Posesif Husband

Posesif Husband
Rasa Bahagia


__ADS_3

Niko pun nampak gugup sendiri saat istrinya sudah lima menit yang lalu masuk kedalam toilet. Tapi sampai sekarang belum keluar keluar juga. Niko mondar mandir di depan pintu kamar mandi. Membuat Nikki dan Shasa juga ikutan pusing melihatnya.


Tadi setelah bertemu dengan Candra dengan tidak sengaja. Shasa pun langsung pulang dan inilah kegiatan mereka tiga saudara malam ini. Menunggu hasil test dengan harap harap cemas.


"Kenapa mba Icha tidak tahu kalau dia hamil?. Bukankah dia calon dokter?? ".Nikki mulai bertanya dengan kata sindiran nya.


" Calon dokter juga manusia biasa bang. Lagian siapa juga yang tahu orang hasilnya juga kita belum lihat. Bener apa enggak nya".Shasa yang menjawab pertanyaan Nikki dengan nada ketusnya.


"Dasar semua wanita itu sama saja. Sama sama keras kepala. Mudah emosian, kalau udah gitu tepung serbaguna aja bisa jadi serba salah".Gerutu Nikki sambil menepuk jidadnya sendiri.


" Curhat nih bang ceritanya??? ".Ledek Shasa kembali sambil tersenyum.

__ADS_1


Belum juga menjawab Pintu kamar mandi di samping dapur sudah terbuka. Art yang ternyata juga ikut penasaran kini mereka masih berdiri di samping dapur. Ingin tahu juga apa hasilnya.


Namun Icha malah memasang wajah sedihnya. Membuat Niko mengerutkan keningnya bingung. Apalagi ketika ditanya Icha malah diam. Sambil melangkah menuju meja makan kembali untuk duduk.


"Sayang, bagaimana hasilnya??? ".


Niko terlihat semakin penasaran saja. Apalagi istrinya malah enggan untuk menjawab. Shasa juga ikutan gemes pada kakak iparnya itu. Sedangkan Nikki memilih diam tanpa suara sedikitpun. Ia mending tidak mengajukan pertanyaan yang sama. Yang hanya membuang sedikit tenaga karena kakak iparnya tak kunjung memberikan jawaban.


Icha menatap satu persatu wajah suami dan kedua adik iparnya. Bahkan Icha juga ikut menatap para art di sebelah meja bar karena mereka juga ikut penasaran dengan hasilnya.


" Yeahhh... Positif bang. Aku hamil".Seru Icha sambil tersenyum penuh rasa kebahagiaan.

__ADS_1


Niko pun sempat terkejut tapi di detik berikutnya setelah Icha menunjukkan garis dua pada benda yang bernama testpack itu. Niko langsung memeluk tubuh istrinya. Menciumi seluruh wajah Icha tanpa malu pada kedua adik kembarnya dan juga para art disana.


"Jadi gue bakalan jadi uncle nih??? ".Seru Nikki yang juga ikut bahagia melihat hasil testpack kakak iparnya.


" Dan aku akan jadi Aunty dong??? ".Icha pun mengangguk kan kepalanya. Menatap rasa bahagia yang terpancar dari mata semua orang saat ini.


Icha tidak menyangka jika dirinya akan cepat diberi hadiah terindah oleh sang Maha pencipta. Kado teristimewa dalam hidupnya. Ketika ia melihat garis dua di alat tersebut. Icha juga lebih bahagia lagi ketika melihat suaminya begitu memancarkan rasa bahagia dan syukurnya. Ketika ia bisa mengandung secepat ini.


Shasa yang tak sabaran pun langsung menelpon Mommy nya. Ia langsung memberitahu kedua orang tuanya. Jika Icha positif hamil meskipun belum di periksa ke dokter tapi hasil dari testpack itu sangat akurat. Karena Shasa tak hanya membeli satu testpack saja. Ia bahkan membeli banyak alat tersebut dengan berbagai jenis. Dari yang biasa hingga yang mahal.


Cinta yang mendengar kabar bahagia itu pun ikut senang. Membuat wanita paruh baya itu ingin cepat cepat segera pulang ke Jakarta. Dan memeluk menantunya. Karena sebentar lagi mereka akan mendapatkan cucu. Dan mereka juga akan jadi Oma dan Opa.

__ADS_1


Cinta juga langsung bertanya apa yang di inginkan oleh menantunya. Dan ia juga langsung terlihat antusias ingin dibawakan oleh oleh apa saja saat ia pulang nanti.


__ADS_2