Posesif Husband

Posesif Husband
Gagal


__ADS_3

Langkah lebar kaki tegap seorang pria berjalan menyusuri koridor rumah sakit. Tampangnya yang gagah dan tampan membuat nya bagaikan seorang seorang aktor ternama. Yang banyak di gilai oleh banyak wanita di luaran sana.


Apalagi saat ini para perawat bahkan dokter dokter muda nampak tak berkedip melihat kearahnya. Hingga teguran dari para suster dan dokter senior membuat mereka langsung menutup mulutnya yang menganga saat menatap wajah tampan nan gagah seorang Candra.


Tapi yang menjadi pusat perhatian hanya bersikap acuh dan juga datar. Ia tak terusik sedikitpun akan tatapan penuh damba dari banyak orang di rumah sakit itu. Tujuan nya hanya satu saat ini yaitu bertemu dengan istri tercinta nya. Yang seharian ini telah ia tinggalkan untuk bekerja.


Padahal orang orang sudah tiga hari ini melihatnya bolak balik kerumah sakit. Karena sang istri sedang di rawat disana. Tapi tak membuat mereka bosan melihat Candra. Ada juga yang iri dengan posisi Shasa saat ini. Namun, mereka juga tak mampu bersaing dengan Shasa yang nyaris sempurna itu.


Ceklek...


Candra membuka pintu ruangan rawat istrinya. Helaan nafas lega Candra saat tidak melihat keberadaan Mommy mertua nya di dalam sana. Hanya ada kakak iparnya saja yang saat ini sedang duduk di samping brankar istrinya.


"Abang.... " . Seru Shasa mengembangkan senyumnya saat melihat kedatangan suaminya.


"Mommy mana??? ". Tanya Candra masih saja memastikan keberadaan mertua nya itu. Karena ia tidak mau mendengar suara cempreng Mommy Cinta saat melihat wajahnya.


" Mommy sudah pulang sama Daddy karena Sean tidak boleh lama lama di rumah sakit". Jawab Shasa jujur. Karena kakak iparnya juga sebenarnya masih ada jam dinas.

__ADS_1


Meskipun Icha sudah membuka klinik sendiri. Tapi Icha juga masih tetap sesekali dinas kerumah sakit. Apalagi ini adalah rumah sakit milik mertuanya sendiri.


Candra bernafas dengan lega jika Mommy Cinta sudah pulang. Itu artinya ia bisa leluasa bermesraan lagi dengan istrinya. Tanpa harus mendengar dumelan Mommy mertuanya itu.


"Yaudah, sekarang kan Candra udah datang. Mba pulang duluan ya Sha". Pamit Icha sambil tersenyum. ". Nanti mba malah jadi racun lagi buat kalian berdua". Sambung Icha terkekeh pelan.


Shasa malah ikut terkekek saja. Sedangkan Candra hanya menganggukkan kepalanya saat Icha juga ikutan pamit padanya.


" Mba, pulangnya naik apa? Kan bang Niko belum jemput?? ".


" Mba kan bawa mobil sendiri Sha. Lagian bang Niko hari ini keluar kota jadi pulangnya sedikit terlambat. Kasian Mommy kalau harus jagain Sean seharian ".


Icha pun menggeleng kan kepalanya saja. Akan sikap konyol dan guyonan Shasa. Karena ia sudah biasa mendengar kata kata aneh yang keluar dari mulut mungilnya itu.


Candra pun langsung duduk di samping istrinya setelah Icha kembali menutup pintu ruangan itu. Namun, sebelum nya Candra sudah membuka jas kerjanya dan meletakkanya di sofa yang ada di dalam ruangan rawat istrinya itu.


" Apa sudah lebih terasa baikan sekarang ?. Hm? ". Tanya Candra sembari mengusap wajah istrinya pelan.

__ADS_1


Shasa menganggukkan kepalanya jujur. Tapi ia juga memanyunkan bibirnya. Membuat suaminya menautkan kedua alisnya bingung.


" Kenapa??. Kok sudah baikan malah manyun begitu? ".


" Aku bosan bang disini. Nggak bisa ngapa ngapain. Apalagi main kuda kudaan". Adu Shasa dengan gamblangnya.


"Kata siapa gak bisa ngapa ngapain?. Kita bisa main kuda kudaan disini kalau kamu mau sayang". Bisik Candra tersenyum licik.


" Abang gak lihat tuh!!! ". Tunjuk Shasa pada camera CCTV yang terpasang di setiap sudut ruangan. Bahkan ada juga yang tepat di atas langit langit ruangan rawat di atas kepala Shasa lagi.


" What??" . Candra pun langsung terkejut dan kini menatap wajah istrinya dengan penuh tanda tanya. " Siapa yang pasang CCTV disini sayang??".


Helaan nafas kasar Shasa membuat Candra ikutan lesu juga. "Siapa lagi kalau bukan Nyonya besar Mommy mertuanya abang yang resek itu".


" Mommy kamu itu ada ada saja kerjaan nya sih". Protes Candra lesu. Padahal tadi ia sudah sangat semangat saat tahu kondisi istrinya sudah membaik. Candra juga tahu jika istrinya tidak akan tahan jika terlalu lama di anggurin.


Tapi apalah daya, Mereka ternyata di pantau oleh Nyonya besar. Dan harus menunggu keadaan istrinya pulih beneran . Mommy Cinta memang tidak pengertian sekali. Sudah tahu putrinya itu selalu gatel kalau berada di dekat suaminya.

__ADS_1


Malah di pasang CCTV lagi sama Mommy Cinta. Untuk memastikan jika sepasang suami istri ini benar benar libur dulu untuk melakukan kegiatan panasnya. Sampai kondisi sang putri harus benar-benar sembuh total .


__ADS_2