Posesif Husband

Posesif Husband
Kayak Lampu Taman Dong


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul 12 siang dimana para karyawan sudah mulai keluar menuju kantin perusahaan untuk makan siang. Dan ada juga beberapa yang memilih gofood.


Cinta juga sudah membersihkan dirinya. Dan kini sudah rapi kembali dengan setelan dress bewarna blue yang hanya sebatas lutut. Untung saja di ruang kerja suaminya ada tempat istirahat dan juga beberapa pakaian ganti yang sudah disiapkan saat mereka memang harus mengganti pakaian mereka sewaktu di perusahaan suaminya itu.


Anton pun baru saja selesai meeting ia keluar ruangan rapat di ikuti oleh Lana yang selalu setia berada di dekat bosnya.


"Lana, Bagaimana perkembangan hubungan kalian berdua, setelah Tia melanjutkan study nya di luar Negeri??? ".Tanya Anton sambil melirik kearah Lana sebelum mereka masuk kedalam lift.


" Ternyata LDR itu tidak enak tuan".Seru Lana jujur.


Anton hanya tersenyum sambil menepuk bahu Lana. "Kalian jangan sampai putus komunikasi!!!. Karena saat kita jauh dari pasangan kita, maka akan sangat banyak jalan dan waktu untuk memberi peluang bagi orang ketiga!!!. Sesibuk apapun kita harus tetap menjaga komunikasi dengan baik!!! ".Ucap Anton memberi masukan untuk sang asisten.


" Iya tuan, Terima kasih untuk masukan nya!!! ".Sahut Lana tulus. Anton pun menganggukkan kepalanya.


" Karena rasanya akan sangat kecewa dan sangat merasa bersalah jika sampai pasangan kita pergi oleh ulah kita sendiri. Apalagi karena keegoisan kita ".Sambung Anton sambil tersenyum.


Lana yang paham masa lalu bosnya hanya bisa menganggukkan kepalanya saja. Lana sangat tahu bagaimana Anton terpuruk karena orang sangat ia cintai pergi dan memutuskan menikah dengan pria lain. Karena Anton tidak bisa memberi kepastian pada sang kekasih.


Hingga akhirnya Anton sendiri yang terluka dan harus menerima keputusan yang di ambil oleh kekasihnya untuk mengakhiri hubungan mereka.


Ting...


Pintu lift terbuka Anton dan Lana langsung keluar dari dalam lift. "Kau boleh istirahat sekarang!!. Dan aku akan pergi makan siang di luar bersama istriku".Ucap Anton setelah ia sampai didepan pintu ruangannya.

__ADS_1


" Baik tuan".Sahut Lana. "Kalau begitu saya permisi dulu".Pamitnya sopan. Anton hanya berdehem ria.


" Dan kau juga Rani. Makanlah yang banyak agar kau tidak semakin kurus".Seru Anton setengah meledek Rani sang sekretaris nya.


Setelah mengucapkan itu Anton langsung masuk kedalam ruang kerjanya. Sedangkan Lana nampak terkekeh melihat wajah Rani yang masam akan ledekan bos mereka.


"Makanya tidak usah diet diet segala. Wajar saja suami kamu pergi cari wanita lain lagi. Orang badan kamu aja udah kayak triplek gitu. Ya terang saja dia cari yang lebih berisi dan montok".Ledek Lana sambil terkekeh.


" Laki laki sama saja. Tidak pernah cukup dengan satu wanita. Itu tandanya laki laki tidak bersyukur. "Jawab Rani.


" Ciye yang masih sakit hati karena suaminya selingkuh".Goda Lana. Yang membuat Rani semakin terlihat kesal.


"Hei, dan ingat masih banyak pria yang bisa setia dan sangat menjaga pasangan nya. Salah satunya bos kita, ingat itu!!! ".Seru Lana penuh penekanan.


Membuat Lana langsung melotot tajam kearah Rani. " Dan saya juga salah satunya".Sahut Lana lagi. Rani hanya mengulum senyumnya saat ia bisa membalas asisten bosnya yang sama datar nya dengan pimpinan perusahaan itu.


🌿🌿🌿🌿🌿


Anton dan cinta kini sudah berada di dalam restoran khas Sunda. Dimana Cinta sendiri tadi yang meminta untuk makan di restoran ini. Seperti baby twins ingin makan siang dengan menu makanan yang selalu menggoyang lidah. Salah satunya adalah karedok.


Sayuran segar yang di campuri dengan saus kacang. Dengan sebutan lain adalah salad sayur khas sunda.Bahkan cinta nampak lahab sekali menikmati makan siangnya. Ia juga makan tidak menggunakan sendok dan garpu lagi.


Membuat Anton hanya bisa mengulum senyumnya saja. Anton juga senang jika istrinya sudah bisa makan dengan nyaman. Dan tidak mual mual lagi. Cinta juga sekarang lebih doyan makan sambal. Bahkan selalu ingin makan makanan yang pedas pedas.

__ADS_1


Kadang Anton jadi ngeri sendiri melihat cara makan istrinya. Seperti saat ini cinta terlihat tidak kepedasan sama sekali saat ia mencocolkan lalapan ke sambal terasi yang menurut Anton rasanya sangat aneh dan sangat pedas.


"Sayang, kurang kurangi makan sambelnya!!!. Nanti kalau anak kita botak bagaimana??? ".Seloroh Anton


" Hahaha... Kayak lampu taman dong by".Sahut Cinta sambil terkekeh.


"Kalau cowok sih gak masalah, gimana kalau cewek kan gak lucu sayang".Sambung Anton lagi.


" Tinggal pakai hijab aja by atau pake wig. Gitu aja repot".Jawab Cinta dengan santainya.


Anton hanya bisa menghela nafasnya saja. Percuma saja membujuk istrinya yang selalu saja bisa menjawab ucapannya.


"By, aku mau nambah lagi dong!!! ".Seru Cinta sambil tersenyum. Sedangkan Anton melotot sempurna karena istrinya itu sudah 3 kali ini nambah.


"Kamu belum kenyang sayang??? ".Tanya Anton heran.


Cinta langsung menggelengkan kepalanya".Hubby lupa kalau aku bukan hanya makan sendiri sayang. Ada twins juga yang ikut makan".Tutur Cinta sambil nyegir kuda.


" Ya, wanita memang selalu benar ".Jawab Anton mengalah.


Dan Anton pun langsung mengambilkan kembali nasi serta lauk nya untuk istrinya. Benar saja cinta pun masih tampak lahab memakan semua makanan nya. Hingga habis tak bersisa.


**TBC

__ADS_1


Satu bab aja ya gengs hari ini, soalnya bonus buat para readers Bambang Anton di hari weekend πŸ™πŸ™πŸ™πŸ˜‚**


__ADS_2