
Setelah melihat baby Sean, Candra jadi lupa akan pikiran kotornya tadi. Kini ia malah terlihat senang bermain bersama Baby Sean. Membuat Shasa ikut tersenyum.
Ia bahkan sampai lupa makan siang. Saking asyiknya bermain bersama baby Sean. Shasa pun langsung berinisiatif untuk menyuapi suaminya. Sambil membiarkan Sean bermain bersama suaminya.
Niko dan Icha hanya mengulum senyum nya melihat ke sweetan sepasang suami istri itu. Apalagi Niko yang nampak tersenyum bahagia. Karena adik bungsu nya, bisa hidup bahagia bersama suami pilihan kedua orang tuanya.
Candra juga nampak lebih segar setelah di kunjungi oleh kakak iparnya dan juga keponakan nya. Seperti magnet yang langsung menarik energi buruk dalam dirinya. Kedatangan Niko dan Icha dengan membawa baby Sean.
Dan pada akhirnya sore ini Candra sudah di izinkan pulang. Dan istirahat dirumah. Bahkan Candra juga sudah tidak mual mual lagi. Baby Sean memang benar benar obat mujarab selain istrinya sendiri.
"Sayang, bilang pada abangmu itu!!!. Boleh kita bawa Sean menginap kerumah malam ini?? ".Bisik Candra yang mulai tidak bisa jauh dari Baby menggemaskan itu.
"Kita bisa di gantung oleh bang Iko sayang jika berani membawa putranya".Shasa sangat tahu, betapa posesif nya Niko pada putranya itu. Bahkan Mommy nya saja tidak di izinkan membawa Sean ikut ke Bandung. Padahal kan bisa pulang tidak menginap.
Apalagi ini keinginan suaminya itu kadang sangat tidak masuk akal. Candra pikir Sean barang apa. Yang bisa di pinjam dan dibawa pulang begitu saja.
" Aku bisa menggantungnya juga sayang. Jika abangmu berani macam macam".Jawab Candra dengan santainya.
Pug...
__ADS_1
Shasa memukul gemas lengan tangan suaminya. Membuat Candra terkekeh. Sedangkan Niko masih fokus pada setir mobilnya. Karena saat ini mereka sudah berada di dalam mobil Niko. Menuju istana megah Candra dan Shasa.
🌿🌿🌿🌿🌿
Candra turun dari mobil kakak iparnya. Bersama dengan istrinya yang kini nampak menggeleng kan kepalanya. Melihat betapa semangatnya Candra Untuk menidurkan Sean.
"Ehh... eehh... Dasar menantu durjana. Main nyelonong saja tanpa menyapa Mommy yang sudah seperti tiang bendera sejak tadi berdiri menunggu kedatangan kalian".Cerocos Cinta ketika melihat Candra langsung masuk kedalam rumah. Menggendong baby Sean yang nampak terlelap dalam gendonganya.
"Sorry Mom, Candra buru buru".Seru Candra sedikit pelan karena takut sean terbangun.
Anton hanya menatap datar kelakuan menantunya itu. Sedangkan Niko mengulum senyumnya. Shasa pun mulai mencebikkan bibirnya karena dilupakan oleh suaminya.
" Pria itu memang menyebalkan ".Gerutu Shasa sembari ikut melangkah masuk kedalam rumah.
" Kenapa adik kamu itu??.. Kerasukan atau gimana??? ".Seru Cinta yang melihat Shasa mengomel sambil masuk kedalam rumah.
Niko hanya mengangkat bahunya acuh. Sedangakan Icha hanya tersenyum melihat tingkah adik iparnya dan suaminya itu. Apalagi saat Mommy mertuanya mengatakan Shasa sedang kerasukan. Seolah Mommy Cinta hidupnya benar saja.
🌿🌿🌿🌿🌿
__ADS_1
Malam ini dikediaman Candra dan Shasa nampak sedikit ramai. Karena baik mertua maupun kakak iparnya. Memutuskan untuk menginap dirumah itu.
Apalagi Candra seperti nya hari ini tidak mau jauh dari Sean. Hal itu membuat Niko tidak tega. Sedangakan untuk meninggalkan Sean. Itu adalah hal yang tidak mungkin juga.
Sean masih butuh Asi Mamanya. Bisa bisa Shasa tidak bisa tidur hanya untuk mengurus Sean. Sebab, Icha saja kurang tidur sejak kehadiran Sean.
Baby tampan itu sering bangun lebih awal. Jadi, jika sudah bangun ia tidak akan tidur lagi. Sampai adzan subuh berkumandang. Yang ada Icha terpaksa menemani sang putra untuk bermain.
Tapi ketika kedua orang tuanya ingin berangkat bekerja. Sean malah masih asyik di alam mimpi nya. Dan itu membuat Icha akhir akhir ini tidak sempat untuk memandikan putranya di pagi hari.
Semuanya ia serahkan pada pengasuhnya. Tapi jika sore hari, maka Icha yang akan mengurus semua keperluan putranya.
"Lihatlah suami mu itu!!!. Sepertinya ia sudah tidak sabaran lagi punya baby".Ledek Cinta sembari melirik sang menantu yang saat ini sedang asyik bermain dengan cucunya.
" Dia akan jadi suami siaga nantinya Sha".Sambung Icha sambil tersenyum.
"Awas saja jika anaknya lahir nanti. Dia malah asyik molor terus".Lirih Shasa sambil mencebikkan bibirnya.
TBC
__ADS_1