
"Pagi Dad, Pagi Mom".Sapa Shasa saat ia baru saja masuk kedalam ruang makan dengan menggandeng mesra lengan tangan suaminya.
" Pagi... ".Sahut Anton datar. Sedangkan Cinta menatap kesal pada putri dan juga menantunya itu.
Bagaimana ia tidak kesal, kegiatan nya semalam harus tertunda karena ulah sang menantu yang durjana itu. Dengan wajah tanpa dosanya pagi ini malah terlihat tersenyum manis ikut menyapa kedua mertuanya.
Raut wajah Cinta nampak tak bersahabat pagi ini. Tapi tak membuat sepasang sejoli itu bereaksi apapun. Hingga Niko dan Icha datang ke meja makan untuk sarapan. Raut wajah Cinta malah semakin nampak kesal.
"Pagi semuanya".Seru Icha sembari mendaratkan bokongnya di salah satu kursi yang sudah ditarik oleh suaminya.
" Terimakasih sayang".Ucap Icha tersenyum manis pada suaminya. Niko pun hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
Hal itu justru membuat Cinta menatap tajam pada putra sulungnya dan juga melirik jengah akan kemesraan Candra dan Shasa. Yang tak kalah memuakkan dimata Cinta pagi ini.
"Sean, nanti kalau udah gede, udah dewasa, udah bisa cari uang sendiri dan udah punya pasangan hidup , Kelakuannya yang wajar wajar saja ya sayang!!. Jangan kayak ....
" Sayang.... ".Anton langsung memotong ucapan istrinya. Membuat Cinta langsung mencebikkan bibirnya kesal.
__ADS_1
Cinta pun langsung beranjak pergi dari meja makan. Dengan menggendong Sean dan membawa piring sarapan nya menuju arah taman belakang. Meninggal kan suami dan juga anak serta menantunya.
" Mommy kenapa Dad??? ".Tanya Shasa yang tak paham akan sikap Mommy nya pagi ini.
" Kurang jatah".Sahut Anton dan ikut beranjak dari sana menyusul istrinya yang sedang ngambek.
Sedangkan Candra hanya bisa menggaruk tekuknya yang tidak gatal. Karena hanya dia yang tahu apa yang menyebabkan Mommy mertuanya memasang wajah kesalnya saat ini.
🌿🌿🌿🌿🌿
Ia juga sudah tidak mabuk saat bangun tidur. Mungkin vitamin nya semalam menawarkan dirinya kembali. Efek vitamin pertempuran nya dengan sang istri membuat Candra jauh lebih baik.
"Aku berangkat dulu sayang. Jangan aneh aneh dirumah!! ".Ucap Candra sebelum dia menaiki mobilnya yang sudah ada Tomy di sana.
" Siap sayang".Shasa menjawab dengan senyum dibibirnya.
Candra juga mewanti wanti istrinya agar tidak nakal. Sebab, Shasa selalu saja ada cara untuk membuat Candra kelimpungan ketika di perusahaan. Dari mulai mengirim foto berpakaian seksi, kadang juga mengirim video layaknya model majalah dewasa lainnya.
__ADS_1
Terang saja Candra tak bisa berpikir waras kala melihat semua itu. Candra yang memang memiliki iman cetek memang otaknya hanya sebatas ************. Tak akan bisa menunda nya lebih lama lagi. Ujung-ujungnya Tomy yang jadi kelabakan sendiri karena bosnya langsung mendadak pulang. Dan melemparkan semua pekerjaannya di kantor pada asisten nya begitu saja.
"Awas saja kalau mengirim foto foto aneh lagi. Aku tidak akan segan untuk mengurungmu selama satu bulan di dalam kamar. Dan tak kubiarkan kau istirahat dengan baik".Ancam Candra tegas.
Shasa hanya terkekeh sambil meneguk salivanya dengan susah. Membayangkan nya saja Shasa ngeri apalagi jika itu benar terjadi. Bisa bisa ia tidak bisa jalan dengan benar nantinya. Sedangkan satu malam saja suaminya itu mampu bermain hingga tiga sampai empat kali. Jika dituruti sampai pagi.
Apalagi jika dikurung selama satu bulan. Bisa bisa ia jalan memakai kursi roda juga nantinya. "Iya iya sayang aku akan jadi istri yang kalem hari ini".Jawab Shasa sambil tersenyum.
" Bagus, tapi kalau malam hari liar pun akan lebih baik sayang ".Bisik Candra mengulum senyum nya.
" Itu sih maunya kamu bang".Sahut Shasa mengerucutkan bibirnya.
Shasa pun mencium punggung tangannya secara takzim sebelum Candra benar benar beranjak dari hadapannya.
"Hati hati sayang!!!. Jangan genit genit sama cewek cewek di kantor!!! ".Teriak Shasa sambil. terkekeh.
Shasa melambaikan tangannya ketika mobil Candra mulai melaju meninggalkan perkarangan rumahnya yang mewah itu. Sedangkan Niko sudah berangkat duluan bersama Icha istrinya. Karena mereka seperti biasa harus bekerja.
__ADS_1