Posesif Husband

Posesif Husband
Saran Mommy Shasa


__ADS_3

Suasana di kediaman Tomy dan Tiara tiba tiba saja menjadi ramai dan heboh karena kedatangan biang rusuh si Shasa. Bahkan Shasa dan Tiara kalau udah ketemu klop sekali. Membuat para suami hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja.


Mempunyai istri bar bar dan superaktif seperti keduanya adalah bonus yang tak pernah mereka duga. Sedangkan mereka berdua adalah tipe pria yang kaku dan datar. Sangat bertolak belakang akan sifat para istri yang cenderung urakan dan penuh kekonyolan.


Shasa sejak tadi tak pernah lepas dari baby Tora. Membuat twins melotot tajam pada Mommy nya. Sedangkan para suami sekarang lebih memilih untuk pergi dari ruangan itu. Mereka akan jauh lebih baik membahas masalah pekerjaan dan bisnis. Daripada harus ikut mendengarkan obrolan obrolan para istri yang selalu saja absurd dalam berkata.


Selain menghindari hal yang di inginkan karena ucapan kedua wanita itu yang memicu tentang hasrat. Karena jujur saja Candra bukanlah pria yang kuat iman. Apalagi harus mendengar kata kata istri nya itu. Bahkan ia selalu saja khilaf dan kalab akan pesona tubuh sang istri.


Kalau memang si Candra itu pria berotak ************. Iman cetek , isi otaknya penuh kecabulan tinggi. Apalagi jika terlalu lama menatap sang istri.

__ADS_1


"Wah, putramu benar benar sangat tampan Ra". Sejak tadi Shasa selalu saja memuji ketampanan baby Tora. Bahkan ia sangat gemas melihat nya. Shasa juga terus terusan memeluk tubuh baby mungil itu.


" Namanya juga cowok. Kalau cantik bisa gawat dong". Sahut Tiara sembari terkekeh. Ia juga tampak gemas dengan baby twins yang sedang saling tendang di dalam stroller nya.


"Sayang, bermain nya jangan saling menyakiti dong!!! ". Tiara terpaksa harus menggendong salah satu baby Twins saat Ayana menangis karena sang kakak tenaga nya kuat sekali. Dan menendang adiknya gak kira kira.


"Bagaimana mereka besar nanti ya?. Apa mereka juga akan terus seperti itu? ". Tiara jadi membayangkan ketika Twins dewasa. Dan Tiara malah terkekeh sendiri.


" Entahlah, aku saja masih belum paham dengan mereka. Twins hanya nurut dengan Daddy nya saja. Apalagi Alana sepertinya ia memang menuruni sifat Daddy nya. Lihat saja dia itu!!. Susah sekali untuk tersenyum dan sangat kaku". Tutur Shasa yang sudah menebak kedua baby nya akan memiliki sifat dan karakter yang berbeda.

__ADS_1


Tiara pun sejak tadi sudah memperhatikan kedua baby cantik dan gemoy itu. Keduanya memang memiliki wajah yang sama. Namun, sifat keduanya sangat berbeda. Jika Ayana lebih sering tersenyum saat di ajak bicara. Sedangkan Alana cenderung masam. Bahkan ia sangat jarang sekali tersenyum. Meskipun yang menggodanya sudah capek. Berbeda saat melihat wajah sang Daddy, maka Alana akan langsung tersenyum tanpa harus diminta


"Bagaimana kalau meraka sudah dewasa nanti. Kita jodohkan saja Tora dengan salah satu putriku ini??? ". Celetuk Shasa yang langsung terkekeh. ".Pasti sangat serasi sekali mereka". Sambungnya sembari terus melontarkan pujian pujian nya.


Baby Alana langsung menatap wajah Mommy nya dengan tajam. Seolah ia tidak terima begitu saja, saat sang Mommy malah membahas perjodohan. Sedangkan baby Ayana malah langsung tersenyum, Seakan ia setuju apa yang dibahas oleh sang Mommy.


" Kalau aku sih terserah mereka saja nantinya!!. Karena perasaan itu tidak bisa di paksakan Sha". Jawab Tiara yang tidak mau anak anak malah jadi tertekan nantinya karena perjodohan yang mereka buat sendiri.


Tiara sangat paham bagaimana rasa cinta yang di paksakan itu. Tiara juga tidak mau jika sampai anak anak nantinya malah saling menyakiti satu sama lainnya. Urusan cinta itu adalah sangat sensitif sekali karena itu menyangkut perasaan. Dan bahkan menyangkut masa depan.

__ADS_1


__ADS_2