
Saat Nikki dan Shasa sedang berdiskusi tentang perihal tutup mulutnya. Sedangkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Raya sejak tadi nampak sedang menunggu kedatangan seseorang.
Raya berjalan masuk kedalam Bandara dengan langkah tergesa gesa.
Brakkk...
"Aw.... " Seorang wanita cantik tak sengaja menabrak bahunya. Hingga ponsel Raya yang tadi ada di genggaman tangannya ikut jatuh ke lantai.
"Aduh, sorry... Saya tidak sengaja mbak".Ucap Wanita itu sambil. tersenyum sopan. Bahkan ia ikut mengambilkan ponsel Raya yang jatuh di lantai.
" Ini mbak ponselnya, coba cek dulu siapa tahu ada yang rusak, biar saya bisa ganti rugi!!! ".Ucap Wanita itu lagi ramah sambil menyodorkan ponsel Raya.
" Ah, tidak papa kok, salah juga salah jalannya ngak hati hati".Sahut Raya menerima ponselnya kembali yang di sodorkan oleh wanita itu.
Brukkk....
"Astaghfirullah, Daren.... ".Sentak wanita itu pada pemuda yang tadi menabrak tubuh Raya kembali dari arah belakang.
" Sorry Mom, Daren ke belet nih".Sahut Pemuda itu sambil menahan sesuatu.
"Cepat minta maaf sama tante ini!!!. Kamu lihat ponsel tante nya jadi jatuh kan gara gara kamu".
" Tante maaf ya Daren gak sengaja!!!".pemuda yang di panggil Daren itu pun meminta maaf dengan sopan pada Raya. Membuat Raya hanya mengangguk kan kepalanya saja sambil tersenyum.
__ADS_1
"Udah tante gak papa kok".Tutur Raya yang tak kalah ramah nya dengan mereka.
Sementara itu Wanita yang di panggil Mom oleh Daren tadi berjongkok kembali. Ingin mengambilkan ponsel Raya yang sudah kembali jatuh di lantai. Bertepatan dengan ponsel Raya yang berdering. Menampakan wallpaper foto Raya, suami dan juga Anak anaknya.
Wanita itu jadi terkejut melihat nya. Hingga ia sampai tak bergeming saking terkejutnya. Melihat layar ponsel Raya.
"Maaf, suami saya yang telpon".Raya berkata sambil ikut jongkok dan mengambil ponselnya.
Wanita itu pun langsung menatap kearah Raya dengan tatapan yang tak bisa di artikan.
" Mom... Mommy kenapa??? ".Tanya Daren pada Mommy nya.
" Ah, iya sayang. Mommy tidak papa kok".Jawabnya berusaha santai.
"Mom... Are you okay??? ".Tanya Daren lagi bingung.
" Yah sayang. Mommy fine".Sahutnya sambil tersenyum. Lalu ia kembali menoleh kearah Raya yang masih sibuk menerima telpon nya.
"Tadi katanya kamu kebelet???. Buruan sana ke toilet, Mommy tunggu kamu di mobil saja".Ucap Wanita itu sambil tersenyum pada putranya.
" Oke Mom".Pemuda yang bernama Daren itu pun langsung pergi melangkah menuju arah toilet yang ada di bandara itu. Sedangkan Mommy nya dengan langkah sedikit gontai berjalan keluar Bandara.
"Kamu benar benar sudah bahagia sekarang".Guman wanita itu sambil tersenyum tipis melangkah keluar Bandara.
__ADS_1
Sedangkan Raya yang baru selesai menerima telpon nya. Begitu terkejut saat menoleh ternyata tidak mendapati lagi orang yang tadi sempat bicara padanya.
" Loh kemana mereka???. Apa aku yang kelamaan Terima telpon kali ya".Lirih Raya merasa tidak enak karena belum mengucapkan maaf pada meraka berdua.
"Semoga Allah mempertemukan kita kembali".Doa Raya tulus sebelum ia kembali mencari keberadaan orang yang sejak tadi ia tunggu.
Setelah kelang beberapa saat senyum Raya mengembang. Ketika ia melihat seorang wanita cantik sedang mendorong kopernya dan disebelah nya juga ada seorang anak laki laki yang usianya mungkin baru 10 tahun nan.
"Mbak Raya... " Serunya sambil tersenyum dan mempercepat langkahnya sambil menggandeng tangan anak laki laki itu.
"Maya, akhirnya kalian tiba juga di Jakarta".Ucap Raya sambil tersenyum bahagia".Yaa Allah ini Marchel ya May... Udah gede banget ya mana ganteng lagi".Puji Raya tersenyum manis pada anak laki laki itu.
" Iya mbak, Marchel salam dulu sama Mama Raya dong!!! ".Ucap wanita yang di panggil Maya itu.
" Hai Mama Raya... "
"Hai sayang... Kamu kok ganteng banget sih".Raya terlihat gemas sekali akan ketampanan Marchel. Membuat Mami nya ikut terkekeh.
" Makanya mbak ajak gih kak Lana bikin baby lagi biar dapat yang tampan juga!!! ".Bisik Maya sambil terkekeh pelan.
" Udah cukup May... Mbak gak mungkin hamil lagi twins udah pada remaja. Nanti malah bikin repot tau sendiri gimana Luna dan Lulu".Sahut Raya
Membuat wanita yang bernama Maya itu langsung terkekeh kembali. Karena ia sedikit banyak tahu bagaimana pusingnya sang kakak dan kakak iparnya itu mengurus twins sampai remaja saat ini.
__ADS_1
Karena Maya adalah adik kandung Lana. Yang selama ini tinggal di Amerika bersama suami dan anaknya. Dan kali ini Maya sedang ingin menikmati liburannya bersama putra semata wayangnya. Sedangkan suaminya belum bisa ikut karena masalah pekerjaan nya disana.