Posesif Husband

Posesif Husband
Berandai Andai


__ADS_3

Cinta tersenyum dengan senyum ramahnya ".Bik imah muka nya biasa aja kali bik".Ledek Cinta yang selalu bisa bercanda membuat suasana yang tegang menjadi sedikit mencair.


" Aduh, maaf Bu saya hanya kaget aja".Sahut bik imah sambil tersenyum canggung. "Mari bu, pak silahkan masuk dulu!!! ".


Anton dan Cinta pun ikut masuk kedalam gubuk bik imah. Cinta teriris hatinya melihat kondisi rumah bik imah. Ia tidak bisa membayangkan jika nasibnya ada di posisi bik imah. Gubuk yang menurutnya sudah tidak layak untuk dihuni lagi. Bahkan tidak ada ranjang serta kasur empuk yang bisa mereka gunakan untuk tidur dengan nyaman. Hanya ada tikar dan kasur yang sudah lusuh dan sangat tipis.


"Maaf ya Bu, pak. Beginilah keadaan gubuk saya. Seharusnya kalau ada apa apa biar bibik aja yang datang ke aspol. Ibu sama bapak tidak perlu repot repot datang kemari. Disini tidak nyaman untuk ibu dan bapak".Ucap Bik Imah tidak enak hati. Karena keadaan gubuknya yang reot serta sangat dingin. Tidak senyaman aspol tempat tinggal majikannya itu.


" Bik, udah gak papa.Jangan merasa minder ataupun malu begitu. Saya bukan tipe orang yang mau menghina keadaan orang lain kok bik".Cinta menyentuh punggung tangan bik imah sambil tersenyum ramah.


"Oh ya, anak anak bibik mana???. Kok sepi banget bik?? ".Tanya Cinta mengalihkan pembicaraan.


" Oh mereka sedang pergi ke warung bu, cari obat nyamuk. Maklum disini kalau malem nyamuknya banyak,jadi tidak bisa tidur kalau tidak ada obat nyamuknya bu".Jawab bik imah jujur. Dan cinta hanya mengangguk kan kepalanya.

__ADS_1


"Tunggu sebentar ya Bu, pak saya bikinin minum dulu!!! ".Ucap bik imah ingin berdiri dari duduknya. Karena saat ini mereka hanya ngapar di lantai yang beralaskan tikar lusuh saja.


" Udah bik, nggak usah repot repot!!.Kami tidak akan lama kok, lagian udah mau maghrib ".Tolak Cinta yang tidak mau merepotkan bik imah.


Saat bik imah sudah duduk kembali barulah Anton membuka obrolan. " Bik, maksud kedatangan kami kemari hanya ingin berbagi rezeki sama bibik. Semoga apapun yang nanti kami berikan bisa bermanfaat untuk bibik dan anak anak bibik ".Ucap Anton serius menjelaskan.


" Iya bik, dan saya harap bibik tidak menolak dan juga tersinggung dengan maksud baik kami ini. Saya dan suami ada rezeki sedikit jadi tak ada salahnya jika kami berbagi ".Sambung cinta sambil tersenyum.


" Maksdnya Bu, pak bibik belum paham??? ".Tanya Bik imah belum nyambung. Lalu cinta memberi kode pada suaminya. Membuat Anton langsung berdiri dan melangkahkan kakinya keluar rumah.


Betapa terkejut nya bik imah ketika melihat Anton membawakannya banyak sembako. Bahkan tak hanya itu Anton juga menurunkan banyak belanjaan dari bagasi mobilnya. Bahkan para tetangga bik imah yang mengintip dari jendela rumah mereka masing masing nampak ikut tercengang. Dan ada pula yang mencibir karena iri serta tidak suka.


"Ya Allah Bu, Ini terlalu banyak".Lirih Bik imah masih terlihat terkejut.

__ADS_1


Cinta tersenyum santai dan menatap bik imah dengan tatapan teduhnya. " Ini juga rezeki bibik yang Allah tutunkan lewat perantara kami bik".Tutur Cinta lagi.


Sungguh bik imah tak bisa berkata kata lagi selain ucapan terimakasih yang terus keluar dari bibirnya itu. Bahkan kedua anak-anaknya bik imah pun nampak membulat kan matanya tak percaya. Jika majikan ibunya bisa sebaik ini pada mereka. Bahkan ibunya saja baru satu hari bekerja. Tapi mereka sudah memberi banyak bantuan untuk ibunya.


Tak hanya itu Anton dan Cinta juga sudah memberitahu pada bik imah. Jika mereka akan kembali menyuruh anak bik imah yang pertama untuk kembali sekolah. Awalnya bik imah nampak ragu. Tapi berkat bujukan dari Cinta akhirnya bik imah pun setuju. Jika Melati putri pertama nya akan disekolahkan kembali dan sekolah gratis sampai tamat.


🌿🌿🌿🌿🌿


"By, anaknya bik imah ternyata cantik juga ya".puji Cinta setelah mereka sudah sampai di aspol.


" Namanya juga perempuan sayang, pasti cantik lah kalo ganteng itu cowok".Jawab Anton sekenanya.


"Hahaha... Nggak gitu juga kali by. Aku jadi membayangkan jika Niko udah gede aja pasti udah aku jodohin dia sama Melati. Tapi sayangnya usia Niko jauh dibawah Melati".Seru Cinta

__ADS_1


" Sayang, jangan aneh aneh!!!. Aku tidak setuju jika anak anak kita dijodoh jodohkan begitu. Biarkan mereka memilih pasangan hidup mereka masing masing kelak!!!. Karena hanya mereka yang tahu letak kebahagiaan mereka sendiri".Protes Anton yang tidak setuju akan niat istrinya.


"Hm, iya iya sayang. Aku hanya berandai andai saja".Jawab Cinta sambil nyengir kuda karena ia salah bicara.


__ADS_2