Posesif Husband

Posesif Husband
Sebenarnya


__ADS_3

Ketika Mama dan Papanya sedang asyik bergumal. Dan menikmati olahraga nya. Si kembar 2L saat ini malah menjatuhkan tubuh mereka di atas kasur empuk yang ada di kamar Luna.


"Aduhhh... ".Desis Lulu


" Hah... Capeknya"."Ucap Luna.


Keduanya sama sama menjatuhkan dirinya di atas kasur empuk milik Luna. Lalu mereka merdua pun mulai memejamkan mata mereka.


"Kak, aku tidak mau lagi mengotori dapur. Apalagi itu punya Mama".Seru Lulu masih dengan mata yang terpejam.


" Sama... Aku juga tidak mau lagi masuk ke dapur. Apalagi untuk belajar memasak".Jawab Luna mulai membuka matanya.


"Hei... Kalau tidak mau masuk dapur. Bagaimana kakak akan memasak untuk suami dan anak anak kakak nantinya??? ".Tanya Lulu sambil memiringkan tubuhnya.


" Aku bisa sewa banyak pelayan Lu. Kenapa harus di pusingkan begitu??? ".Jawab Luna santai.


" Kalau semuanya di serahkan pada pelayan. Lalu apa gunanya kakak sebagai istri??? ".


Pertanyaan Lulu membuat Luna membuka matanya dan ikut memeringakan tubuhnya. Menatap wajah adiknya. Yang dengan kata lain adalah saudara kembarnya itu.


" Tugas kakak hanya melayani suami di ranjang. Dan bikin anak saja".Sahut Luna sambil mengedipkan matanya.


"Kak Luna.... iuuu... Dasar piktor".Ledek Lulu sambil menggelengkan kepalanya.


" Piktor apaan??? ".

__ADS_1


" Pikiran kotor ".Jawab Lulu menjelaskan dengan kekehannya.


" Ada ada saja kamu".Ucap Luna sambil kembali membenarkan posisi tidurnya. Dan membalikkan tubuhnya membelakangi Lulu.


Lulu pun kembali terkekeh ketika ingat kembali ucapan saudara kembarnya itu. "Kak, apa benar kakak serius menjalin hubungan kakak dengan Nikki??? ".Tanya Lulu muali serius.


Mau tidak mau Luna langsung membalikkan tubuhnya kembali, ikut menatap wajah sang adik bahkan Luna juga bisa melihat keseriusan di mata adiknya yang juga terlihat kekhawatiran disana.


" Apa yang kau takutkan Lu???".Luna tersenyum pada saudara kembarnya. "Kakak yakin Nikki itu sebenarnya pria baik, sekarang dia hanya sedikit tersesat saja".Tutur Luna sambil tersenyum meyakinkan adiknya.


"Papa dan Mama tahu mana yang terbaik buat kakak Lu".Sambung Luna yakin.


" Apa kakak mencintai Nikki kak??? ".Tanya Lulu penasaran. Bahkan wajah Lulu terlihat serius saat menanyakan itu.


Meskipun sedikit ragu Lulu akhirnya menganggukkan kepalanya. Berusaha tersenyum setenang mungkin.


" Katakan kak!!. Aku siap mendengarkan nya!!! ".Ucap Lulu dengan senyum dibibirnya.


" Sebenarnya kakak dan Nikki sudah jadian sejak beberapa bulan yang lalu. Tapi kami sengaja merahasiakan nya dari kamu dan Shasa".Lirih Luna pelan


"Benarkah????".Wajah Lulu terlihat sedikit terkejut tapi ia berusaha bersikap santai. " Kenapa kakak merahasiakan nya dari kami kak???. Terutama aku , apa kakak tidak percaya padaku??? ".


Lulu langsung mencecar Luna dengan begitu banyak pertanyaan. Membuat Luna hanya bisa menghela nafasnya kasar.


" Karena menurut kakak ini belum waktunya yang tepat Lu. Tapi ketika tahu jika kakak memang sudah di jodohkan dengan Nikki. Kakak akan berusaha menjadi yang terbaik. Dan kakak juga berharap jika Nikki mau berubah!!! ".Jawab Luna sambil tersenyum.

__ADS_1


Ada rona kebahagiaan tersendiri yang dapat Lulu lihat dari wajah Luna. Saat Luna mengatakan itu padanya. Membuat Lulu juga ikut bahagia melihat nya dengan jelas.


" Lulu harap kakak tidak salah menjatuhkan pilihan!!!. Semoga ini memang yang terbaik untuk kakak".Ucap Lulu sambil bangkit dari tidurnya. Di ikuti oleh Luna.


Keduanya saling berpelukan. Lulu sadar jika kakaknya memang benar mencintai Nikki. Dan demi saudara kembarnya Lulu akan berusaha mengubur perasaannya sendiri. Ia tidak mau menjadi boomerang untuk saudara kembarnya.


Dan Lulu juga tidak mau membuat Luna sedih jika tahu jika dirinya juga menyukai Nikki sejak lama. Bahkan Lulu rela menggantikan posisinya demi Luna sang kakak. Apalagi sejak tahu jika Nikki juga memang mempunyai perasaan tersendiri untuk Luna dibandingkan dirinya.


"Semangat ya kak!!!. Lulu akan ikut bahagia jika kakak bahagia".Seru Lulu sambil berkaca kaca.


" Terimakasih Lu. Semoga kamu juga segera di pertemukan dengan belahan jiwa yang jauh lebih baik ya!!! ".Doa Luna tulus.


Lulu melonggarkan pelukan nya pada Luna. Dan kini tersenyum manis pada saudara kembarnya itu. " Aamiin... Semoga saja ya kak".Jawab Lulu berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh di depan Luna.


"Oh ya kak, Lulu balik ke kamar Lulu dulu. Lulu mau mandi gerah nih".Ucap Lulu sambil tersenyum. Membuat Luna pun langsung mengangguk kan kepalanya.


Dan setelah itu Lulu pun langsung berdiri dan turun dari ranjang. Melangkah keluar pintu kamar Luna. Bahkan saat keluar kamar pun Lulu masih tersenyum sebelum ia menutup pintu kamar itu kembali.


Luna langsung menarik nafasnya kasar. "Maafin kakak Lu!. Kakak tahu jika kamu juga menyimpan perasaan untuk Nikki. Bahkan kamu juga rela mengorbankan perasaan kamu, menggantikan posisimu demi kakak. Maafin kakak untuk kali ini kakak tidak bisa mengalah ".Guman Luna sambil menyeka air matanya.


Luna tahu jika yang awalnya di jodohkan dengan Nikki bukanlah dirinya. Melainkan Lulu, tapi Lulu rela menukar posisinya demi dirinya. Bahkan Lulu juga mau memohon dengan Grandma Yuna. Hingga pada akhirnya Yuna menerima permintaan Lulu.


Jika bicara masalah cinta memang kadang kadang suka ribet. Dan membuat pusing kepala. Tapi ya mah gimana lagi, kita tidak bisa memaksakan hati untuk nyaman dengan siapa. Sebab cinta itu naluri yang sangat kuat. Ia datang tanpa diminta dan pergi tanpa permisi.


TBC

__ADS_1


__ADS_2