Posesif Husband

Posesif Husband
Baby Boy


__ADS_3

Ketika di kediaman Erlangga saat ini sedang asyik berkumpul keluarga. Dan dengan di meriahkan oleh kata kata Shasa yang dapat menjadi boomerang untuk hubungan Nikki dan juga Luna.


Di tempat yang berbeda saat ini. Tiara baru saja tiba di rumah sakit karena ia sejak tadi sudah mengalami kontraksi. Tomy pun tampak panik melihat ekspresi wajah istrinya. Yang meringis sembari memegangi pinggangnya.


Tiara di tidurkan di atas brankar oleh suster. Lalu datang seorang dokter khusus obgin untuk memeriksa keadaan Tiara. " Wah, sudah bukaan delapan nih. Kita tunggu sebentar lagi ya Nyonya!! ". Ucap sang dokter tersenyum ramah pada Tiara.


Karena mereka sangat tahu, siapa pria dingin yang sejak tadi tak mau jauh dari wanita cantik yang akan segera melahirkan itu. Sebab, saat ini mereka tengah berada di rumah sakit milik keluarga Erlangga sendiri.


Jadi, semua pegawai rumah sakit sangat mengenal Tomy dan Candra . Sebab, keduanya selalu datang berdua dan tidak pernah terpisahkan.


" Apa sesakit itu honey?? ". Tanya Tomy khawatir. Ingin rasanya Tomy menggantikan posisi istrinya. Saat melihat keringat di pelipis tiara mulai keluar. Namun wanita itu masih bisa tetap tersenyum manis pada suaminya.

__ADS_1


Tiara menggeleng kan kepala nya. Meskipun rasanya saat ini pinggangnya terasa ingin lepas saja. Belum lagi rasa kram dan nyeri pada bagian perut bawahnya. Rasanya kadang ia ingin pipis lah, buang hajatlah. Pokoknya serba salah.


Namun, Tiara masih saja tetap berusaha tenang. Walau ia kadang juga tak bisa bohong saat rasa nyeri pada pinggangnya terasa begitu menyiksa dirinya.


"Kalau tidak tahan, kita bisa lakukan operasi cesar saja honey!! ". Ucap Tomy yang merasa tidak tega akan istrinya itu. Yang sejak tadi terus saja meringis. Meskipun Tiara masih bisa tersenyum, Tomy tahu jika istrinya itu sedang menutupi rasa sakitnya.


Lagi lagi Tiara hanya menggeleng kan kepalanya. " Mas aku mau persalinan normal saja!. Lagian aku masih kuat kok, masa bikinnya kuat ngeluarin nya ngeluh sih? ".Dasar Tiara ya udah nyeri dan kram juga nahanin pinggang yang rasanya mau potel. Eh, dianya masih bisa bercanda.


Jangan kan Tomy yang gemas akan pola istrinya itu. Dokter dan suster saja ikut terkekeh akan guyonan Tiara barusan.


Tangis suara bayi mulai terdengar memenuhi ruangan persalinan itu. Bahkan Tiara dan Tomy sampai menitik kan air matanya. Ketika seorang bayi laki laki dapat mereka lihat dengan jelas.

__ADS_1


Bayi merah itu kini tengah dibersihkan oleh suster. Lalu Tomy beranjak mendekati baby nya. Setelah suster selesai membalutnya dengan pakaian mungilnya. Tomy pun mulai mengazani Sang baby dengan hikmat.


Meskipun Tomy bukan orang yang taat beribadah. Tapi, ia bukanlah orang yang tidak paham agama. Sikapnya boleh datar dan dingin. Bahkan Tomy bisa dibilang juga seorang pembunuh sadis sama seperti tuan nya.


Namun, ilmu agamanya juga boleh di adu. Ia bukan hanya sosok pria bertanggungjawab. Tapi juga suami yang bisa di andalkan dalam segala hal.


Senyum Tiara tak pernah hilang dari bibir tipisnya itu. Meskipun tadi sempat ada drama sedikit saat ingin mengeluarkan baby boy. Namun, itu semua tanpa disengaja oleh Tiara. Bahkan saat ini penampilan suaminya sudah tak serapi saat mereka masuk ruang persalinan tadi.


Rambut Tomy yang sudah berantakan. Bahkan baju kaosnya pun sudah kusut akan ulah istrinya. Belum lagi lengan dan punggung Tomy. Yang mungkin sudah ada bakat gigitan dan juga bekas kuku istrinya itu.


Prahara ibu melahirkan memang kadang membuat suami terkena imbasnya juga. Bahkan tak jarang para suami ikut sengsara akan ulah ibu melahirkan. Kadang juga ada suami yang rambutnya sampai rontok oleh istrinya. Yang tak sadar saat mengeluarkan hasil benih mereka berdua.

__ADS_1


Hal itulah yang sedang di alami oleh Tomy tadi. Namun, rasa itu bahkan langsung sirna saat melihat buah hati pertama kalinya menangis. Anggap saja bayaran termahal yang selalu dirasakan oleh orang tua .


TBC


__ADS_2