Posesif Husband

Posesif Husband
TORA ADITAMA


__ADS_3

Saat ini Tiara telah di pindahkan kedalam ruangan rawat yang jauh lebih luas dari ruangan sebelum nya. Bahkan sang baby saat ini tengah tertidur pulas salam dekapan sang Mami. Sungguh itu adalah pemandangan yang sangat indah bagi Tomy. Dimana putra dan istrinya sama sama tertidur dalam satu ranjang yang sama.


Tomy yang baru masuk kedalam ruangan tersebut. Setelah ia dari luar untuk menelpon Candra. Ketika kembali masuk kedalam ruangan rawat istrinya. Ia malah melihat pemandangan yang membuat hatinya bahagia.


Bahkan Tiara tertidur dengan baju yang terbuka. Memperlihatkan salah satu aset berharganya. Karena tadi sang baby sedang meminum nutrisinya dari sumber nya langsung.


Hal itu membuat Tomy menggeleng kan kepalanya. ". Ceroboh sekali". Gumannya sembari membenarkan baju istrinya.


" Mas, sudah selesai nelpon nya??? ". Gerakan tangan Tomy membuat tidur Tiara terusik. Namun, Tomy hanya menatap istrinya dengan sedikit kesal.


" Kenapa???. Kok mukanya kecut gitu sih mas??? ".


" Kamu buka mainan itu asal asalan saja. Gimana tadi kalau yang masuk orang lain?. Pasti mereka bisa melihat nya dengan jelas ". Tomy benar benar merasa tidak rela jika salah satu mainannya di lihat orang lain.


" Hahaha... Dulu bahkan ada yang sampai pegang pegang loh mas".


"Benarkah??? ".Tiara menganggukkan Kepala seperti sangat serius. Padahal ia sedang menahan tawanya lagi saat melihat wajah suaminya yang sudah sangat kesal itu.

__ADS_1


" Siapa dia???. Biar aku patahkan tangannya ". Tanya Tomy dengan tatapan tidak sukanya. Bahkan ia terlihat sedang menahan amarahnya.


" Hahahaha... Mas itu lucu sekali". Tiara sudah tidak bisa lagi menahan tawanya. Ia langsung tertawa terbahak bahak. Sampai sampai membuat putranya bangun dan menangis.


"Uh, tayang Mami. Cup cup cup sayang!!. Mami terlalu berisik ya". Tiara langsung bangun dan memilih menyandarkan tubuhnya pada kepala ranjang pasien itu. Lalu memangku sang putra sembari menepuk nepuk pelan bokong mungil itu.


" Siapa orangnya??? ". Tomy masih saja bertanya karena penasaran akan ucapan istrinya.


" Siapa yang mas maksud??? ". Tiara malah bal8k bertanya. Membuat Tomy semakin kesal saja. Dan kini Tomy ingin menjauh dari brankar istrinya. Namun tangannya di tahan oleh Tiara.


" Benarkah??? ".


" Hem, ternyata suami ku ini bisa bodoh juga. Padahal dia tahu sendiri kalau istrinya masih ori". Sindir Tiara mencebikkan bibirnya.


" Sayang, ternyata Papi bisa bodoh juga ya?? ".


" Honey". Tiara langsung nyengir kuda saat melihat tatapan tajam suaminya.

__ADS_1


"Tuh kan papi juga sangat galak sayang. Jadi, nanti kalau kamu udah gede jangan bandel ya!!. Biar Papi gak berubah jadi serem. Karena kalau Papi marah bisa keluar tanduk dan taringnya". Tiara berucap sembari mentoel toel pipi putranya yang sudah terlelap kembali dalam pangkuan nya.


Tomy langsung menarik tekuk leher istrinya. Dan menyambar bibir tipis itu dengan tanpa banyak bicara lagi. "Bibir ini kan yang selalu cerewet sekali". Tomy menyentuh bibir istrinya. Menyeka bekas salivanya karena sedikit basah akibat ulahnya.


" Tapi mas begitu doyan nya kan??? ". Goda Tiara sambil tersenyum mengejek.


" Kalau saja boleh sudah habis kamu". Seloroh Tomy melirik kearah pangkal paha istrinya.


"Dasar mesum ".


" Bukankah istriku jauh lebih mesum?. Hem? _. ".Tomy selalu saja punya kata untuk membalas ledekan istrinya.


Tiara hanya terkekeh pelan menggeleng kan kepalanya saja. Ia memang sadar jika dirinya juga tak kalah mesumnya dengan suaminya itu. Bahkan ia yang lebih sering meminta haknya lebih dulu. Meskipun tak jarang juga Tomy selalu memberitahu kode untuknya. Hingga kini mereka telah diberikan kepercayaan oleh sang Maha Kuasa untuk menjadi orang tua bagi putranya.


" Mas belum memberi nama untuk putra kita mas". Tiara mulai bertanya nama sang putra pada suaminya. Karena sejak tadi suaminya juga belum membahas nama untuk putra mereka.


" TORA ADITAMA ".

__ADS_1


__ADS_2