Posesif Husband

Posesif Husband
Berbeda


__ADS_3

Tak terasa sudah satu bulan Tiara menjalani bahtera rumah tangganya dengan Tomy. Bahkan Tiara tak pernah membayangkan sedikitpun jika ia akan menikah muda. Dan mendapatkan sosok suami pengertian seperti Tomy. Selain dewasa dalam pemikiran. Tomy juga dewasa dalam bersikap.


Keduanya saling mengimbangi dan selalu klop. Tentunya tak kalah saing dengan pasangan fenomenal pertama. Yaitu Shasa dan Candra.


Usia kandungan Shasa saat ini sudah masuk bulan ke tiga akhir. Yang artinya bulan depan ia sudah bisa melihat jenis kelamin sang baby. Apalagi sekarang Shasa semakin semok. Karena ia benar benar hobby ngemil dan tak mengontrol pola makan nya lagi.


Pipinya sudah nampak Chubby. Karena berat badannya sangat meningkat. Membuat sang Mommy selalu kesal jika menasehati putrinya. Karena tak pernah digubris oleh putrinya itu.


Perut Shasa juga sekarang ini sudah terlihat membuncit. Karena ia ternyata sedang mengandung baby twins. Yang belum terlihat jenis kelamin nya apa. Di usia kandungan nya yang masih tiga bulan ini. Namun, perutnya seakan nampak seperti orang hamil lima bulan saja.


Ketika Shasa sedang menikmati momentnya mengandung baby twins. Yang selalu bikin rusuh suami dan Mommy nya.


Saat ini Tiara juga sedang menikmati momentnya menjadi seorang istri yang baik untuk suaminya. Pasangan ini juga tak kalah harmonis nya dengan tuan dan Nyonya nya. Meskipun belum ada tanda tanda Tiara telah mengandung benih dari sang suami. Tak membuat pasangan ini lelah untuk mencetak goalnya.


Kegiatan panas yang selalu rutin mereka kerjakan setiap harinya. Dan yang pasti ia lakukan jika ada kesempatan. Yang tak pernah membuat keduanya lelah sama sekali.


Apalagi Tiara yang sekarang sudah rajin olahraga juga. Baik itu yoga maupun aerobik. Bahkan kadang juga Tiara ikut suaminya nge gim. Karena di rumah Tomy lengkap dengan ruangan khusus olahraga.

__ADS_1


"Honey... Ayo bangun!!!. " Tomy mengguncang pelan bahu istrinya. Yang sejak tadi nampak enggan untuk membuka matanya. Sedangkan jam di dinding sudah menunjukkan pukul tujuh pagi.


Dimana sebentar lagi Tomy juga akan menjemput atasanya sebelum pergi ke perusahaan. Tapi istrinya juga belum mau bangun. Padahal Tiara juga ada jadwal kuliah pagi hari ini.


"Mas, aku izin saja ya kuliahnya hari ini. Badan aku lemes banget".Jawab Tiara lirih. Bahkan ia sama sekali tidak membuka matanya.


Yang ada rasa kantuknya malah semakin menjadi saja saat ini. Membuat Tiara enggan untuk beranjak.


Tomy meletakan punggung tangannya pada jidad istrinya. Takut jika istrinya sedang sakit. Tapi suhu tubuh Tiara tampak normal. Namun, saat menatap wajah istrinya, Tomy mengerutkan dahinya. Karena wajah Tiara sedikit pucat dari biasanya.


"Kita kerumah sakit saja ya!!! ".Ajak Tomy sedikit khawatir. Padahal subuh tadi mereka masih sempat perang ranjang.


" Tidak usah mas, Aku hanya perlu istirahat saja. Lagian mas juga mau ke kantor kan?. Mas pergi saja!!!. Aku beneran gak papa kok".Jawab Tiara menolak halus ajakan suaminya untuk kedokter.


"Beneran??? ".Tanya Tomy meyakinkan istrinya. Yang dijawab anggukan kepala oleh Tiara.


Dengan helaan nafas beratnya. Akhirnya Tomy mengikuti saran istrinya. Sebab, ia juga sudah hampir telat untuk menjemput Candra.

__ADS_1


" Yasudah mas pergi kerja dulu ya".Pamit Tomy pada istrinya. "Baik baik dirumah!!. Kalau ada apa apa cepat kabarin aku!!! ".Pesan Candra sebelum pergi.


" Iya Honey".Tiara menyalami tangan suaminya dan mengecupnya dengan takzim.


Setelah Tomy mengecup kening dan juga bibirnya. Tiara melambaikan tangannya pada sang suami. "Hati hati Honey, emmuachh".Seru Tiara sambil terkekeh..


Tomy hanya menjawab dengan anggukan kepalanya saja. Dan sembari mengulum senyumnya. Tak ada hal yang lebih membahagiakan saat ini bagi Tomy. Selain bersama istrinya.


Wanita yang berhasil memasuki hatinya dengan waktu yang sangat singkat. Tomy juga tak menyangka rumah tangganya akan sebahagia ini. Padahal dulunya ia adalah sosok pria yang takut akan komitmen.


Tomy takut ia tidak bisa jadi suami yang baik bagi istrinya. Tomy juga takut ia belum siapa menafkahi anak gadis orang. Namun, semua ini hanya pemikiran negatifnya saja.


Buktinya sekarang ia mampu jadi pria normal pada umumnya. Pria yang mapan dalam segi materi dan pria yang sangat banyak di dambakan oleh para perempuan di luar sana.


Selepas suaminya keluar dari kamar. Tiara benar benar merebahkan kembali tubuhnya di atas kasur empuknya itu. Tiara tak mampu lagi menahan rasa kantuknya.


Hingga tak berselang lama, ia sudah benar benar masuk kembali ke alam mimpinya. Membuat Tomy yang ternyata mengawasi istrinya dari pantauan CCTV yang ada di dalam kamarnya.

__ADS_1


"Kenapa dia jadi pemalas begini??? ".Batin Tomy bingung akan sikap istrinya.


__ADS_2