Posesif Husband

Posesif Husband
Pasangan Gila


__ADS_3

Ketika Tomy dan Tiara yang sedang menikmati makan malamnya bersama dengan Niko dan Icha serta baby Sean. Saat ini ditempat yang berbeda. Di. kediaman Candra. Shasa sedang berputar putra di depan cermin. Sudah hampir 10 menit lebih bumil itu berada di depan cermin.


Padahal tadi katanya ingin mengganti pakaiannya dengan piyama tidurnya. Tapi ia malah asyik memperhatikan perutnya yang mulai terlihat itu. Bahkan saat ini Shasa tak memakai pakaian. Ia berdiri dengan setengah polos.


Hanya jeroan pembungkus kue apam nya saja yang masih melekat di tubuhnya. Sedangkan pembungkus bukit sinyalnya sudah ia lepas sejak beberapa menit yang lalu. Karena sudah menjadi kebiasaan Shasa jika tidur tidak memakai benda itu.


Candra mengulum senyum jahilnya. Ketika masuk kedalam ruangan walk in closer. Malah di suguhkan dengan pemandangan yang membuat desiran darahnya naik. Dan otaknya langsung berpikiran mesum.


"Mereka semakin padat dan berisi saja ".Ucap Candra yang tiba tiba berada di belakang tubuh istrinya. Namun, Shasa nampak biasa saja. Karena ia juga tidak terkejut lagi akan sikap suaminya itu. Shasa juga sudah tidak menolak. Jika saat ini suaminya akan mulai melahabnya habis.


Benar saja kan baru beberapa detik berada di belakang tubuh sang istri. Sekarang Candra sudah mulai memainkan pucuk kelereng gunung kembar istrinya.


"Biasanya yang ini udah mulai lembab kalau di pegang ininya".Seru Candra sambil terkekeh.


" Aku bukan hanya ingin lembab saja bang, tapi basah".Bisik Shasa sambil menggigit kecil daun telinga suaminya.


Candra pun langsung membalikkan tubuh istrinya,Hingga membelakangi nya. Keadaan tubuh Shasa yang setengah polos membuat Candra jauh lebih mudah membuang sisa kain terkahir yang melekat di area favorit nya.


Istrinya juga hanya menurut dan membiarkan apapun yang suaminya lakukan pada tubuh seksinya itu. Dia hanya menikmati setiap sentuhan dan belaian memabukkan dari sentuhan tangan dan jari Candra saja. Tak sedikitpun Shasa ingin protes. Karena sentuhan suaminya itu tak ada duanya bagi Shasa.


Membuat aliran lembab yang keluar dari mulut goa mulai terlihat. Bersamaan dengan Shasa yang menggigit bibir bawahnya. Dan juga keluar masuk nya jari Candra. Tak puas hanya sampai disana untuk membuat Istrinya berbasah basahan.

__ADS_1


Candra pun kini menurunkan kepalanya. Membuat Shasa dengan sengaja malah melebarkan kakinya. Senyum mesum Candra makin terbit akan rasa paham sang istri durhana nya itu.


Namun, ia juga langsung mulai menjulurkan lidahnya. Menyesap manisnya rasa madu berlendir dari bibir Goa. Memainkan lidah tak bertulang nya sampai sampai suara lenguhan nikmat Shasa membuat Candra semakin bersemangat saja.


Tangan Shasa terangkat menjambak rambut suaminya dan sedikit menekan kepala Candra agar semakin memperdalam sesapan nya dibawah sana.


Tak tahan karena suara ******* Shasa semakin memabukkan telinga Candra. Pria dewasa itu pun langsung ikut menurunkan kain penutup miliknya. Dan dalam hitungan detik. Candra sudah berhasil melakukan Penyatuan nya dari arah belakang.


Melihat pantulan wajah cantik yang di penuhi kabut gairah istrinya dari pantulan cermin besar yang ada di hadapan mereka.


"Oohhh... Yeahh...."


Racau Candra sambil menikmati pacuan tubuhnya. Membuat Shasa hanya bisa melenguh dan juga mengeluarkan suara suara merdu berirama dengan gerakan tubuh suaminnya.


"Akh... "


"Ba.. ng... Pelan pelan!!! ".Lirirh Shasa saat Candra mulai tak terkontrol.Dan melupakan janinnya yang ada di dalam rahimnya.


" Sorry Sayang, aku hampir melupakan nya".Jawab Candra hampir kalab.


Keringat sudah bercucuran sejak tadi. Menjadi saksi bisu bagaimana dahsyat nya pacuan tubuh seorang Candra. Sampai sampai Shasa melakukan pelepasan nya berkali kali dalam waktu hampir empat puluh lima menit lamanya. Tapi suaminya itu belum ada tanda tanda ingin keluar.

__ADS_1


Bahkan saat ini keduanya sudah duduk di kursi yang ada dalam ruangan walk in closet itu. Dengan posisi Shasa yang duduk di pangkuan suaminya.


"Tunjukan kenakalan kamu sayang!!! ".Lirih Candra sambil meremas gunung kembar yang menantang itu.


"Apa seperti ini sayang??? ".Shasa mulai menunjukkan keahliannya membuat Candra pun mulai mengupat kecil.


" Ohh shiittt... ".


" Yeah, Sayang.... "


Plakk...


Pukulan kecil Candra layangkan pada bokong bulat milik istrinya. Membuat Shasa tersenyum licik dan terus menaik turunkan dengan sedikit bergoyang. Menciptakan sensasi cengkraman kuat di dalam sana.


Hingga Candra hanya bisa memejamkan matanya dan meraung nikmat. Menyemburkan lahar panasnya hingga sebagian ikut mengalir keluar sampai ke bibir Goa istrinya.


"Lagi... ".Goda Shasa sambil tersenyum mengejek.


" Akh... ".


Shasa langsung mendesah terkejut ketika Candra malah langsung menujahnya kembali. " Kenapa???. Bukankah tadi meminta lagi?. Hm? ".Goda Candra yang sama sekali tidak bisa di tantang.

__ADS_1


" Hahaha... Suamiku perkasa tiasa tanding".Sahut Shasa sambil terkekeh.


Dan bisa dibayangkan acara selanjutnya pasti sudah tak dapat di pungkiri lagi.Sepasang suami istri yang gila olahraga ranjang itu. Kembali bereaksi dalam mencapai puncak kenikmatan surga dunia nya.


__ADS_2