
Keesokan harinya Tomy yang sudah stay di depan pintu mobil. Nampak mengerutkan keningnya saat melihat Candra terlihat sedikit tak bersemangat. Jalan saja ia nampak lesu. Wajahnya bahkan terlihat kurang tidur.
"Anda baik baik saja tuan??? ".Tanya Tomy tiba tiba.
" Hm".Sahut Candra singkat padat jelas.
"Tapi seperti nya hari ini anda tampak tidak bersemangat tuan. Tidak seperti biasanya? ".Tomy mulai kepo akan Bos nya itu.
Candra menoleh kebelakang untuk memastikan istrinya tidak ada disana. Sebelum ia menjawab pertanyaan sang asistennya. Karena jujur semalam ia bagaikan di kerjai habis habisan oleh Shasa. Bahkan Candra tak bisa memejamkan matanya barang sedetik saja. Alhasil pagi ini ia begitu lemas dan lesu karena kurang istirahat.
"Kenapa Tuan??? ".Tomy kembali bertanya dengan wajah bingungnya.
" Abaaanggg.... "Teriak Shasa dari arah dalam rumah. Membuat Candra malah mempercepat langkahnya untuk segera masuk kedalam mobilnya.
" Tom, ayo kita berangkat sekarang!!! ".Seru Candra yang sudah masuk kedalam mobil dan menutup pintu mobilnya sendiri.
" Buruan jalan kan mobilnya!!! ".Seru Candra lagi saat Tomy sudah masuk. Ia juga terus me. perhatikan arah teras rumahnya.
Sungguh Candra bagaikan seorang pengecut yang lari dari masalah nya. " Huh... "Candra langsung menghembus kan nafasnya lega. Ketika mobil yang ia tumpangi sudah keluar dari pagar rumah mewahnya.
__ADS_1
" Anda kenapa tuan???. Bukankah tadi Nyonya memanggil manggil anda??? ".
" Kau akan tahu jika istrimu nanti hamil juga Tom".Jawab Candra tanpa ingin menjelaskan apa yang sedang ia alami saat ini.
"Bagaimana dia bisa hamil. Kalau kami saja masih belum mengadonnya tuan".Sahut Tomy lesu.
" What???. Jangan bilang kau tidak meminta hal mu itu Tom!!".Seru Candra sedikit meledek asisten nya itu. "Atau jangan jangan alat tempurmu itu tidak berdiri lagi".Candra langsung tertawa terbahak bahak sendiri membuat asisten Tomy kesal. Tapi ia juga tidak berani untuk membalas kata kata menyebalkan bosnya itu.
" Tom... Tom... Aku heran, kenapa kau bisa menahan nya semalaman. Padahal kau tidur sudah satu ranjang dengannya".Lagi lagi Candra malah meledek asisten nya tersebut.
"Gunakan kesempatan yang ada Tom!!!. Jangan hanya menunggu dia yang aktif".Sambung Candra yang notabene nya adalah mantan sang cassanova sejati. " Karena kenikmatan itu harus di jemput dan butuh pengorbanan Tom".Serunya sambil menepuk bahu Tomy yang masih fokus menyetir.
🌿🌿🌿🌿🌿
Sedangkan Shasa hanya bisa menggerutu kesal sejak tadi ia kesal. Karena suaminya berangkat kerja tanpa pamit padanya. Ia yang masih terlelap tidur karena semalaman ia juga tidak bisa memejamkan matanya. Lantaran dirinya ingin sekali mengerjai suaminya terus menerus.
Seakan ia mempunyai dorongan akan kejahilan yang telah ia perbuat semalaman. Dimana Candra harus sebentar bentar bangun. Hanya untuk menuruti permintaan istrinya.
Padahal sebelum tidur Shasa sudah membuatnya mencari jagung bakar. Beruntung tak jauh dari komplek rumah mewah nya. Ada yang jual jagung bakar. Jadi, Candra tak perlu mencari lebih jauh lagi.
__ADS_1
"Nyonya ini susunya!!!".Seorang pelayan menyodorkan segelas susu hangat untuk Shasa minum. Karena itu adalah susu khusus bumil.
" Iiihhh, kenapa rasanya sangat hambar bik??? ".Shasa pun mulai mengelap mulutnya dengan tisu di atas meja makan.
" Bukankah itu rasa favorit Nyonya??? ".Seru sang pelayanan jujur.
" Tolong ganti rasa yang lainnya aja bik!!!. Kalau stock nya habis bilang saja pada Tuan kalian!!! ".Perintah Shasa yang sudah tidak memiliki semangat lagi untuk melakukan apapun hari ini.
Untungnya kuliahnya sedang free. Jadi Shasa sudah membayangkan untuk tidur seharian di rumah. Mandi saja belum Shasa pagi ini. Tapi, meskipun belum mandi, Shasa masih terlihat sangat cantik
Sedikitpun tak ada yang kurang dari wajah cantik seorang Shasa. Mandi atau tidak ia masih tetap saja cantik. Karena memang dari orok udah kelihatan cantiknya.Keturunan Anton dan Cinta tidak bisa di ragukan lagi.
Bumil itu mengulum senyum nya ketika ia mengingat bagaimana keder nya Candra semalam. Tapi Shasa juga bingung kenapa dirinya begitu kejam seperti itu. Hingga ia saja sampai kesiangan bangun.
Saat bumil yang banyak pola itu sedang melamun membayangkan wajah kesal tapi tidak bisa marahnya Candra. Tiba tiba suara Tiara membuyarkan lamunan nya.
"Selamat pagi Nyonya Sultan".Sapa Tiara yang sudah nyelonong masuk begitu saja ke dalam ruangan makan dan ikut duduk di salah satu kursi di hadapan Shasa.
" Tiara, sejak kapan loe datang???. Kenapa gue gak denger suara mesin mobil sama sekali??? ".Shasa nampak terkejut melihat kedatangan sahabatnya pagi pagi begini kerumahnya.
__ADS_1
" Emang gue kagak naik mobil ataupun taksi ".Jawab Tiara santai Ia bahkan sudah menyambar pisang Ambon yang ada di meja makan