Posesif Husband

Posesif Husband
Perihal Es Cream


__ADS_3

Keesokan harinya pagi pagi sekali Icha sudah nampak rapi dengan setelan dinasnya. Karena hari ini ia memang ada jadwal pagi. Itulah sebabnya ia bangun lebih awal. Meskipun rumah sakit itu adalah rumah sakit keluarga suaminya. Tapi tak membuat Icha lantas besar kepala. Dan bekerja sesuka hatinya.


Icha masih menjalankan peraturan rumah sakit. Sesuai dengan waktu dan jam kerja yang telah ditentukan di jadwal. Sedangakan Niko pun sudah ikutan nampak rapi. Karena ia juga akan berangkat kekantor. Selain itu juga Niko ingin mengantar istrinya terlebih dahulu kerumah sakit.


Namun, saat Icha dan Niko sudah akan masuk kedalam mobil. Tiba tiba mereka di kejutkan akan kedatangan Shasa. Sebab, tak biasanya Shasa pergi berkunjung sepagi ini.


"Selamat pagi mba Icha. Pagi abangku sayang".Sapa Shasa setelah ia turun dari mobilnya. Dan berjalan menghampiri Icha dan juga Niko.


" Tumben kamu pagi pagi udah kesini??? ".Seru Niko sambil menautkan kedua alisnya.


" Memangnya gak boleh, adik sendiri berkunjung kerumah abangnya?. Lagian Shasa juga kangen kali sama Sean. Dimana keponakan ku yang tampan itu??? ".


Shasa mengedarkan pandangan nya untuk mencari keberadaan Sean sang keponakan. Tapi tak kunjung ia lihat.


" Sean masih tidur di kamarnya Sha".Jawab Icha memberitahu adik iparnya yang bar bar itu.


"Apa suamiku tidak ada dirumah??? ".Selidik Niko yang memang sudah bisa menebak. Jika adiknya itu sudah bebas keluyuran. Pasti karena Candra sedang ada urusan bisnis.


" Bang Candra masih di New York bang".Jawab Shasa lesu. membuat Icha mengulum senyumnya


"Wajar saja".Guman Niko menggeleng kan kepalanya.


Niko sudah sangat paham. Akan sifat adik bungsunya itu. Apalagi dengan karakter Candra. Jadi, Niko tidak akan terkejut lagi.


" Yasudah masuk sana!!. Temani Sean!. Karena abang dan mba kamu akan berangkat kerja ".Tutur Niko pamit pada adik bungsu nya.


" Siap bang".Jawab Shasa semangat.


"Mbak pergi dulu ya. Titip Sean Sha!!! ".Ucao Icha sebelum ia ikut masuk kedalam mobil suaminya.


" Beres mba. Sean aman bersama Aunty nya".

__ADS_1


🌿🌿🌿🌿🌿


Jam sudah menunjukkan jam makan siang. Icha baru saja selesai menangani para pasien nya. Begitu pun dengan Niko yang baru saja keluar dari ruangan meeting.


Icha yang baru saja menyandarkan bokongnya dengan nyaman di kursi kerjanya. Ia membuka ponselnya berniat ingin mengingat makan siang pada suaminya.


Tapi ia lebih dulu membuka pesan yang di kirim oleh Shasa. Ternyata Shasa meminta izin untuk membawa Sean jalan jalan.


Icha pun langsung menghubungi adik iparnya itu dengan melakukan panggilan videonya. Icha bukannya tidak percaya pada Shasa. Tapi Icha khawatir jika Shasa akan kerepotan mengurus Sean. Belum lagi Shasa tidak tahu cara membuatkan susu formula untuk Sean.


"Halo mba ada apa??? ".Shasa nampak terlihat duduk santai di sebuah kursi yang ada teras rumah.


" Kamu lagi di rumah Mommy Sha??? ".Tanya Icha yang sudah hafal dengan semua situasi serta dekorasi rumah Mommy mertuanya itu.


" Iya mba, tuh Sean lagi main sama Mommy dan Oma ".Jawab Shasa sambil mengarahkan camera ponselnya kearah Cinta dan Siska.


" Halo Mama... "Seru Cinta melambaikan tangan Sean pada arah camera Shasa agar Icha bisa melihat nya.


"Sayang... Jangan bicara begitu!. Mommy senang kok jika Sean sering sering main kesini. Fokus saja kerjanya sayang!!!. Cucu Mommy aman disini.


Icha pun tersenyum lega. Apalagi saat melihat Sean bisa terkekeh lepas. Karena ulah Shasa dan Oma Siska. Hanya Nikki saja yang belum sempat bertemu dengan Oma nya. Karena Nikki saat ini sedang mengikuti pendidikan akpol.


Playboy itu ternyata bisa lulus juga. Dan tentunya dengan kemampuan nya sendiri. Bukan karena jabatan dan kekuasaan keluarga nya.


"Makasih Mom. Nanti setelah lepas dinas Icha dan bang Niko langsung kerumah Mommy".


" Baiklah sayang. Jangan lupa makan siang!! ".Teriak Cinta ketika Shasa sudah mengarahkan kembali cameranya ke wajahnya.


" Udah dulu ya mba, masih mau main nih sama Sean".Rengek Shasa sambil tersenyum.


Icha pun mengangguk kan kepalanya. Lalu memutuskan panggilan video nya. Membuat Shasa langsung mendekati Oma dan Mommy nya.

__ADS_1


"Mom, kita jalan jalan keluar yuk!!!. Shasa bosen nih".Rengek Shasa karena entah kenapa siang ini ia ingin makan es cream yang ada di Mall xxx.


" Memangnya mau kemana Sha??? ".Cinta masih saja fokus pada wajah tampan cucunya yang kini ada di pangkuan Oma Siska.


" Ke Mall beli es cream".Jawab Shasa santai. Membuat Cinta melotot tak percaya.


"Di kulkas juga ada es cream sayang. Kenapa mesti harus jauh jauh ke Mall segala sih".


" Mommy... Shasa maunya es cream yang di Mall xx. Bukan yang ada di dalam kulkas nya Mommy".Rengek Shasa lagi membuat Cinta menepuk jidadnya. Sedangkan Siska hanya sebagai penyimak obrolan menantu dan juga cucunya itu.


"Oma ikut juga ya!!!. Sekalian ajak Sean jalan jalan lah".Sambung Shasa yang kini malah bergelayut pada lengan tangan Siska.


" Ayo ma turutin!!. Kayak orang lagi ngidam aja".Cibir Cinta sembari mengajak mama mertuanya untuk ikutan jalan jalan ke Mall hanya ingin menemani putri bungsu nya membeli es cream.


"Atau jangan jangan kamu .... ".Cinta tidak melanjutkan kata katanya lagi. Tapi kini langsung menatap curiga pada putrinya. Begitupun dengan Siska.


" Apaan sih Mom. Orang Shasa baru datang bulan... "Kini giliran Shasa yang terkejut karena ia baru mengingat terkahir ia datang bulan.


Cinta mengerutkan keningnya bingung menunggu kelanjutan ucapan putri bungsunya. " Kenapa??? ".Tanya Cinta mulai penasaran.


" Mom, Oma... Shasa bulan ini belum dapet seharusnya udah dari minggu lalu".Seru Shasa


"Ayo kita pergi ke dokter!!!".


Cinta pun langsung menarik tangan putri nya begitu saja. Membuat Siska menggeleng kan kepalanya.


" Mom, Oma dan Sean ketinggalan ".Seru Shasa ketika mereka sudah sampai di depan mobil Shasa.


" Oh astaga Mommy lupa".


TBC

__ADS_1


__ADS_2