Posesif Husband

Posesif Husband
Lain Kegiatan


__ADS_3

Ketika Shasa sedang asyik mengingat kejadian semalam dengan asisten abangnya. Sedangkan di kamar lain saat ini. Niko dengan Icha malah asyik bergumal panas.


Icha pun sudah tak bisa mengatur nafasnya dengan normal kembali. Ketika Niko mulai menancapkan alat tempur nya masuk hingga menggempur semua lapisan di dalam goa sempit milik istrinya.


Berulang kali Icha mendesah, dan meremas ujung sprai ketika pusaka Niko terus menusuk dan memporak porandakan goa kenikmatan nya.


"Akh... ".


Icha terus melenguh dan sesekali menggigit bibir bawahnya. Saat alat tempur Niko terus saja membuatnya nikmat tiada tara. Sampai rasanya ingin terbang ke puncak nirwana. Merasakan nikmatnya surga dunia yang selalu membuatnya ketagihan.


" Oohhh.... Sayang... "


Racau Niko seraya terus memacu gerak tubuhnya. Turun naik sesuka hatinya. Berpacu dengan irama lenguhan kenikmatan keduanya.


Dan entah sudah berapa kali Icha mencapai puncaknya. Tapi di detik terakhir ini Niko pun mulai semakin cepat bergerak. Menandakan jika ia juga sudah ingin melepaskan benih kecebong nya kedalam sana.


Benar saja setelah beberapa saat terus berpacu akhirnya Niko mengerang panjang. Menyemburkan lahar panas nya kembali sampai menyentuh dinding rahim istrinya. Yang mulai terasa hangat ketika lahar itu menembak kedalam sana.

__ADS_1


Niko pun langsung turun dari atas tubuh istrinya. Berguling kesamping seraya mengecup kening Sang istri. "Terimakasih sayang".Ucap Niko sambil mengecup kembali bibir ranum istrinya.


Icha pun hanya tersenyum malu malu. Tapi ia juga merasakan betapa sangat pengertian nya suaminya itu. Bahkan Niko selalu mengucapakan terimakasih setiap kali selesai berhubungan.


Kata terimakasih memang sepele untuk di dengar. Tapi kata itu juga bisa membuat orang berbunga bunga. Dan merasa di hargai, Apalagi ketika selesai bertempur begini. Setiap pasangan memang beda beda. Ada yang langsung tertidur tanpa mengucapkan sepatah katapun. Ada juga yang paham untuk cara mengungkapkan kepuasan nya.


Misalnya dengan sebuah kata ucapan terimakasih. Membuat pasangan kita jauh lebih di hargai. Dan hanya dengan kata itu saja kadang kita sebagai wanita bahagia. Merasa paling dicintai dan paling disayangi. Cinta memang tak selama indah, tapi menanamkan kebiasaan baik adalah salah satu wujud kenyamanan dalam hubungan.


🌿🌿🌿🌿🌿


Shasa sudah nampak rapi dengan setelan baju santainya. Ia pun tadi sudah sarapan di dalam kamarnya. Karena sang Mommy pagi ini sangat memanjakan nya.


" Iya non, sama tuan juga".Jawab art itu. Shasa pun hanya beroh ria.


"Bang Iko sama mba Icha mana?. Kok belum kelihatan, apa mereka juga udah pergi?. Bang Ikki pun tak terlihat batang hidungnya".Tanya Shasa lagi ketika keadaan rumah malah terlihat sepi. Hanya ada para art dan para pekerja yang lainnya saja.


" Tuan sama nona Icha sepertinya belum keluar kamar sejak tadi non. Tapi kalau tuan Nikki memang udah pergi setelah Tuan dan Nyonya besar pergi".Art itu menjelaskan sesuai dengan apa yang ia lihat dan ia dengar bahkan ia ketahui.

__ADS_1


"Wah, pengantin lawas kayaknya lagi lembur tuh".Ledek Shasa sambil terkekeh. " Yaudah bibik boleh pergi!!! ".Sambung Shasa ketika ia mendapatkan ide licik di otaknya.


" Baik non, kalau begitu bibik kebelakang dulu ".Pamit Art itu seraya membungkuk kan badannya. Shasa pun hanya menganggukkan kepalanya saja.


Namun, ketika art itu pergi Shasa malah langsung mengendap endap.Masuk kedalam ruangan kerja Daddy dan abangnya yang ada di lantai bawah.


Entah apa yang akan dicari oleh gadis itu. Tapi dari caranya saja, sepertinya Shasa sedang mencari sesuatu yang bersangkutan dengan rahasia tertentu.


"Dimana sih dokumen nya?".Lirih Shasa sambil membuka laci meja kerja abangnya.


Cukup lama Shasa berada di dalam ruangan kerja itu. Ia pun sudah mengacak acak semua buku dan seluruh isi laci abang nya. Tapi senyumnya mengembang sempurna saat ia sudah mendapatkan apa yang ia cari.


Dengan cepat Shasa pun mengambil ponsel miliknya yang ada di saku hotspant nya. Lalu ia menayalakan camera untuk memfoto data yang ia cari.


"Yes, akhirnya ketemu juga".Lirih Shasa sambil menampilkan senyum merekahnya.


Setelah berhasil menemukan dokumen yang ia cari. Shasa pun kembali merapikan semua benda yang sudah ia acak acak. Dan mengembalikan semua nya pada tempat sebelum nya. Agar abang dan Daddy nya tidak curiga.

__ADS_1


Setelah itu ia pun langsung keluar dari ruangan itu. Tapi sebelum nya Shasa melihat situasi sebelum ia keluar. Setelah keadaan terlihat aman. Dengan santai Shasa keluar seperti tidak terjadi apa apa.


Shasa pun kembali naik ke lantai atas. Untuk masuk kedalam kamarnya.


__ADS_2