
"Loe ini dasar adik durjana. Bukannya bantuin malah ngetawain abang. Gimana sih??? ".Gerutu Nikki kesal.
" Abang itu emang pantes di jodohin. Biar kagak gatel lagi kesemua anak gadis orang".Ketus Shasa sambil terus saja terkekeh.
"Dek, abang itu gak gatel cuma...
" Kegatelan ".Potong Shasa yang semakin terpingkal pingkal. Bahkan Shasa sampai meneteskan air matanya saking serunya menertawakan abangnya.
" Eh, abang mau kemana???".Cegah Shasa cepat sebelum Nikki pergi meninggalkan kamarnya.
Karena rasa kesalnya pada Grandma Yuna. Kini malah ditambah lagi akan ke durjanahan sang adik satu satunya itu. Membuat Nikki memilih untuk keluar saja dari kamar Shasa.
"Mending gue istirahat di kamar gue aja. Daripada disini yang ada mata gue makin sepet lihat adik gue yang kagak ada akhlak kayak elu Sha".Cetus Nikki kesal.
" Tunggu bang!!!. Ada sesuatu yang mesti Shasa bahas sama abang".
Shasa bangkit dari ranjangnya. Dan berjalan mendekati Nikki. "Bang Niko akan pulang ke Jakarta. Dan bang Niko nyuruh kita buat bantuin acara besok malam surprise Daddy dan Mommy".Bisik Shasa pelan.
" Serius bang Niko pulang??? ".Anggukan kepala Shasa membuat Nikki berbinar saking senangnya.
" Tumben abang seneng banget denger bang Niko pulang. Biasanya lesu kayak ayam kena racun".Ledek Shasa sambil mengulum senyumnya. Karena Shasa tahu Nikki akan merasa tersaingi oleh ketampanan Niko jika Niko ada di rumah ini.
Tapi kali ini Nikki malah terlihat sangat senang sekali. Tentu saja membuat Shasa sedikit curiga.
__ADS_1
"Pucuk dicinta ulam pun tiba. Allah itu maha baik ya dek. Kalau bang Niko pulang berarti abang bisa bujuk Grandma buat jodohin aja gadis itu sama abang Niko. Kan bang Niko lebih pantas menerima perjodohan ini".Nikki semakin tertawa. Karena ia sudah merencanakan sesuatu nantinya.
" Emang bang berani berhadapan sama bang Niko??? ".Ledek Shasa sambil mengangkat sudut bibirnya.
" Bantuin dong dek!!!. Ya... ya... Please!!! ".Mohon Nikki sambil menangkupkan kedua tangannya. Memohon pada Shasa agar adiknya itu mau membantu nya.
" Ogah... "Sahut Shasa cepat. Membuat Nikki mencelos kesal.
" Udah, pkoknya nanti kalau abang Niko sampai bandara. Itu tugas bang Nikki buat jemput bang Niko ya!!. Urusan Daddy dan Mommy serahkan saja sama gue".Ucap Shasa bangga. Karena kalau urusan membujuk dan merayu itu salah satu keahlian Shasa.
"Oke siap".Jawab Nikki singkat.
🌿🌿🌿🌿🌿
Sedangkan di kota yang berbeda saat ini seorang gadis cantik nampak mengembangkan senyumnya. Saat ia membaca pesan dari pria yang selama ini berhubungan baik dengannya. Mendengar kabar kepulangan nya saja sudah membuatnya senang.
Mereka berdua sudah berteman sejak kecil. Tapi karena kedua orang tuanya memutuskan untuk pulang ke kampung halamannya. Sejak itulah mereka berdua terpisahkan.
Tapi ketika mereka beranjak remaja. Tak sengaja bertemu kembali dalam Olimpiade cerdas cermat. Kebetulan waktu itu gadis ini adalah perwakilan dari SMP nya. Begitupun dengan sang pria yang menjadi walik dari sekolah nya juga.
Sejak itulah keduanya kembali saling berkenalan secara tak sengaja. Dan berteman, Bahkan keduanya sudah bertukar nomor ponsel. Sehingga pada akhirnya keduanya ingat jika waktu kecil mereka sempat menjadi teman.
Dor....
__ADS_1
"Astaghfirullah... " Ucap Gadis itu terkejut karena ulah teman temannya.
"Makanya jangan melamun mulu dong. Mana senyam senyum sendiri lagi. Kayak orang stres loe Cha".Ledek salah satu teman kampusnya.
" Hayo ngapain loe???. Jangan jangan lagi mikirin sesuatu ya???".Sambung teman nya yang lainnya sambil terkekeh.
"Apaan sih??. Nggak ada kok".Bohongnya sambil mengelak. Agar teman temanya tidak semakin meledek nya.
" Camping yok!!!. Anak anak ngajak ngecamp tuh ke puncak besok malam".Ucap teman nya yang lain.
"Aduh, Maaf kayaknya kalau besok nggak bisa deh".Tolak gadis itu halus. " Gue ada acara keluarga soalnya".Sambungnya lagi.
"Yah... gak asyik dong gak ada loe Cha".Sahut seorang pria yang merupakan ketua BEM di kampus itu.
" Ciye... ciyee... Kak Agus bisa aja. Ayo Cha kapan lagi bisa ngecamp bareng sama kakak senior".
"Iya tuh bener Cha. Lagian loe kan putri kampus. Masa iya gak ikutan. Ini kan acara semesteran kita Cha".Bujuk teman temannya yang lain.
" Duh gimana ya???. Kalian dadakan sih ngomongnya. Gue kan belum prepare ".Sahut Gadis yang di panggil Icha itu.
" Yaudah gimana nanti pulang ngampus gue bantuin loe buat beli semua perlengkapan camping nya elo cha???. Sekalian gue juga mau beli sesuatu ".Saran Agus ketua BEM yang sudah lama menaruh hati dengan Icha. Tapi Icha hanya menganggapnya sebagai kating dan teman saja tidak lebih.
Gue ikut ya kak!!! ".Seru Ratih teman kampusnya Icha.
__ADS_1
" Iya boleh, yang lain kalo mau ikutan juga boleh. Biar kita perginya rame rame aja!!! ".Jawab Agus sambil tersenyum.
TBC