
Anton mengerjapkan matanya saat ia mendengar istrinya seperti muntah muntah didalam kamar mandi. Sedangkan jam masih menunjukkan pukul 05.30 wib pagi.
Anton pun langsung melangkahkan kakinya menuju kamar mandi. Untuk melihat istrinya dan memastikan istrinya baik baik saja.
"Sayan, kamu kenapa???. Masuk angin??? ".Tanya Anton sambil membantu memijat tekuk leher istrinya.
Wajah cinta pun terlihat sangat pucat. Membuat Anton khawatir dan memeriksa kening istrinya. Memastikan suhu tubuh cinta. " Badan kamu nggak panas??? ".Lirih Anton menatap bingung pada istrinya. " Tapi kenapa wajah kamu pucat begini??? ".Sambung Anton sambil mengerutkan keningnya.
Cinta pun langsung memberikan benda yang ia genggam sejak tadi pada suaminya. Anton pun langsung menerimanya dengan dahi yang mengkerut. Tapi sedetik kemudian mata Anton langsung membulat sempurna. Ia pun nampak terkejut sekaligus bahagia.
" Ini beneran sayang??? ".Tanyanya antusias. Saat ia melihat dengan jelas dia garis merah di Testpack yang tadi diberikan oleh cinta.
" Kamu hamil sayang???? ".Teriak Anton begitu sangat senang dan nampak tersenyum sumringah. Seakan ia memang sangat menantikan hal itu.
" Aku belum tahu berapa usianya by".Ucap Cinta pelan. Ia bahkan tidak menyangka jika hanya karena telat minum pil KB. Ia sampai hamil secepat ini.
Padahal sampai sekarang cinta masih rutin meminumnya. Ia benar benar tidak tahu jika sudah ada janin yang tumbuh di rahimnya. Padahal cinta lupa meminum pil KB sudah sejak satu bulan yang lalu. Dan lagipula itu cuma telat sehari saja batin cinta.
"Ok, hari ini setelah apel pagi. Aku akan temenin kamu kerumah sakit ya. Kita periksa kan kandungan kamu sayang".Ucap Anton semangat.
Cinta hanya mengangguk kan kepalanya saja. Karena saat ini tubuhnya benar benar lemas. Dan cinta pun baru tahu jika mual seperti ini tidaklah enak. Bahkan semua makanan yang semalam ia makan sudah ia buang dan muntah kan. Kini perutnya sudah terasa lapar kembali. Tapi cinta pun bingung ingin makan apa.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
__ADS_1
Sesuai janjinya pada sang istri. Setelah apel pagi selesai. Anton langsung izin untuk pulang lebih awal karena ia sudah tidak sabar ingin pergi kerumah sakit bersama sang istri. Anton sangat bersemangat untuk melihat calon anaknya yang kedua dan kini sudah tumbuh di rahim istrinya.
Anton pun langsung memarkirkan mobilnya tepat di depan teras rumahnya. Cinta pun sudah siap dan tinggal menunggu kedatangan suaminya saja. Sedangkan Niko sudah aman bersama sang pengasuhnya.
Niko tidak rewel ataupun terusik dengan kesibukan kedua orang tuanya. Ia masih saja tetap anteng bermain robot robotnya. Dan tak perduli saat Daddy nya datang.
"Sayang, sudah siap??? ".Tanya Anton saat ia sudah masuk kedalam rumah dan melihat istrinya tengah duduk di sofa yang ada diruang tamu dengan memperhatikan Niko yang sedang bermain dengan robotnya.
" Iya by, sudah".Sahut Cinta sambil tersenyum.
"Kamu udah sarapan tadi kan???? ".Tanya Anton penuh selidik. Karena sejak sarapan tadi pagi istrinya nampak tak bersemangat untuk memakan sarapannya. Bahkan ia terus mual mual saat mencium bau nasi hangat dan bau ikan.
" Udah by. Tadi minta beliin soto betawi sama bik Nah".Jawab Cinta sambil tersenyum.
Anton pun jadi merasa lega jika istrinya masih bisa menerima makanan. Walaupun harus jajan diluar sana. Karena Anton pun sangat paham betul bagaimana rasanya morning sickness. Dan sangat menyiksa diri baginya.
"Niko di tinggal saja ya sayang. Nggak usah di ajak!!!. Soalnya kan kita mau kerumah sakit".Ucap Anton yang tidak mau membawa Niko kerumah sakit. Sebab anak kecil juga dilarang masuk kerumah sakit kalau tidak urgent.
Cinta pun mengangguk kan kepala nya. Karena suaminya itu memang sangat over baik dengan istri maupun anaknya. Anton sangat tidak mau melihat istri dan juga anaknya sampai terluka sedikitpun. Bahkan ia selalu antisipasi akan kesehatan istri dan juga putranya itu.
Setelah berpamitan pada putranya Anton dan juga Cinta langsung masuk kedalam mobil. Dan Anton sejak tadi selalu saja mengembang kan senyumnya. Rona bahagia terpancar nyata di wajah tampan Anton. Hal itu pun membuat Cinta semakin mendamba suaminya.
๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ๐ฟ
__ADS_1
Kini Anton dan cinta kini sudah berada di dalam ruangan dokter Obgin. Dan Cinta pun di arahkan untuk berbaring di atas brankar yang ada didalam ruangan dokter tersebut. Berkat kekuasan dan juga orang terkenal. Anton dan cinta pun tak harus mengantri untuk mendapatkan giliran. Sebab, sebelum datang kerumah sakit. Anton sudah membuat janji dengan sang dokter terlebih dahulu.
Tatapan mata Anton dan cinta tak lepas dari layar monitor saat suster sudah mengoleskan gel di permukaan perut ratanya.Dan kini sang dokter wanita itu pun sudah mulai menggerakkan kusor untuk melihat janin didalam sana.
"Tuan dan Nyonya coba lihat ini!!! ".Tunjuk sang dokter pada layar monitor yang ada didepan mereka.
Anton dan cinta pun mengangguk kan kepala nya. Walaupun mereka masih tidak paham apa yang mereka lihat saat ini. Tapi Baik Anton dan Cinta bisa melihat benda seperti kecambah dilayar monitor itu.
" Dokter, kenapa kecambah nya seperti ada dua??? ".Tanya Cinta mulai penasaran dengan apa yang ia lihat.
Sang dokter pun tersenyum dan mengangguk kan kepala nya. " Iya Nyonya selamat bayinya kembar dan usianya sudah jalan 5 minggu".Ucap sang dokter sambil tersenyum ramah.
Anton dan cinta pun langsung saling pandang. Mereka nampak ambigu saat mendengar penuturan sang dokter barusan.
"Apa dok, kembar??? ".Tanya Anton ingin memastikan kembali.
Lagi lagi dokter itu pun mengangguk kan kepala nya. " Iya tuan kembar".Sahut dokter itu sambil tersenyum.
"Janinnya juga sehat. Tapi Nyonya tidak boleh lagi mengkonsumsi pil KB nya karena itu tidak baik untuk perkembangan janin anda Nyonya." Nasehat sang dokter.Cinta pun hanya mengangguk kan kepala. Ia masih terkejut tentang janin yang ia kandung karena ada dua sekaligus.
Setelah selesai melihat janin nya lewat USG. Kini Anton memapah sang istri untuk duduk di kursi depan meja kerja sang dokter. Dan dokter pun memberi masukan serta nasehat tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat sedang hamil trimester pertama. Bahkan cinta dilarang dulu untuk beraktivitas terlalu lelah. Karena kehamilan cinta kali ini adalah mengandung dua nyawa sekaligus. Dimana kondisi janin masih sangat rentan.
Anton sangat antusias dan nampak serius mendengarkan saran dari sang dokter. Dan hal itu membuat Cinta ikut tersenyum senang. Sebab, suaminya itu tidak pernah berubah sejak dulu ia hamil Niko dan kini juga hamil dua bayi kembar sekaligus.
__ADS_1
**TBC
Hari ini satu bab dulu ya gengs ๐๐๐Soalnya sebelah rumah lagi ada hajatan**.