Posesif Husband

Posesif Husband
Sebuah Bentuk Balas Budi


__ADS_3

Satu Minggu sudah berlalu sejak kejadian dimana Shasa hampir saja di lecehkan. Kini Shasa juga sudah bisa kembali ke sekolahnya. Bahkan sekarang Shasa kemana mana selalu di kawal bodyguard.


Meskipun Shasa merasa tidak nyaman. Tapi gadis itu hanya bisa pasrah dan menurut saja. Karena baginya keselamatan nya adalah yang nomor satu. Ia juga tidak mau lagi jika hal buruk itu terulang kembali.


Disaat Shasa terus dikawal bodyguard. Sedangkan Nikki memilih untuk membawa motornya sendiri. Karena Nikki juga risih jika harus di ikuti oleh para bodyguard yang sudah ditugaskan oleh Daddy dan juga abangnya itu.


"Sha, abang balik duluan ya! ".Nikki melambaikan tangannya pada saudara kembarnya itu. Ketika ia sudah nangkring di atas motornya. Dengan Luna yang ikut nangkring di jok belakang motor Nikki.


" Ya, hati hati bang!!! ".Sahut Shasa mengingatkan abangnya.


" Duluan Sha".Luna juga ikutan pamit pada calon adik iparnya itu. Shasa pun menganggukkan kepala nya seraya tersenyum. Dan sambil melambaikan tangannya.


Sedangkan Lulu juga sudah lebih dulu pulang dengan naik mobil jemputan nya khusus. Sekarang tinggal giliran Shasa yang dengan langkah gontainya ia masuk kedalam mobilnya.


"Kita langsung pulang saja nona muda??? ".Seorang pria bertubuh kekar yang sudah menjadi bodyguard nya sejak beberapa hari yang lalu. Bahkan ke toilet pun Shasa selalu dikawal oleh nya. Dan sudah satu minggu ini pun juga, Shasa merasa seperti orang penting saj.


Ingin sekali rasanya Shasa protes tapi tidak punya keberanian untuk mengutarakan isi hatinya pada kedua orang tuanya. Karena walau bagaimana pun juga, itu semua demi kebaikan dan juga keselamatan nya sendiri.


Melihat wajah Shasa yang cemberut dan manyun seperti itu. Pria bertubuh kekar itu pun mengulum senyumnya. Ia tidak menyangka jika bos nya ternyata punya selera seorang gadis belia. Padahal di luar sana masih banyak wanita cantik. Yang mengantri untuk dekat dengannya. Bahkan ada yang rela menyerahkan tubuhnya cuma cuma. Tapi ia malah memilih melindungi gadis remaja cantik itu.


"Tuan, anda tahu saja jika daun muda seperti ini sangat menantang".Batin sang bodyguard menggeleng kan kepalanya.


🌿🌿🌿🌿🌿

__ADS_1


Ketika Shasa sedang gabut karena sudah satu minggu ini ia tidak bisa bebas keluyuran seperti sebelumnya. Sedangkan di sebuah restoran mewah nampak seorang pria berpenampilan rapi. Dengan wajah datar dan dinginnya sedang menatap seorang gadis yang saat ini terlihat gugup dan sedikit gemetaran.


"Cepat katakan!. Apa yang ingin kau katakan!. Karena waktuku tidak banyak".Perintah pria itu tegas.


" Tu-an saya mohon jangan sudahi semua ini!. Sa-ya mau melakukan apapun agar tuan mau memperpanjang kontrak saya!! ".Jawab seorang gadis yang terlihat memohon pada sang pria.


Tapi bukannya iba, pria itu malah tersenyum sinis dan jijik. " Kau pikir kau siapa?. Bisa mengatur hidupku. Hah??? ".Suara tegas penuh penekan itu membuat siapa saja nampak gemetar.


" Ingat, jangan pernah datang ke tempatku!. Karena kontrak kau denganku sudah habis. Jika kau berani melanggar nya, jangan salahkan aku nantinya!! ".Sambung pria itu tegas penuh ancaman.


Wanita itu semakin nampak pias. Ia tidak menyangka jika ia akan se takut ini. Padahal selama ini ia sudah begitu pasrah. Tapi pria dingin yang ada di hadapan nya saat ini. Tidak pernah sama sekali ingin menyentuhnya.


Ia dibayar hanya untuk membantunya menuntaskan hasratnya. Tanpa ingin menikmati tubuhnya. Ingin rasanya wanita itu menikmati benda kramat yang selalu ia pegang tapi ternyata sangat sulit untuk ia nikmati.


"Hari ini kamu bisa lega. Karena saya sedang tidak minat untuk mengotori tangan saya dengan darah manusia. Jika tidak... " Pria itu mendekat kan dirinya pada wanita itu seraya berbisik. "Kau sudah tinggal nama saja, pulang dari sini".


Deg....


Tubuh wanita itu langsung menegang. Ia benar benar tidak pernah terpikirkan jika ia akan berhadapan dengan pria yang sangat menakutkan. Bahkan lebih tepatnya seorang iblis berwajah tampan yang sangat menipu penilaian orang.


Pria itu pun langsung bangkit dari tempat duduk nya. Setelah ia memberi kode pada anak buahnya. Langkah lebarnya yang penuh wibawa dan penuh ketegasan. Membuatnya terlihat sangat gagah.


Sampai di luar ruangan ia langsung disambut oleh beberapa pria berjas hitam dan memakai kaca mata hitam.

__ADS_1


"Ada apa? ".Pria itu langsung bertanya ketika orang kepercayaan nya di perusahaan nya nampak ragu untuk berkata.


" Tuan, hari ini ada pertemuan dengan perusahaan xx. Apa anda tidak akan hadir lagi??? ".Tanya pria itu dengan sedikit ragu.


" Jam berapa??? ".


" Jam tiga sore tuan. Dan saya sudah...


"Aku akan datang".Potong Pria itu tegas membuat asistennya menganggukkan kepalanya paham.


Setelah mengatakan itu, pria bertubuh atletis dengan langkah tegasnya. Kembali melangkah keluar restoran. Meninggal kan sang asisten yang langsung mengusap wajahnya kasar.


" Tuan, apa yang sebenarnya anda cari?. Kenapa anda memilih untuk bersembunyi begini".Guman sang asisten nya bingung.


Sedangkan sang pria yang tadi di panggil tuan. Saat ini sedang menatap jalanan lurus kedepan. Tapi tatapannya nampak begitu banyak menyimpan kesedihan yang mendalam. Entah apa yang membuat pria itu begini. Begitu banyak rahasia yang ia simpan.


Namun, di lain sisi ia juga sudah bersumpah dan berjanji pada seseorang untuk melakukan apapun yang di perintahkan nya. Oleh, sebab itu ia malah terjebak pada kehidupan seseorang yang sudah menyelamatkan dirinya beberapa tahun yang lalu. Hutang budi yang membuatnya harus tetap menyembunyikan identitas nya. Demi sebuah janji pada orang yang sudah tiada.


Begitu banyak kebaikan seseorang padanya. Hingga ia tidak akan menyerah begitu saja saat ini. Ia akan melanjutkan harapkan seseorang itu. Sampai ia berhasil membuktikan jika dia adalah manusia yang amanah.


AYOOO YANG BELUM MAMPIR KE NOVEL BAMBANG AL , MONGGO ZEYENG!!!


INI JUDULNYA YA 😁😁😁SILAKAN DI CEK DI BIO NYA OTHOR YAA GENGS πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1



__ADS_2