Posesif Husband

Posesif Husband
Tepat Waktu


__ADS_3

"Yes... Akhirnya abang Niko pulang juga".Shasa nampak begitu senang saat mengetahui Niko akan pulang ke Jakarta. Karena sudah hampir 10 bulan mereka tidak bertemu. Niko terlalu fokus dengan kuliahnya di Amerika. Bahkan ia jarang pulang jika libur semester. Walaupun pulang juga ia lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah Grandma dan Grandpa nya. Di bandingkan dirumah orang tuanya sendiri.


Saking senang nya Shasa langsung bernyanyi sambil menari nari di dalam kamarnya. Hingga suara ketukan pintu kamarnya menghentikan kegiatan nya itu.


"Wah, jangan jangan Mommy nih".Tebak Shasa langsung kembali panik. Karena Nikki juga belum terlihat batang hidungnya.


" Pura pura tidur aja deh".Shasa langsung naik ke ranjangnya. Ingin pura pura tidur demi menghindari pertanyaan Mommy nya. Tapi belum juga sempat ia berbaring. Suara cempreng Cinta sudah membuatnya tak sempat merebahkan dirinya.


"Shasa... Buruan buka pintunya!!!. Jangan pura pura tidur!!!, Apa mau uang jajan kamu Mommy potong lagi!!! ".Teriak Cinta dari luar kamar.


Shasa langsung lesu, dan dengan langkah gontai ia pun turun dari ranjangnya. Dan berjalan menuju pintu kamarnya.


" Hehee... Mommy, Shasa beneran mau tidur siang Mom".Shasa berkata sambil nyengir kuda. Apalagi ia sudah melihat raut wajah garang Mommy nya.


"Abang kamu kemana??? ".Cinta langsung menanyakan keberadaan putranya. Yang sejak tadi tidak ia temukan di seluruh ruangan. Bahkan para asisten rumah tangganya pun bilang tidak tahu. Tentu saja Cinta langsung curiga pasti Nikki kerjasama lagi dengan Shasa untuk keluar rumah tanpa seizin nya.


"Ah, itu bang Nikki... Anu... Itu Mom...


" Shasa... Jangan bohong lagi sama Mommy!!!. Cepat katakan dimana Nikki??? ".Cinta langsung memotong kata kata Shasa. Yang sudah bisa ia tebak jika shasa pasti akan berdalih kembali seperti sebelumnya.


" It... itu... Mom bang Nikki tadi ....

__ADS_1


"Aku disini Mom".Teriak Nikki dari arah lantai bawah.


" Huh... ".Shasa langsung menarik nafasnya lega. Karena abangnya datang di waktu yang tepat. Sebelum Mommy nya berubah jadi singa betina.


" Darimana Kamu Nik??? ".Cinta kini langsung mencecar putranya dengan pertanyaan. Ketika Nikki sudah mulai mendekati kearah depan kamar Shasa.


" Ini beli cemilan Shasa Mom".Jawab Nikki sambil menunjukkan kantong kresek yang berlogo indomart itu di depan Mommy nya.


Shasa langsung melotot tak percaya jika abangnya malah mengambing hitamnya dirinya didepan sang Mommy. Sedangkan Nikki hanya bersikap santai. "Nih semua pesanan kamu Sha".Nikki memberikan kantong kresek pada adiknya.


" Kenapa lama banget sih bang belinya???".Tanya Shasa akhirnya mengikuti akting abangnya itu.


"Harus ngantri soalnya banyak yang beli minyak goreng karena harganya turun katanya".Jawab Nikki sambil tersenyum.


" Hehehe, itu coklatnya punya Nikki Mom".Elak Nikki sambil tersenyum kikuk.


"Yasudah, kalau begitu Mommy turun dulu. Jangan keluar rumah nggak jelas!!!. Lebih baik belajar karena kalian masih ada ujian semester beberapa hari lagi. Udah itu langsung istirahat saja, di luar panas".Perintah Cinta tegas.


" Siap Mom".Sahut Nikki dan Shasa bersamaan.


🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


"Bang, ngapain masuk ke kamar ku???. Ayo sana keluar!!!".Shasa mengusir Nikki yang malah kini berbaring di ranjang empuknya. Setelah tadi Mommy cinta turun kembali ke lantai bawah.


" Dek... Please jangan ganggu abang!!!. Abang pusing nih, mau istirahat ".Jawab Nikki lesu. Bahkan ia tidak membuka matanya saat menjawab Shasa.


"Abang kan bisa istirahat dikamar abang sendiri".Shasa berucap sambil menggoyang bahu Nikki.


" Sha, barangnya diganti saja ya. Please!!! ".Rengek Nikki memohon pada adiknya.


Shasa mengerutkan keningnya. Melihat sikap abangnya saat ini yang tidak seperti biasanya. " Barang apaan bang??? ".


" Itu yang tadi. Kalung yang kamu".Sahut Nikki lesu. Kini ia langsung membenarkan posisinya. Duduk di samping sang adik.


"Kenapa abang gak mampu buat belinya ya??? ".Ledek Shasa langsung tertawa terpingkal pingkal.


" Itu salah satunya. Kamu tahu sendiri uang jajan kita itu berapa sih???. Tapi selain kendala uang, ada hal yang lebih gawat lagi dek".Seru Nikki semakin lesu.


"Apa??? ".


" Tadi kan abang kerumah Grandma, sampai disana abang minta bantuan Grandma buat beli tuh kalung yang kamu inginkan".


"Terus Grandma mau bantuin abang kan???. Bukannya abang memang selalu dibantu sama Grandma".Ucap Shasa yang sudah tahu dekeng di balik abangnya Nikki itu.

__ADS_1


" Mau sih mau. Tapi masa iya Grandma bilang abang harus mau dijodohin sama gadis pilihan Grandma".Lirih Nikki lesu


"Hahaha... Grandma ide nya mantap banget tuh. Shasa dukung Grandma deh kalau gini ceritanya".Sahut Shasa terbahak-bahak. Sepertinya ia sangat senang sekali melihat Nikki menderita karena perjodohan dari Grandma nya.


__ADS_2