Posesif Husband

Posesif Husband
Terkabulkan


__ADS_3

Shasa begitu tampak ceria dan selalu menampilkan senyumnya. Wajahnya berbinar binar seperti orang yang sedang jatuh Cinta saja. Senyuman yang tak pernah pudar sejak ia keluar dari ruangan dokter obgin.


Sedangkan Candra suaminya ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan oleh sang istri. Kebahagiaan yang belum pernah Candra rasakan sebelum nya. Melihat wajah orang yang sangat kita cintai bahagia. Maka kita pun pasti akan ikut merasakan kebahagiaan nya juga.


Apalagi saat ini mereka akan menanti kehadiran sang buah hati. Dan harapan istrinya juga terkabulkan. Karena hasil USG memperlihatkan janin yang dikandung oleh Shasa berjenis kelamin perempuan. Makanya Shasa sangat bahagia.


Sejak tadi Shasa juga selalu mengelus perutnya. Menyalurkan rasa bahagia nya akan kehadiran sang baby yang saat ini sudah semakin berkembang di dalam rahimnya. Tak pernah Shasa bayangkan sebelum nya. Di usia nya yang masih sangat muda. Ia akan segera memiliki seorang Baby.


Candra pun sejak tadi hanya melirik karena ia saat ini masih fokus menyetir mobilnya. "Sayang, bagaimana kalau kita pergi babymoon??? ".Usul Candra yang membuat sang istri kini langsung menatap kearahnya.


" Boleh bang, memangnya mau kemana???. Aku tidak mau kalau keluar Negeri ".Dia yang bertanya kemana. Tapi dia juga yang membuat pilihan tidak mau ke luar Negeri.


Namun, Candra juga sudah punya destinasi pariwisata yang akan ia kunjungi bersama sang istri. Yang tak kalah indah dan cocok untuk moment mereka bertiga nantinya.

__ADS_1


Candra tahu pasti istrinya sudah bosan keliling dunia. Karena mengingat Shasa bukanlah dari kalangan keluarga yang kekurangan. Pasti sejak dulu Shasa selalu di ajak bolak balik liburan ke luar Negeri oleh keluarganya sendiri.


Oleh sebab itulah, Shasa sudah tidak tergiur kembali untuk terbang ke Negara orang. Namun, Candra yakin istrinya tidak akan menolak jika dia tahu kalau suaminya akan membawanya ke suatu tempat yang akan membuat istrinya betah nantinya.


Melihat bagaimana senangnya Shasa jika di ajak liburan ke pantai. Candra telah menyiapkan tempat di sebuah destinasi yang sampai saat ini masih saja terkenal dengan keindahan pantai serta lautnya yang indah.


"Tentu saja tidak akan keluar Negeri sayang. Tenang saja di Indonesia juga banyak tempat yang belum kau kunjungi".Jawab Candra sambil menahan senyumnya.


Shasa menautkan kedua alisnya mulai penasaran. Kali ini suaminya itu kira kira akan membawanya kemana lagi. Karena semenjak menikah dengan Candra. Shasa sangat sering menerima dan mendapatkan kejutan kebahagiaan yang tak pernah di sangka sangka sebelumnya.


" Kejutan dong. Aku juga ingin membuat kejutan buat baby. Karena dia juga sudah berhasil membuat Daddy nya ikutan terkejut tadi ".Candra menjawab dengan kekehan kecilnya.


" Iihhh... Si Daddy udah mulai mau main rahasia rahasiaan ya sayang"Shasa berbicara seolah babynya ikut mendengarkan nya di dalam sana. Jangan lupakan elusan lembut dan pelan tangan Shasa pada perut buncitnya itu.

__ADS_1


Candra hanya terkekeh geli. Sambil mulai ikut mengelus perut buncit sang istri dan tetap fokus pada jalanan serta stir mobilnya.


Harapan Candra saat ini tidak muluk muluk. Ia hanya ingin istri dan juga calon anaknya selalu di berikan kesehatan, Umur yang panjang dan selalu ada di sampingnya.


Apalagi saat mengetahui istrinya hamil. Sejak saat itulah Candra mulai mengurangi atau lebih tepatnya meninggalkan pekerjaan kotornya untuk sementara waktu. Bahkan ia juga sudah lama tidak ke markas. Hanya Tomy yang sesekali melihat perkembangan para anak buahnya.


Candra memang memutuskan untuk menyampingkan pekerjaan nya yang kotor itu. Karena tidak mau kalau sampai istri dan calon anaknya nanti terkena imbas. Dari semua masalah yang ia perbuat.


Sebagai seorang suami Candra sudah memikirkan semuanya masak masak. Dan telah memperhitungkan semuanya jauh sebelum Shasa hamil anaknya.


"Kau bahagia sayang??? ".Tanya Candra tiba tiba membuat Shasa langsung menatap wajah suaminya. Yang baginya wajah suaminya itu selalu saja terlihat tampan dalam kondisi apapun.


" Tentu saja aku bahagia bang. Sangat bahagia ".Jawab Shasa jujur. Senyum yang tak pernah pudar dari bibir nya membuat Candra yakin apa yang dikatakan sang istri adalah kebenarannya.

__ADS_1


Kehilangan keluarga bagi Candra sangat menyakitkan dan membuat dirinya hampir gila. Namun, kali ini Candra akan langsung gila jika sampai istri dan baby nya pergi sama seperti yang membuatnya stres ketika ia di tinggal pergi oleh orang tuanya. Bahkan ia juga pernah kehilangan tunangan nya. Jauh sebelum ia mengenal Shasa.


Hal itu adalah trauma terdalam yang Candra rasakan. Hingga ia bertekad untuk menghukum orang orang kejam. Yang telah memisahkannya dengan orang orang yang sangat ia cintai.


__ADS_2