
Kehidupan Lana juga tak kalah serunya dengan suka dukanya rumah tangga Anton dan Cinta. Raya dan Lana juga sudah memiliki dua orang putri. Mereka adalah saudara kembar.
"Pagi Papa, pagi ma".Sapa Lula dan Lulu kedua putri Lana dan Raya.
" Pagi sayang".Sahut Lana dan Raya secara bersamaan.
Usia kedua putrinya tidak jauh beda dengan usia Nikki dan Shasa. Keduanya juga satu sekolah dengan anak kembar Anton dan Raya. Sejak kecil mereka sudah saling kenal. Dan bersahabat sampai sekarang.
Kedua putri Lana dan Raya juga memiliki sifat yang berbeda. Jika Lulu cenderung humoris dan mudah bergaul. Berbanding terbalik dengan Luna yang cenderung dibilang introvert. Karena ia tidak suka suasana yang terlalu ramai. Ia lebih sering menghabiskan waktunya untuk belajar belajar dan belajar. Bahkan ia terlihat sangat dingin. Mungkin Luna bisa dikatakan menuruni sifat Papa nya.
"Sayang hari ini kalian ada ujian kan??? ".
" Iya ma, ini hari pertama ujian sekolah di semester akhir. Udah itu kan kenaikan kelas".Jawab Lulu antusias.
"Pa, liburan dong usai ulangan nanti!!!. Udah lama nih gak liburan sama Papa dan Mama".Rengek Lulu sedangkan Luna hanya diam sambil tetap fokus pada sarapan nya saja.
Lana dan Raya saling tatap. Lalu Raya terlihat mengangguk kan kepala nya. " Iya Lu, liburan tahun ini kita akan pergi ke Paris. Gimana apa kalian setuju??? ".Raya menatap kedua putrinya secara bergantian.
" Gimana kak, kalau aku sih setuju setuju saja".Tanya Lulu pada Luna kakak nya itu.
"Terserah Papa dan Mama saja!!!. Aku ikut aja deh".Sahut Luna datar.
" Wah, makasih kak".Seru Luna sambil tersenyum bahagia. Ia tidak menyangka jika kali ini Luna saudara kembarnya itu bisa langsung setuju. Biasanya kan dia protes jika ia tidak setuju dan sesuai dengan keinginan nya.
__ADS_1
"Oke, jadi fix nih ya kita liburan ke Paris??? ".Ulang Raya lagi. Dan dijawab anggukan kepala oleh kedua putrinya.
🌿🌿🌿🌿🌿
" Shasa.... "Teriak Lulu ketika mereka sudah sampai di depan gerbang sekolah dan baru saja turun dari mobil yang di antar oleh sopir pribadi keluarganya.
" Hei... Lulu Luna".Sapa balik Shasa yang juga baru saja turun dari mobilnya. Sedangkan Nikki hanya diam sambil terus menatap ke arah Luna.
"Gue duluan ya sha".Ucap Luna sambil melangkah pergi. Meninggalkan saudara kembarnya dan juga Shasa dan juga Nikki.
" Oke Na".Sahut Shasa sambil mengangguk kan kepala nya.
"Abang juga duluan ya Sha".Pamit Nikki pada adiknya. " Lu, duluan ya".Sambungnya lagi pamit pada Lulu sebelum ia ikut melangkah pergi meninggalkan adik nya dan juga sahabat adiknya itu.
" Abang dan Luna ada hubungan gitu".Tebak Shasa sambil terkekeh.
"Kayaknya sih gitu. Tapi gue nggak yakin juga sih Sha. Loe tahu sendiri saudara kembar gue itu gimana orangnya".Sahut Lulu sambil tersenyum kearah Shasa.
" Hahaha... Iya kayak gunung es ya".Jawab Shasa sambil ikut terkekeh. Bahkan ia tidak sadar jika Shasa juga kadang bisa bersikap dingin jika mood nya sedang buruk bahkan didepan orang yang tidak dikenalnya.
"Udah ayo kita masuk kelas. Bentar lagi pasti pak kiler itu masuk deh".Celetuk Lulu sambil terkekeh.
Shasa juga tak kalah serunya terkekeh dari Lulu. Membuat mereka selalu saja menjadi pusat perhatian orang jika sedang bersama.
__ADS_1
Beruntung satu sekolah sudah pada tahu jika mereka adalah anak orang orang yang berpengaruh. Serta tempat sekolah mereka juga adalah milik keluarga Erlangga. Sudah di pastikan jika anak anak Anton dan Lana menjadi primadona sekolah itu.
"Na, tunggu, gue mau bicara sama loe!!! ".Teriak Nikki sambil mencekal tangan Luna.
" Apaan sih Nik, Gue udah tahu semuanya ".Sahut Luna kesal. Ia bahkan sampai menepis tangan Nikki kasar.
" Gue bisa jelasin sama loe Na. Sumpah gue nggak ada hubungan apapun sama Dira. Gue hanya di jebal Na sumpah".Ucap Nikki jujur.
Nikki memang suka memberi harapan palsu pada semua gadis. Bahkan Niko senang modus pada para siswi yang bisa dikatakan termasuk siswi yang dalam kategori menarik. Tapi sebenarnya sejak dulu rasa Nikki masih sama. Walaupun dibilang itu hanya sekedar cinta monyet. Tapi Nikki tetap saja menyimpan hati dan perasaan nya hanya untuk Luna.
Bagi Nikki Luna adalah tipe gadis yang berbeda. Entah rasa apa yang ia miliki pada Luna. Tapi yang selalu Nikki rasakan adalah jika ia tidak bisa jika harus melihat Luna bersama pria lain.Ia berniat hubungan nya dengan Luna kelak bisa sampai ke tahap yang lebih serius.
"Apa gue harus percaya lagi sama loe Nik???. Apa selama ini yang gue lakukan kurang???. Mesti sampai kapan loe bersikap seperti ini Nik, sampai kapan??? ".Luna menatap Nikki dengan tatapan penuh amarah. " Gue capek Nik".Lirih Luna pasrah.
Deg...
Nikki langsung lemas saat mendengar kata capek yang dilontarkan oleh Luna. "Gue mohon Na, beri gue kesempatan satu kali lagi!!!. Gue janji gue akan berubah".Ucap Nikki memohon.
"Kak Luna... Bang Nikki... ".Seru Lulu dan Shasa. Luna langsung merubah raut wajahnya bahkan ia belum sempat menjawab ucapan Nikki. Keburu saudar kembarnya dan Shasa datang.
" Ayo masuk kelas. Keburu guru datang!!! ".Ajak Nikki cepat.
TBC
__ADS_1