadi".Baunya tidak enak".Sambung Candra. Membuat Shasa mengerutkan keningnya bingung.


" Itu sangat enak sayang. Tidak enak bagaimana?? ".Bingung Shasa yang tak paham.


" Aku mual sayang gara gara bau cake itu".Protes Candra sembari melangkah dan mengambil tisu di meja yang ada di gazebo. Candra pun sambil menutup hidungnya saat di depan meja yang masih ada cake di piring kecil istrinya.


"Mual... Tidak enak".Lirih Shasa masih saja bingung.

__ADS_1


Candra menatap kesal pada istrinya karena tak kunjung membuang cake Strawberry tadi. Lalu Candra pun kembali menghampiri istrinya.


" Iuuww... ".Seru Shasa seolah jijik saat matanya mengarah ke kolam ikan tempat muntah suaminya tadi.


" Kenapa??? ".


" Ikan nya makan bekas muntah nya abang ".Shasa jadi bergidik ngeri sendiri. Melihat ikan ikan itu bergerombol di dibawah jembatan kecil.


" Biarkan saja!!!. Itu juga banyak vitamin nya".Seru Candra tersenyum lebar.


"Ayo kita jalan jalan sayang!!! ".Ajak Candra tiba tiba setelah ia selesai muntah muntah.


" Kemana??? ".


"Bukannya abang gak suka makanan pedas??? ".Shasa terlihat bingung akan perubahan sikap suaminya itu.


" Kali ini saja sayang. Ayolah!!! ".Candra malah terlihat memohon.


🌿🌿🌿🌿🌿


Dan disinilah Candra dan Shasa sekarang berada di sebuah restoran khas Jepang. Dengan nuansa Jepang asli.


Shasa bahkan nampak melotot tak percaya. Melihat menu yang sudah di pesan oleh suaminya. Semuanya bahkan makanan pedas seluruhnya. Padahal selama ini Candra tidak bisa memakan makanan yang cenderung pedas.

__ADS_1


Tapi hari ini benar benar di luar dugaan. "Abang yakin bisa habisin semuanya??? ".Shasa terlihat ragu. Saat melihat ramen di mangkuk besar dengan kuah merah yang menggoda selera.


Jika Shasa jangan di ragukan lagi kalau menyangkut makanan pedas. Ia sanggup menghabiskan nya. Tapi tidak tahu jika suaminya.


" Kita lihat saja nanti sayang".Jawab Candra santai.


Candra juga sudah mulai mengambil mangkuk kecil untuk mulai menyantap ramen dengan berbagai toping itu.


"Telurnya tolong sayang!!! ".Pinta Candra terlihat tak sabaran.


" Bukannya telur nya ada di abang. Kok minta nya ke Shasa sih? ".Goda Shasa sambil tersenyum.


" Sayang, itu beda lagi. Sekarang telur beneran".Jawab Candra


"Memangnya telur yang ada di abang. Telur bohong ya?? ".


Shasa benar benar tak tahu tempat. Mungkin ia sudah ketularan otak cabul suaminya. Beruntung Candra memesan ruangan khusus. Jadi hanya ada mereka berdua di dalam ruangan tersebut.


Itulah sebabnya Shasa lebih leluasa menggoda suaminya. Membuat Candra hanya menggeleng kan kepalanya saja. Istrinya itu benar benar tak kehabisan kata kata untuk menggodanya.


Berhubung Candra ingin fokus pada semua menu yang ia pesan. Yang sejak tadi selalu menggoda lidahnya. Jadi, Candra tak terlalu menggubris istrinya. Tapi setelah ia menghabiskan semua menunya. Maka jangan harap Shasa akan lolos darinya.


Sepertinya hari ini mereka berdua akan menghabiskan waktu di ranjang kembali. Karena sejak tadi Shasa selalu saja bersikap mesum dan menggoda suaminya. Hormon bumil satu ini sepertinya semakin meningkat saja setelah hamil.

__ADS_1


TBC


__ADS_2