
Regen terus mencengkram pergelangan tangan cinta.Membuat Cinta kesulitan untuk berdiri dari tempat duduknya.Apalagi dengan kondisi perutnya yang buncit itu.Karena setiap kali ia duduk pasti berdirinya selalu dibantu oleh suami ataupun Tia ketika dikampus.
Tia yang melihat Cinta kesulitan untuk bangkit dari tempat duduknya berniat untuk membantu melepaskan cengkraman Regen dan ingin membantu Cinta.Namun niat itu di urungkan oleh Tia saat bariton suara pria memecah ketegangan antara cinta dan juga Regen.
"Lepaskan tangan Nyonya Cinta!!!!".Suara tegas Lana dari arah belakang membuat Cinta dan juga Regen menoleh.
Sedangkan Tia hanya diam di tempatnya berdiri.Ia tahu bagaimana sikap tegas seorang Lana asisten kepercayaan suami cinta itu.
Regen mengerutkan keningnya dan menatap Lana secara intens.Tapi cinta langsung tersenyum senang melihat kedatangan Lana diwaktu yang tepat seperti ini.
Lana menarik paksa tangan Regen dan mencekal nya agar tangan cinta bisa terlepas.Hal itu tidak di sia siakan oleh Cinta.Ia langsung menarik tangannya kembali dan membuat pergelangan tangannya memerah akan ulah Regen.Lana langsung menoleh kearah tangan cinta.
"Anda baik baik saja Nyonya???".Tanya Lana khawatir karena tangan istri bosnya sampai merah begitu.
"Aku baik baik saja Lani".Sahut Cinta sambil tersenyum.
Lana langsung menatap kembali wajah Regen dengan tatapan tajam dan penuh intemidasi.Membuat Regen sedikit menciut dibuatnya.Tapi Regen berusaha untuk tetap tenang.
"Kau".Ucap Lana sambil melirik kearah Tia".Tolong Bantu Nyonya Cinta untuk berdiri!!!".Sambungnya lagi membuat Tia langsung mengangguk kan kepalanya dan ingin membantu Cinta berdiri.
Lagi lagi Regen bingung kenapa berdiri saja cinta harus membutuhkan bantuan.Karena ia tidak tahu jika cinta saat ini tengah hamil besar.ia memang melihat perubahan wajah cinta yang cubby tapi hal itu membuatnya berpikir jika cinta memang sangat cantik saat ini.Karena tubuhnya terlihat berisi.
__ADS_1
Regen membukatkan matanya sempurna saat melihat cinta sudah berdiri dan mihat perut buncit cinta yang dilapisi dress longgar itu tapi tetap saja perut buncit cinta masih sangat terlihat nyata.
"Cinta...Kamu...."Suara Regen tercekat ia tidak bisa melanjutkan ucapannya lagi saat melihat kondisi cinta yang tengah berbadan dua itu.
"Iya cinta sedang hamil karena dia sudah menikah dengan pria yang jauh lebih baik dan jauh lebih sempurna dari elu".Seru Tia sambil tersenyum.
Deg ...
Regen membatu ditempat,ia tidak bisa berkata kata lagi bahkan ia masih setengah tidak percaya jika Cinta sudah menikah dan kini sudah hamil besar seperti saat ini.Karena Regen tidak pernah menerima kabar berita jika putri semata wayang tuan Hendrawan sudah menikah.
"Mending loe cari mangsa lain saja deh!!!.Jauh jauh dari Cinta!!!.Karena suaminya bukan orang sembarangan".Ucap Tia sambil menggandeng tangan cinta ingin pergi dari tempat itu.
"Nggak ....Nggak mungkin...Lo bohong kan cinta???".Seru Regen masih belum terima jika ia sudah kehilangan cinta.
Setelah mengatakan itu Lana pun langsung beranjak pergi dan sebelumnya ia sempat membayar semua bil tagihan milik Cinta dan juga Tia tadi.Sedangkan Regen masih saja tak bergeming sambil tetap berdiri menatap kepergian Cinta dan juga Tia.
Regen meremas rambutnya kasar".Ah,sial...Gue kalah cepet nih.Sial...sial....kalau begini caranya perusahaan papa akan benar benar hancur".Upat Regen prustasi.
Ya Regen kembali ke Jakarta hanya untuk mendekati cinta dengan tujuan agar perusahaan orang tuanya kembali jaya lagi.Sebab saat ini perusahaan orang tuanya sedang dalam masalah besar.Dan terancam gulung tikar jika tidak secepatnya mendapatkan suntikan dana.
Oleh sebab itu Regen dan papa nya berencana menjodohkan Regen dengan cinta.Karena hanya perusahaan Hendrawan yang ia kenal yang mampu memberikan pertolongan.Oleh sebab itu kedua orang tua Regen menyuruh Regen untuk mendekati cinta kembali.Sebab,mereka tahu dulu cinta sangat mencintai putra mereka itu.Jika saja dulu mereka tahu jika cinta adalah putri semata wayang tuan Hendrawan.Maka tidak mungkin mereka menolak putranya berhubungan dengan cinta.
__ADS_1
Sebab dulu cinta selalu menyembunyikan indentitas dirinya.Lagian dulu cinta dekat dengan Regen waktu masih duduk di bangku SMA.Tapi,baru juga jadian satu hari Regen malah kencan dengan gadis lain yang menurutnya jauh lebih baik daripada cinta.
Bahkan kedua orang tua Regen melarang keras jika Regen dekat dengan cinta oleh mereka menyangka jika cinta tidak layak dan berbeda kasta dengan mereka.Penampilan cinta yang dulu dengan yang sekarang sangat jauh berbeda.Dulu cinta lebih suka berpenampilan sederhana dan apa adanya.Bukan karena kedua orang tuanya pelit ataupun apa.Tapi,Mommy Yuna sengaja membuat penampilan putrinya jelek agar cinta bisa terhindar dari hal hal yang buruk.Dan yang lebih penting tidak akan didekati oleh banyak pria.
Regen ikut keluar dari restoran itu dan mencari keberadaan cinta.Ia masih saja nekad dan sekaligus penasaran dengan kehidupan cinta yang sekarang.Dan ia juga penasaran siapa suami cinta.Hingga punya asisten pribadi seperti Lana tadi.
Regen mengikuti cinta dan Tia yang juga sedang di ikuti oleh Lana dari arah belakang dan diam diam.Bahkan Regen mengikuti cinta sampai di parkiran mall.Mata Regen tak pernah berkedip sedikitpun saat melihat seorang pria turun dari mobil dan langsung menghampiri cinta serta memeluk tubuh cinta dengan sangat mesra.Hal itu membuat Regen mengepalkan tangannya.
"Awas aja Lo,berani rebut cinta dari gue".Sinis Regen sambil melangkah pergi dengan penuh emosi.
Sedangkan didalam mobil saat ini Cinta sudah bersender pada bahu suaminya.Ia sedikitpun tidak melepaskan tangannya yang bergelayut manja dilengan Anton.
"Hubby kok pulang nggak kasih kabar dulu???.Mana sejak tadi ponsel Hubby tidak bisa dihubungi lagi".Gerutu cinta sedikit kesal.
"Maaf sayang,lupa charger soalnya lagi dijalan.Tapi yang penting sekarang aku udah pulang dan ada disini sama kamu".Anton mengecupi pucuk kepala istrinya berkali kali.Membuat sang sopir mengulum senyumnya.
Sedangkan Lana saat ini ditugaskan untuk mengantar Tia pulang kerumahnya.Karena niat ingin shoping jadi Gatot gara gara kedatangan tamu tak diundang si Regen tadi.
"By...."
"Hm..."
__ADS_1
"Si Lani sudah punya kekasih belum???".Tanya Cinta sambil mendongakkan kepalanya menatap wajah tampan suaminya.Yang terlihat letih dan lelah itu tapi masih sempat untuk menyusulnya ke Mall hanya untuk menjemput dirinya.