
Setelah menempuh perjalanan yang cukup lama sekitar satu jam lebih. Akhirnya Anton dan Cinta serta kedua orang tua Cinta beserta Niko. Kini sudah sampai di asrama tempat Anton ditugaskan.
Cinta pun langsung bergegas turun dari mobilnya. Ia sangat menikmati perjalanan nya hari ini. Karena banyak disuguhkan oleh pemandangan yang sangat indah dan masih sangat asri. Apalagi disekitar asramanya juga terlihat sangat sejuk.
Niko juga sudah berada dalam gendongan Grandpa Hendra. Batita itu pun sudah dipakaikan hodie oleh Grandma Yuna. Karena udara di tempat itu sangat dingin sekali. Berbeda jauh dengan kota jakarta tempat mereka tinggal.
"Gimana sayang??? ".Anton bertanya sambil menghampiri istrinya yang sedang mengedarkan pandang nya melihat sekeliling Asrama.
" Tidak terlalu buruk By".Sahut Cinta sambil tersenyum. "Udaranya disini sangat dingin by, bisa bisa aku selalu ingin minta dihangati nantinya".Seloroh cinta sambil berbisik pada suaminya.
" Bukannya kamu nggak panas nggak dingin selalu minta dihangati, hm??? ".Sahut Anton sambil memainkan kedua alisnya. Cinta hanya bisa terkekeh saja. Karena apa yang dikatakan suaminya itu memang benar adanya.
" Rumahnya yang mana Ton??? ".Tanya Yuna pada sang menantu. Membuat Anton pun langsung melangkah mendekati mertuanya dengan menarik tangan istrinya.
" Itu Mom, yang sebelah kanan".Anton pun segera melangkah menuju perkarangan asrama yang akan menjadi tempat tinggal nya serta anak dan istrinya beberapa bulan kedepan.
Rumah minimalis yang nampak sederhana layaknya perumahan atau Asrama para anggota polri pada umumnya. Tapi bedanya perumahan Anton nampak terpisah dari yang lain. Karena perumahan yang akan di tinggali Anton dan cinta memang khusus untuk kapolsek.
Namun tak jauh dari perumahan itu juga dan hanya berjarak sekitar 10 meter pun ada Asrama khusus anggota. Melihat kedatangan mobil Anton dan juga mobil Daddy Hendra. Membuat Para anggota yang lain terutama kanit dan juga bawahan Anton nantinya kini ikut menyapa dan menyambut kedatangan Anton dengan sangat ramah.
Bahkan ternyata para ibu ibu bhayangkari pun sudah stay sejak tadi didalam kantor untuk menyambut kedatangan Anton sebagai kapolsek baru disana.
__ADS_1
Cinta dan Mommy Yuna pun nampak tersenyum ramah saat bersalaman dan juga saling menyapa dengan ibu ibu yang lain. Begitu pun dengan Anton dan juga Daddy Hendra.
"Wah, istrinya pak kapolsek kita sangat cantik sekali dan masih muda lagi".Puji ibu ibu itu sambil saling berbisik.
" Iya saya pikir pak kapolsek yang baru sudah senior seperti yang sebelum sebelum nya. Ternyata lebih muda daripada suami kita ya bu".
. "Iya betul. Mana ganteng banget lagi".
" Istrinya juga cantik dan putih mulus begitu ya. Kayaknya mereka bukan orang sembarangan deh bu. Lihat saja penampilan mereka itu".
"Bener bu, ibu mertuanya saja masih terlihat muda dan masih sangat cantik. Apalagi tuh bu lihat semua barang yang mereka pake. Barang branded semua ya kan".
" Anaknya juga ganteng banget bu, coba lihat deh".
Anton memasukkan semua barang barang mereka kkedalam Asrama dibantu dengan para Anggota yang lainnya. Sedangkan Cinta dan Mommy Yuna kini sudah di ajak oleh ibu Kapolsek yang lama untuk menikmati jamuan yang sudah di siapkan oleh mereka. Dengan menikmati hidangan berbagai olahan makanan yang sudah tersaji rapi di atas meja panjang di dalam ruangan kantor itu.
"Silahkan dinikmati bu, Menu nya sederhana saja".Ucap Ibu kapolsek yang lama di dampingi oleh ibu kanit dan juga ibu ibu yang lain.
" Wah, Terima kasih ya bu, Ini saja sudah cukup mewah kok".Jawab Cinta tak kalah ramah ia pun selalu menampilkan senyumnya sejak tadi.
Mommy Yuna pun sudah nampak mengobrol dengan ibu ibu penghuni Asrama yang lainnya. Sedangkan Niko kini hanya menatap datar kearah anak anak seusia nya yang sedang sibuk bermain. Niko seakan enggan untuk menyapa mereka lebih dulu.
__ADS_1
"Anak mommy mau makan ini ".Cinta memberikan kue yang tersaji di atas meja pada Niko.
Niko pun langsung membuka mulutnya membuat Cinta langsung tersenyum. " Uh pinter nya".Puji Cinta gemas karena kue yang ia berikan sedikit lumer jadi wajar saja jika Niko tidak mau memegangnya sendiri. Karena Niko sangat jijik. an sekali. Bahkan ia sangat pilih pilih makanan.
"No Mom".Tolak Niko cepat saat cinta ingin menyuapi nya lagi dengan kue yang tadi diambilnya.
" Loh kenapa??? ".
" Tidak enak".Sahut Niko santai.
"Sayang... " Cinta pun menatap Niko dengan tatapan tajamnya. Karena putranya itu selalu jujur dan apa adanya. Membuat Cinta merasa tidak enak pada ibu ibu yang lainnya.
"Tidak papa bu, anak kecil memang selalu jujur. Coba cicipi yang lainya lagi bu!!! ".Ucap Ibu Kanit itu tersenyum dan nampak memuji kecerdasan anak seusia Niko yang bicaranya pun sudah jelas dan pasih.
" Maaf ya bu, Anak saya memang suka pilih pilih makanan!!!. Mungkin dia juga belum biasa dengan makanan nya".Ucap Cinta meminta maaf dengan rasa canggungnya.
"Santai saja bu!!!. Kami juga maklum".Jawab ibu kapolsek lama sambil tersenyum ramah. Ia pun ikut mengelus kepala Niko gemas.
Sedangkan Mommy Yuna yang memang sudah paham cemilan kesukaan cucunya pun. Langsung membuka tasnya dan mengambil salad buah yang selalu mereka bawa saat bepergian kemana mana.
"Ini sayang cemilan kamu".Mommy Yuna menyodorkan kotak bekal kecil pada Niko. Dan dengan senyum lebar nya Niko pun langsung menerima nya.
__ADS_1
" Oh Astaga anak ini".Guman Cinta sambil menggelengkan kepala nya. Karena cinta hampir saja lupa jika Niko hanya akan ngemil salad buah di siang hari.