
Wanita cantik dengan rambut panjang sebahu berjalan bergandengan tangan dengan pria tampan yang telah berstatus suami. Mulai melangkah keluar rumah. Karena seperti biasa kegiatan pagi hari keduanya. Si suami yang akan berangkat bekerja. Sedangkan si istri yang akan pergi ke kampus menempuh pendidikan.
Perut buncitnya pun tak pernah menjadi penghalang untuk dirinya melakukan aktivitas. Dengan sangat sabar Candra mengimbangi langkah istrinya. Dan pagi ini ia harus berangkat ke kantor dengan membawa mobilnya sendiri. Sebab, sang asisten sudah meminta izin untuk datang sedikit terlambat.
"Sayang, ingat bulan depan kau sudah harus mengambil cuti kuliah!!! ". Candra melirik istrinya yang saat ini malah masih sibuk ngemil salad buah yang selalu ia bawa saat ia akan ke kampus.
" Kau dengar tidak??? ". Tanya Candra kembali karena istrinya masih saja diam belum menjawab apa yang tadi ia katakan.
" Iya bang iya. Aku dengar " . Sahutnya sambil mengunyah salad buah segar .
Candra menggelengkan kepalanya seraya menarik nafasnya kasar. Shasa benar benar tidak memperdulikan tubuhnya lagi selama ia hamil. Ia juga tidak bisa mengontrol makan nya. Hingga kini tubuhnya sudah bulat dengan perut buncitnya. Pipinya saja sudah sangat tembem dan Chubby.
Tapi Candra tak pernah protes sedikitpun tentang bentuk tubuh istrinya. Sebab, baginya bagaimana pun penampilan istrinya saat ini. Shasa masih tetap terlihat cantik dan juga seksi dengan versi nya sendiri. Begitulah cara Candra mensyukuri dan mencintai pasangannya.
Hidupnya begitu banyak perubahan setelah ia mengenal Shasa. Namun sampai detik ini Candra tak pernah lengah untuk terus mencukupi kebutuhan dan juga memperhatikan kehidupan bik imah. Ibu dari Miki yang sampai saat ini wajah tampan itu masih saja melekat pada wajah Candra.
🌿🌿🌿🌿🌿
__ADS_1
Mobil yang kendarai Candra telah memasuki area parkiran kampus istrinya. Setelah memarkirkan mobilnya Candra langsung turun dan mengitari mobilnya untuk membantu membukakan pintu mobil istrinya.
"Terimakasih Dad". Ucap Shasa sambil tersenyum.
" Teruslah memanggilku dengan panggilan seperti itu sayang!! ". Pinta Candra sambil menatap penuh cinta sosok wanita cantik yang telah hampir satu tahun ini mendampingi hidupnya.
Mereka hanya sedikit lambat diberi kepercayaan untuk mendapatkan momongan. Hingga di usia pernikahan yang ke empat bulan akhirnya istrinya bisa hamil. Dan kabar yang paling membahagiakan lagi adalah mereka langsung diberi dua sekaligus.
" Akan aku usahan sayang" . Sahut Shasa sembari mengambil tangan suaminya dan mencium nya dengan takzim.
Tak lupa Candra mendaratkan kecupan singkatnya pada kening dan juga bibir istrinya. Tak perduli meskipun mereka selalu menjadi pusat perhatian semua orang. Bagi Candra itu tidak akan menjadi dosa. Karena Shasa juga adalah pasangan halalnya.
Shasa melambaikan tangannya saat mobil suaminya mulai melaju pergi meninggalkan area kampus dan hilang dibalik pagar kampusnya.
Baru saja ingin beranjak pergi dari parkiran kampus. Langkahnya kembali terhenti ketika melihat mobil mewah milik asisten suaminya datang. Benar saja tak lama Tiara mulai turun dari mobil mewah tersebut dengan senyum yang merekah.
"Loe kenapa ??. Habis di genjot ya? ". Ledek Shasa saat melihat cara jalan sahabatnya yang sedikit merangkak.
__ADS_1
" Gue masih lemes tau. Bantuin napa?". Seru Tiara yang sedikit kesal karena Shasa malah menertawakan nya.
" Lagian gak kira kira sih. Doyan mah doyan, tapi gak kek gini juga kali. Masa jalan aja ampe susah". Lagi lagi Shasa malah tertawa terbahak bahak akan kelakuan Tiara.
" Halah udah deh gak usah ngeledek gua! Kayak elu bisa stop aja kalau lagi enak enaknya".
" Emang segede apa sih? ". Selidik Shasa mulai penasaran.
" Hem... " . Tiara mengangkat lengan tangannya. Membuat Shasa malah semakin sakit perut ". Bayangkan gimana coba masuknya? ".
" Gila loe yah. Ngap ngap dong elu kalau kayak gitu".
" Mirip ikan kekurangan air gue". Jawab Tiara konyol. " Tapi bikin nagih ". Sambungnya lagi sambil tersenyum mesum.
" Astaga... Dasar peak".
"Emang loe enggak??? ". Balas Tiara dengan menyenggol bahu sahabat nya itu.
__ADS_1
" Iya gak lah". Jawabnya santai. " Gak salah lagi maksudnya ". Gelak tawa keduanya pecah membuat mereka menjadi pusat perhatian para anak anak kampus. Kelakuan kedua bumil cantik itu benar benar prontal dan tak tahu tempat untuk bicara absur.