
"Bang, apa tidak sebaiknya abang lanjutin aja dulu kuliah abang sampai selesai di Amerika!. Jangan pikirkan Icha bang. Disini kan ada Daddy, Mommy dan juga si kembar. Icha baik baik aja kok bang".
Icha berucap sambil menatap wajah Niko. Karena saat ini mereka berdua sedang duduk di balkon kamar mereka. Icha dan Niko sudah tinggal satu kamar. Karena mereka juga sudah sah menjadi suami istri. Jadi tidak ada salahnya mereka tidur di satu kamar yang sama.
"Sayang, ini sudah jadi keputusan ku. Aku tidak akan pernah meninggalkan kamu".Jawab Niko tegas.
" Tapi bang...
"Sayang, aku juga ingin belajar terjun ke perusahaan. Karena cepat atau lambat nantinya juga aku yang akan menggantikan posisi Grandpa dan Daddy. Sambil menunggu Nikki dewasa juga".
"Kalau aku tetap kuliah di Amerika. Aku tidak bisa membantu Daddy mengurus perusahaan sayang. Semua ini demi masa depan kita".
Sambung Niko lagi berusaha meyakinkan istrinya. Karena ia tahu jika Icha pasti akan merasa bersalah jika sampai ia tidak bisa melanjutkan kuliahnya di kampus impiannya itu.
__ADS_1
Niko juga sudah mempertimbangkan semuanya. Ia tidak akan mengambil keputusan dengan gegabah. Karena Niko adalah orang yang penuh pertimbangan.Niko lebih tahu mana yang terbaik untuk hidupnya. Lagian mau kuliah di negara sendiri ataupun negara luar sama saja. Semuanya tergantung kita sendiri. Dan niatnya masing masing. Di dalam Negeri pun banyak universitas yang bagus dan layak. Itu yang ada di pikiran Niko saat ini.
"Aku akan kuliah di tempat yang sama dengan kamu sayang. Dan mungkin hanya jam kuliah nya saja yang beda. Karena aku kan senior kamu".Seru Niko sambil tersenyum. Ia juga sambil menghibur Icha karena Icha sekarang jarang sekali tersenyum.
Mungkin Icha masih mengingat kedua orang tuanya. Yang baru meninggalkannya beberapa hari yang lalu. Bahkan sampai sekarang Icha belum tahu jika penyebab kecelakaan orang tuanya meninggal itu adalah bibinya sendiri.
Niko dan keluarga nya memang sengaja menyembunyikan masalah ini sementara dari Icha. Bahkan pama Icha pun setuju. Karena jika Icha tahu mungkin ia akan kembali histeris dan mungkin malah membuatnya drop karena bibinya yang dikatakan adalah keluarga juga. Rela melakukan hal keji itu demi harta warisan yang tidak seberapa.
Itulah penting nya pembekalan ilmu agama serta akidah yang baik bagi anak anak sejak usia dini. Sebagai orang tua kita berperan penting untuk memberi bekal adab serta pelajaran yang baik. Agar budi pekerti serta akidah anak itu tidak buruk.
Karena pada zaman sekarang banyak orang berilmu tapi tidak beradap.Pendidikan boleh tinggi pekerjaan bagus tapi minim adab. Rendah atitud, merasa paling sempurna. Sehingga mudah merendahkan orang lain. Tanpa sadar jika semua yang kita miliki si dunia ini adalah titipan. Sewaktu waktu bisa hilang dan di ambil kembali oleh sang maha pencipta.
Seperti yang dilakukan oleh bu Nila. Ia adalah menantu dan seharusnya seorang menantu tidak mempunyai hak apapun untuk ikut campur tentang harta peninggalan mertua. Apalagi itu tidak ada sangkut pautnya dengan suaminya.
__ADS_1
Karena warisan tanah tersebut adalah peninggalan Almarhuma ibunya pak Nata. Ayahnya Icha dan sedangkan Paman Icha adalah anak tiri dari Kakek nya Icha dengan kata lain mereka tidak ada hubungan darah sama sekali. Hanya saja mingkin nasib Paman Icha jauh lebih baik dari Pak Nata. Tapi sayangnya Paman Icha gagal mendidik istrinya. Hingga istrinya salah langkah dan dibutakan oleh harta.
"Sayang, aku harap mulai detik ini, jangan pernah menyimpan masalah sekecil apapun . Kau bisa bercerita dan berbagi padaku!!!. Karena aku sudah menjadi suamimu dan kau sudah menjadi istriku".Ucap Niko sambil menangkup kedua pipi Icha.
"Apa kau mengerti sayang??? ".Icha hanya tersenyum sambil menganggukkan kepala nya.
Ia tahu jika Niko selalu saja bisa membuatnya nyaman. Menenangkan nya kala ia sedang terpuruk. Berusaha selalu menghibur nya. Icha beruntung bisa memiliki suaminya seperti Niko. Bahkan Icha juga sangat beruntung bisa menjadi bagian dari keluarga besar Erlangga.
Meskipun awalnya Icha sempat minder dan juga berkecil hati jika tidak mungkin hubungan nya dengan Niko akan di setujui oleh keluarga besar Niko. Karena ia tiba tiba di lamar di depan semua orang begitu saja oleh Niko.
Icha tahu dan sadar sekarang jika mereka sama sama saling mencintai. Dan saat ini bukannya Icha tidak bisa memberikan kewajiban nya pada Niko. Tapi Icha hanya perlu waktu untuk menetralkan terlebih dahulu hati dan pikirannya. Karena kepergian kedua orang tuanya adalah pukulan terberat bagi Icha.
Beruntung nya Niko juga tahu diri. Ia tidak pernah membahas masalah hak pada istrinya. Malah Niko lebih fokus untuk tetap menghibur Icha.
__ADS_1
**TBC
Mana Vote nya dong gengs udah senin nih.Dsn othor juga up nya udah pagi pagi banget..🤭Tinggal beberapa bab lagi mungkin PH akan selesai gengs,... Soalnya Si Al udah mau rilis nih 😁😁😁Makanya bunda minta dukungannya dong untuk PH sebelum end 🤭🤭🤭**