
Seoul...
Tak terasa sudah tiga hari ini Shasa dan juga Candra berada di Korea. Tepatnya di kota Seoul, dimana Shasa dan suaminya benar benar menghabiskan moment liburannya dengan baik. Bahkan baby twins juga tak kalah menikmatinya moment liburan pertama kalinya untuk mereka.
Melihat kebahagiaan putri bungsu nya itu. Baik Anton maupun Cinta. Mereka bisa benar benar lega. Karena pada akhirnya putra dan putrinya juga kebagian kebahagiaan yang sama dengan mereka . Sebagai orang tua Anton dan Cinta pun lega. Sebab, kejadian dan kesalahan buruk mereka di masa lalu tidak menurun pada anak anaknya. Ya, walaupun Nikki belum sah menikah dengan Luna anak dari sang mantan asisten pribadi Anton sendiri.
Setidaknya Nikki juga masih bisa dan mampu menjaga batasan hubungan nya dengan sang kekasih. Bahkan Luna juga sangat menjaga hubungan nya. Bahkan Luna tidak pernah dekat dengan pria manapun juga. Hanya untuk menjaga perasaan sang kekasih nya.
Selama tiga hari berada di Korea Shasa pun tak hanya puas menyicipi semua hidangan serta berbagai kuliner di disana. Namun, ia juga sempat mendatangi beberapa tempat destinasi pariwisata disana.
__ADS_1
Malam ini Shasa dan Candra sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di kota Seoul. Bahkan tak hanya dirinya saja yang disan. Kedua orang tua serta eyang si twins juga ada.
" Wajar saja Mommy betah lama lama disini ". Shasa menyindir Mommy nya yang saat ini tengah kalab memilih beberapa pakaian di salah satu store brand ternama.
" Ah, kau itu tidak usah banyak protes!. Malam ini biar Mommy yang traktir". Ucap Cinta dengan sedikit berbisik pada putrinya .
" Really??? ". Shasa hampir tak percaya jika Mommy ingin mentraktir dirinya. Karena selama ini yang ada Cinta malah yang minta ditraktir Shasa setiap kali mereka belanja sama sama seperti sekarang ini.
Sedangkan Siska hanya mengulum senyum nya saja. Siska juga tak pernah ambil pusing jika menantunya dan juga cucunya itu sering shoping dengan uang para suaminya sendiri. Siska sekarang sudah benar benar berubah. Ia tidak lagi seperti dulu yang selalu bersikap ketus dan kasar.
__ADS_1
Pendidikan selama hampir lebih 15 tahun berada di dalam penjara. Membuat Siska sadar betul dan banyak banyak belajar akan kesalahan hidupnya. Beruntung Raka dan Anton bisa meringankan hukuman Siska. Kalau tidak, mungkin Siska akan di dalam penjara seumur hidupnya.
Twins pun tampak anteng dalam stroller nya masing masing. Dengan Ayana di tangan Anton sedangkan Alana di tangan Daddy nya. Para pria memilih untuk duduk di salah satu coffee shop yang ada di dalam pusat perbelanjaan itu. Daripada harus menemani para istri untuk belanja.
Bahkan Cinta dan Shasa tak hanya membeli barang barang untuk mereka sendiri saja. Kedua babysitter twins juga di persilahkan untuk memilih semua barang yang meraka inginkan. Tak terkecuali para pelayan yang ada di rumah tentunya.
" Apa kalian berdua tidak takut bangkrut dengan cara bagaimana kedua wanita itu belanja? ". Ledek Hendrawan pada menantu dan cucu menantunya. Meskipun ia yakin kedua pria berbeda usia yang ada di sampingnya saat ini. Tidak akan jatuh miskin hanya karena gaya anak dan cucunya menghambur hamburkan uangnya.
" Daddy masih meragukan kami??? ". Jawab Anton dengan bangganya.
__ADS_1
" Daddy dan aku bisa membeli pusat perbelanjaan ini juga jika kami mau Grandpa". Sambung Candra dengan sombongnya.
" Ck... Kalian berdua memang pantas untuk di rampok dengan cara yang dilakukan para istri kalian berdua itu". Hendrawan menggeleng kan kepalanya. Karena tak menantu tak cucu menantu kedua pria itu karakter nya hampir sama. Dan terkesan blak blakan dan tidak mau di rendahkan sama sekali.