Posesif Husband

Posesif Husband
Tanggung Jawab


__ADS_3

Saat Niko dan juga Miki sedang menikmati makan siang bersama dengan memakan bekal yang di kirim oleh Icha istrinya Niko. Di sebuah cafe yang selalu ramai pengunjung itu. Nampak tiga orang gadis remaja yang sedang menikmati cemilannya.


"Sha, kita pulang yuk!. Nanti loe bakal di cariin loh sama Mommy ".Luna sejak tadi hampir bosan membujuk Shasa. Membuat Lulu juga ikutan pusing sendiri.


" Mommy lagi ke Korea na, jadi gak akan ada suara cempreng Mommy hari ini dirumah".Jawab Shasa dengan santainya.


"Loe pikir meskipun gak ada Mommy dan Daddy dirumah. Kita bisa bebas begitu saja keluar rumah?. Hm? ".Luna menggeleng kan kepala nya. Karena di antara tiga gadis itu. Gadis yang paling jelih adalah Luna. Sedangkan Lulu dan Shasa hanya bersikap masa bodoh dan sering kali kena amukan Cinta dan Raya.


" Gue tahu Na, pasti mata mata Daddy dan Uncle ada dimana mana kan??? . Nyantai aja kali! Woles... woles!! ".Shasa masih saja menikmati cemilan yang sudah terlanjur ia pesan.


Luna hanya bisa menghela nafasnya kasar. Dan membuat Lulu terkekeh sendiri. Dimana mana Luna memang seperti seorang kakak. Yang begitu memperdulikan adik adiknya. Dari situ juga Lulu bisa paham. Jika wajar saja Nikki lebih memilih Luna untuk pilihan hatinya dibandingkan dirinya.


Karena Luna sangat bisa di andlakan dan juga lebih bersikap dewasa, baik pemikiran maupun sikapnya. Sosok seperti Luna memang pantas mendapatkan cinta yang tulus seperti Nikki. Meskipun Nikki sering terlihat brengsek tapi ketahuilah. Pri itu hanya ala kadarnya saja. Ia hanya bersikap ramah kepada semua gadis single. Walau kadang jiwa pemainnya lebih terlihat unggul dibandingkan jiwa serius nya.

__ADS_1


Tapi tidak menutup kemungkinan juga. Jika pria seperti Nikki itu sebenarnya adalah tipikal pria penyayang, dan humble. Namun, saking ramahnya mereka. Jadi membuat mereka selalu di puja oleh banyak orang. Terutama kaum hawa.


Dan jika pria seperti itu kalau sudah bertemu dengan orang yang tepat. Maka mereka mampu merubah semua sikap buruknya secepat membalikkan telapak tangannya sendiri.


🌿🌿🌿🌿🌿


"Shasa mana Nikki?. Kok pulangnya gak barengan? ".Icha bertanya pada adik iparnya ketika ia tidak melihat sosok Shasa di belakang Nikki.


" Sama siapa???. Kenapa gak langsung pulang saja sih?? ".Icha mulai sedikit khawatir dengan adik iparnya yang bungsu itu. Karena si kembar selalu pulang ke rumah tepat waktu. Icha hanya takut saja jika di luar sana Shasa sampai kenapa napa. Dan orang yang di salahkan pertama kalinya adalah dirinya dan juga suaminya. Karena mereka tidak bisa menjaga amanah Anton dan Cinta.


" Tenang aja mbak!!. Gak usah khawatir gitu!!. Shasa perginya sama anaknya Uncle Lana dan Ounty Raya kok mbak".Akhirnya Nikki membuka suara juga membuat Icha pun ikut merasa lega .


"Hm, yasudah, Kamu ganti baju dulu gih!!!. Sudah itu mbak tunggu di meja makan ya Nik".Ucap Icha memberitahu adik iparnya.

__ADS_1


" Siap Mbak".Nikki pun langsung memberi hormat pada Icha. Membuat Icha terkekeh sendiri. Dan menggeleng kan kepala nya.


Icha melihat punggung Nikki yang mulai menghilang dari balik tangga. Menuju ke lantai atas. Lalu setelah itu Icha pun langsung melangkah pergi meninggalkan ruang tamu. Untuk menuju arah dapur.


"Bik, tolong bantu siapkan lauknya ya!!!. Nikki juga akan makan siang bersama saya! ".Ucap Icha meminta tolong pada art yang bekerja di rumah mertuanya itu.


" Baik Nyonya muda".Jawab art itu cepat dan langsung menata semua menu diatas meja makan


Icha bahkan tidak terlihat mengeluh sedikit pun. Saat mempersiapkan makan siang untuk adik iparnya. Karena Icha merasa bertanggung jawab akan adik iparnya yang saat ini pun adalah tanggung jawab nya dan suaminya. Selama kedua mertua nya berada di Korea untuk waktu yang tidak bisa ditentukan.


Icha juga sudah menganggap adik adik iparnya kini sebagai adik adiknya sendiri. Jadi, apapun yang terjadi pada si kembar Icha tidak akan tinggal diam saja. Karena menjaga amanah jauh lebih sulit daripada menerimanya.


TBC

__ADS_1


__ADS_2