
Kembali ke Jakarta, dimana saat Niko dan Shasa sedang menikmati kebahagiaan nya masing masing. Di tempat yang berbeda juga tak kalah bahagia nya. Karena Tiara dan Tomy baru saja mengetahui jenis kelamin baby nya.
Saat ini keduanya sedang berada dalam perjalanan menuju rumah sakit tempat Shasa di melahirkan dan di rawat. Karena rumah sakit tempat Tiara USG berbeda dengan rumah sakit Shasa melahirkan.
Sejak tadi Tiara selalu memegangi dan mengusap perutnya yang kini usia kandungan nya sudah masuk bulan ke tujuh. Itu artinya dua bulan sepuluh hari lagi ia akan melihat sang baby lahir. Dimana baby mereka berdua berjenis kelamin laki laki. Padahal sebelum nya saat USG baby mereka di nyatakan seorang perempuan. Karena sang baby juga tak begitu jelas memperlihatkan dirinya.
Tapi semoga saja jenis kelamin nya kali ini tidak salah lagi. Dan harapan Tiara semoga baby nya benar benar laki laki.
Tomy pun nampak tersenyum melihat kebahagiaan yang selalu terpancar dari wajah istrinya. Hingga Tomy bangga bisa menjadi suami yang bisa dan mampu membahagiakan istrinya hingga saat ini.
" Mas kita mampir dulu di supermarket ya!. Aku ingin beli buah dulu buat Shasa ".
" Siap nyonya ". Jawab Tomy cepat dan sembari tersenyum pada istrinya.
Senyum Tiara pun kembali terbit bersamaan dengan mobil suaminya yang mulai mengarah pada salah satu pusat perbelanjaan yang tepat berada di pinggir jalan.
" Biar aku saja yang turun Honey!!! ". Ucap Tomy karena tak ingin istrinya kecapekan jika harus turun naik mobil dan mencari buah untuk istri bos nya.
" Hem, baiklah suamiku, tapi jangan lama lama ya!!. Nanti aku rindu ". Jawab Tiara sembari menggoda suaminya.
" Kalau rindu gampang honey, kita tinggal pulang saja ke rumah atau kalau sudah tidak tahan lagi. Kita juga bisa sewa hotel di dekat sini!. Hm? ". Tomy malah menggoda balik istrinya.
" Hehehe.... "Tiara langsung terkekeh sambil menggelengkan kepalanya lalu mendorong pelan dada bidang suaminya. Saat Tomy ingin nyosor kerarah bibirnya yang ranum itu.
__ADS_1
" Udah mas sana!!. Nanti kesorean loh". Tiara mengingatkan suaminya yang mulai mesum itu.
"Iya, iya... Tapi satu kecupan dulu sebelum turun! ". Pinta Tomy sebelum ia beranjak pergi dari mobil tersebut.
Cup...
Tanpa ingin mengulur waktu lagi Tiara pun langsung mengecup bibir suaminya. Karena jika ia mengecup bagian wajah yang lain. Dapat Tiara pastikan jika suaminya itu pasti meminta kembali menciumnya.
Tapi setelah mendapat kan apa yang ia inginkan. Tomy malah sedikit ragu untuk meninggalkan istrinya di dalam mobil seorang diri.
" Ada apa lagi mas??? ". Tanya Tiara ketika melihat suaminya malah balik membuka pintu mobilnya kembali setelah ia turun beberapa detik yang lalu.
" Gimana kalau kamu ikut saja honey?. Aku tidak tega melihat mu menunggu di mobil sendirian begini". Pinta Tomy yang entah kenapa merasa ragu meninggal kan istrinya.
Akhirnya Tomy kembali mendaratkan kecupan singkat di kening dan juga bibir istrinya. Sebelum ia beranjak pergi dari sana. Membuat Tiara menggelengkan kepalanya sambil mengulum senyumnya.
Saat suaminya masuk kedalam supermarket. Selang beberapa menit setelah Tomy pergi. Tiara malah melihat penjual es kelapa muda yang tak jauh dari tempat parkir supermarket tersebut. Tiba tiba saja ia begitu menginginkan es kelapa muda. Dan membuat ia meneguk air liurnya sendiri.
"Wah seperti nya seger tuh. Tapi kalau nungguin mas Tomy pasti lama. Keburu abangnya pergi lagi". Tiara pun akhirnya memutuskan untuk turun dari mobilnya. Dan ingin menghampiri pedangan es kelapa muda yang sedang mangkal di seberang jalan .
Bersamaan dengan Tiara yang menyebrangi jalan untuk menghampiri pedagang es kelapa muda. Tomy pun baru keluar dari supermarket dengan membawa parsel buah segar di tangannya.
Cekittt...
__ADS_1
Brakkkkk....
Kecelakaan terjadi tepat di seberang jalan sana. Membuat suasana menjadi riuh. Bahkan orang orang sudah berlarian untuk melihat . Apalagi mobil yang menabrak itu sudah kabur begitu saja tanpa rasa tanggung jawab sedikitpun.
Tomy berniat ingin memasukkan parsel buahnya kedalam mobilnya terlebih dahulu. Dan meminta izin pada istrinya .Tapi begitu ada salah satu ibu ibu yang berteriak. "Tolong panggil ambulance ada ibu hamil kena korban tabrak lari".
Deg...
Tomy pun langsung kepikiran dengan sang istri yang memang sedang hamil juga. Dengan langkah lebarnya Tomy berjalan mendekati mobilnya yang masih terparkir di tempat semula. Ia membuka pintu mobilnya dengan tergesa-gesa. Dan seketika jantung Tomy berdetak begitu kencang saat tidak mendapati istrinya ada di dalam mobilnya. Bahkan parsel buahnya sudah terlepas dari tangannya dan berhamburan dibawah kakinya.
"Honey... ". Teriak Tomy panik setengah mati. Dan langsung berlari kearah keramaian itu. Pikiranya sudah kalut takut apa yang ada di dalam pikirannya benar benar nyata.
" Dimana wanita yang di tabrak tadi??? ". Tanya Tomy dengan begitu panik nya. Apalagi ia melihat sapu tangan istrinya yang sangat ia kenali sudah penuh dengan darah segar tepat di pinggir trotoar jalan raya.
" Dimana korban kecelakaan tadi dibawa??? ". Tanya Tomy lagi dengan detak jantung serasa ingin berhenti detik itulah.
" Rumah sakit terdekat tuan". Jawab Seorang pria yang memang ikut membantu menggotong seorang perempuan yang sedang hamil besar yang menjadi korban tabrak lari tadi.
" Semoga masih bisa terselamatkan ya!. Kasihan sekali kepala wanita itu sudah bersimbah darah begitu".
Deg....
TBC
__ADS_1