Posesif Husband

Posesif Husband
Salah Paham


__ADS_3

Shasa nampak sedikit berlari menyusuri lorong rumah sakit. Setelah ia mendapatkan kabar dari asisten Tomy. Jika suaminya tak sadarkan diri dan dibawa kerumah sakit.


"Shasa pelan pelan!! . Loe kan lagi hamil".Tiara berteriak karena Shasa sudah jauh meninggalkan nya.


Mendengar teriakan Tiara. Shasa langsung ingat jika dia saat ini sedang hamil muda. Shasa pun mulai mengatur langkah kakinya. Dan terlihat berjalan namun sedikit mempercepat langkahnya.


Ia begitu khawatir akan keadaan suaminya saat ini. Apalagi ini pertama kalinya Candra pingsan.


"Nyonya... ".Tomy nampak membungkukkan badannya saat Shasa sudah ada di hadapannya.


" Dimana suamiku???. Kenapa dia bisa pingsan begini??? ".Cerocos Shasa panik.


" Tenang Nyonya, tuan baik baik saja. Tuan hanya kelelahan dan lemah karena belum makan apapun sejak tadi pagi ".Jelas Tomy pelan.


" Bukankah tadi kau sudah beli seblak untuk suamiku??? ".Tanya Shasa menautkan kedua alisnya.


" Ah, itu Nyonya. Tuan memuntahkan nya kembali setelah baru menyuap dua kali".Sahut Tomy jujur.


Shasa pun menghela nafasnya pelan. Lalu ia langsung masuk kedalam ruangan rawat suaminya. begitu saja. Dimana Candra sedang memejamkan matanya damai.


Wajah pucat Candra membuat Shasa merasa bersalah. Ia kasihan akan nasib suaminya. Padahal ini baru kehamilan pertamanya. Tapi Candra sudah dibuat sengsara seperti ini oleh baby nya.


"Sayang, kau lihat Daddy!. Kenapa kau menyiksa Daddy seperti ini sayang??. Kasian Daddy tidak bisa makan apapun ".Lirih Shasa sambil mengelus perutnya yang masih datar.


Shasa pun kini beralih mengecup bibir dan kening suaminya pelan. " Maafkan aku dan baby ya bang!!. Karena kami kau jadi menanggung semua ini sendiri ".Guman Shasa sendu.

__ADS_1


Berulang kali Shasa menciumi punggung tangan suaminya. Yang masih saja tetap memejamkan matanya Padahal selama yang Shasa tahu. Candra tidak pernah selemah sekarang ini. Bahkan suaminya itu tidak pernah mengeluh kecapekan sama sekali. Ataupun kelelahan apalagi saat menggempurnya.


Namun, saat ini sangat berbanding terbalik dengan Candra selama ini. Ia bisa jatuh pingsan di perusahaan. Dan kini nampak terbaring lemah dengan wajah pucatnya di atas ranjang pasien rumah sakit.


🌿🌿🌿🌿🌿


Sedangakan di luar ruangan Tomy masih saja setia berjaga disana. Tomy juga sebenarnya tak kalah panik dan juga khawatir akan nasib bosnya itu.


Bukan apa apa, tapi yang Tomy takutkan adalah kejadian beberapa tahun yang lalu. Terjadi lagi pada bosnya. Dimana Candra bagaikan tak bisa tertolong lagi. Karena semua tubuhnya cacat dan terkena luka parah akibat kecelakaan yang menimpanya.


Bahkan Candra tak sadarkan diri sampai berbulan bulan. Membuat Tomy bingung harus berbuat apa. Hingga akhirnya wajah Candra harus di operasi menjadi wajah orang lain. Demi menyelamatkan nyawa nya. Dari incaran para manusia manusia berhati iblis.


Beruntung dulu keluarga besar Candra belum begitu paham wajah Tomy. Karena Tomy hanya bekerja di belakang layar.


"Aww... " Pekik seorang gadis ketika Tomy tak sengaja berbalik badan dan menabrak tubuh seorang gadis cantik yang tiba tiba ada di belakang tubuhnya.


"Iihhh, sakit tahu... " Seru gadis itu lagi sambil memegangi jidad dan juga hidungnya. Ia juga nampak sedikit menundukkan kepalanya. Membuat Tomy tidak bisa melihat dengan jelas wajah gadis itu.


"Maaf saya tidak sengaja nona... " Ucap Tomy benar benar tidak tahu. Jika ada orang lain di belakang nya. Karena tadi ia sibuk melamun sambil terus menatap pintu ruangan rawat bosnya.


"Makanya kalau ma...


Gadis itu langsung melongo saat melihat wajah tampan Tomy. Karena tadi ia belum sempat menatap nya.


" MasyaAllah tampan sekali".Lirihnya pelan. Membuat Tomy menautkan kedua alisnya.

__ADS_1


"Maaf nona apa ada yang sakit, atau hidung anda bermasalah??? ".Tanya Tomy sedikit ragu.


" Ah, iya hidungku sakit sekali. Sepertinya patah deh".Seru Gadis itu mulai memainkan perannya.


Tomy kembali menautkan kedua alisnya. Tapi tak urung ia juga terlihat bersalah.


"Coba lihat dulu hidungku . Siapa tahu beneran patah gimana Om??? ".


" What Om??? ".Guman Tomy tak terima jika ia di panggil Om untuk saat ini. Apa wajahnya setua itu untuk panggilan tersebut.


" Tiara, Tomy... Kalian ngapain".Pekik Shasa saat ia membuka pintu ruangan rawat suaminya untuk meminta tolong pada Tomy untuk membelikan makan siang untuknya dan suaminya.


Tapi ia malah dikejutkan oleh kedekatan Tiara dan Tomy yang nampak seperti orang berciuman dari arah belakang.


"Nyonya ini... ini tidak seperti yang anda lihat".Elak Tomy gugup. Dan merutuki kebodohannya.


" Ah... kalian ini baru saja bertemu sekali udah main sosor menyosor saja ".Ledek Shasa yang malah seperti mendapatkan bahan ledakan terbarunya.


Hingga suara lirih suaminya dari arah dalam memanggil namanya. " Sayang... ".


" Iya cinta ku aku kembali masuk".


"Ah, dia itu tidak sabaran sekali. Apa dia tidak bisa jauh dari ku?? ".Guman Shasa sembari kembali melangkah masuk kedalam ruangan rawat suaminya. Meninggalkan Tomy dan Tiara yang sekarang nampak canggung.


TBC

__ADS_1


__ADS_2