
Keesokan harinya cinta pun bangun pagi seperti biasanya. Tapi kali ini dia udah mandi pagi pagi sekali. Karena sekarang mereka bukan lagi tinggal di rumah mewah tapi sekarang hanya tinggal dirumah minimalis sederhana. Dan aspol yang banyak di huni oleh para anggota yang lainnya.
Setelah selesai mengeringkan rambutnya cinta baru keluar dari kamarnya. Bertepatan dengan suara akang sayur yang juga baru datang dan masuk aspol.
Melihat suaminya yang masih tidur cinta pun akhirnya memutuskan untuk keluar membeli sayuran terlebih dahulu. Tentu saja diluar ibu ibu aspol sudah berkumpul seperti biasanya. Mengelilingi akang tukang sayuran. Dengan sesekali bercanda ria. Hingga menimbulkan gelak tawa dari ibu ibu aspol.
"Wah, ibu kapolsek pagi pagi udah seger aja nih".Seru Salah satu ibu aspol yang memang terkenal dengan sedikit julid dan kepo itu.
" Ah, ibu bisa aja. Mesti segar dong masa kalah sama sayuran".Jawab Cinta sambil tersenyum.
Membuat ibu ibu yang lain pun ikut tersenyum. Apalagi saat melihat perubahan wajah ibu erna yang mereka sangat paham bagaimana karakter ibu erna itu.
"Oh ya, kok saya baru lihat ibu pagi ini ya. Kemarin pas kita makan malam bersama kayaknya nggak ada??? ".Tanya Cinta yang mulai keluar juga sifat keponya.
" Iya bu, kemarin saya memang ada kegiatan di luar kota. Biasalah bu urusan bisnis. Maaf ya bu tidak bisa ikut turut menyambut kedatangan ibu".Ibu erna memang sangat terlihat sombong dan dia tidak tahu saja bagaimana keadaan cinta dan Anton sebenarnya dijakarta sana.
"Oh gitu. Memangnya bisnis apa sih bu???. Kayaknya sibuk sekali ya??? ".Tanya Cinta lagi seakan ingin tahu pekerjaan ibu erna. Bahkan cinta bertanya sambil memilih sayuran yang akan ia beli.
__ADS_1
" Itu loh bu. Saya kan bisnis perhiasan. Jadi terkadang juga harus keluar kota untuk pertemuan antar pembisnis gitu".Jawab Ibu erna dengan nada sombongnya. "Kalau ibu kapolsek minat boleh lah lihat lihat barang barang yang saya jual. Tapi ya itu bu harganya di atas 20 jutaan semua bu. Nggak ada yang dibawah itu".Lanjutnya lagi masih dengan nada yang angkuh dan sombong.
" Wah, saya mana kebeli bu kalau harganya selangit gitu. Tahu sendiri kan gaji suami kita itu berapa???. Bisa cukup untuk makan sehari hari dan tabungan setiap bulannya aja udah bersyukur banget. Iya kan ibu ibu??? ".Seru cinta merendah. Membuat Ibu ibu yang lainnya pun ikut membenarkan perkataan cinta.
" Betul tuh kata ibu kapolsek. Kita disini kan rata rata hanya irt saja. Yang kerja kan cuma ibu anis, ibu Livia, dan ibu ibu bidan saja".Sahut salah satu ibu aspol itu.
"Orang saya yang kerja aja belum bisa kebeli kok bu dengan perhiasan semahal itu. Karena kebutuhan hidup itu jauh lebih penting daripada urusan perhiasan. Sukur sukur tiap bulan bisa nabung beli emas itupun hanya beberapa gram saja. Dan harganya juga dibawah 3 juta doang".Sambung ibu Livia sambil tersenyum.
" Ah, ibu via... suka gitu deh. Padahal kemarin baru beli mobil baru".Ibu anis sengaja membuat ibu erna kepanasan.
" Alhamdulillah bu, hadiah dari jualan skincare dan kebetulan tahun ini saya yang dapat reward nya. Mobil gratis bu".Ibu via merendahkan dirinya.
"Itu wajib di acungi jempol bu via. Karena itu kan hasil kerja keras ibu. Dan berkat ketelatenan si ibu juga. Selamat ya bu via, itu namanya prestasi loh bu. Bukan hanya pamer doang".Celetuk Cinta yang membuat Ibu erna semakin kepanasan saja. Apalagi nada bicara Cinta sengaja menyindir ibu erna yang angkuh itu.
"Berapa semua belanjaan saya mang???? ".Ibu erna akhirnya memilih pergi setelah mendengar semua singgungungan semua ibu ibu aspol yang membuat kupingnya panas.
" Ibu kapolsek saya permisi duluan ya. Mari ibu ibu".Ucap Ibu erna pamit lebih dulu sebelum kupingnya kembali panas.
__ADS_1
Para ibu ibu aspol pun hanya menganggukkan kepala mereka sambil tersenyum. Begitupun dengan cinta.
"Gayanya memang selangit tuh. Nggak pernah berubah".Cibir salah satu ibu aspol setelah melihat ibu erna masuk kedalam rumahnya.
" Iya padahal dulu sudah pernah dikejar kejar lintah darat tuh bu. Gara gara telat bayar hutangnya bu".
"Masa sih bu??? ".Cinta jadi ikut kepo juga akhirnya.
" Iya bu, jangan jangan perhiasan yang dia jual itu juga palsu".Ibu ibu aspol pun langsung tertawa terbahak-bahak termasuk cinta juga.
Cinta memang tahu perhiasan yang dipakai oleh ibu erna adalah imitasi. Karena cinta bukanlah orang bodoh.Ia juga suka mengoleksi perhiasan tapi perhiasan cinta asli dan limited edition. Mana mau cinta barang barang kw dan juga sama dengan orang lain. Tapi walaupun begitu ia tidak pernah pamer dan jarang sekali memakai semua perhiasan nya ditempat umum. Ia hanya suka koleksi tapi tidak suka pamer harta.
Dan pagi ini cinta belanja sayur agak lama dari kemarin karena sibuk menghibah dengan ibu ibu aspol. Bahkan cinta kembali ke rumah saat Anton suaminya sudah bagun dan sudah rapi dengan seragam dinasnya.
"Udah ngrumpi nya, hm???? ".Tanya Anton sambil berdiri di depan pintu kamar. Melihat istrinya yang baru saja masuk kedalam rumah dengan menenteng kantong kresek berisi sayuran dan lauk.
" Udah bangun by??? ".Cinta pun hanya nyengir kuda menjawab pertanyaan suaminya dengan pertanyaan juga.
__ADS_1