
"Duh bu kapolsek mau kemana bu, sore sore gini??? ".Ibu erna tiba tiba sudah muncul saja di depan rumah cinta. Bertepatan dengan Anton dan cinta yang baru keluar dari rumahnya.
" Eh, ibu erna... Mau ke supermarket sebentar bu, belanja kebutuhan sehari hari. Sekalian mau cari angin segar juga, bosen kan di asrama melulu ".Jawab Cinta sedikit menekankan ucapan nya.
" Oh iya bu, saya aja nanti mau belanja bulanan juga. Soalnya besok asisten rumah tangga saya baru masuk kerja".Sahut Bu erna yang ternyata tak mau kalah. Ia juga sudah mencari art karena melihat cinta tadi pagi mulai memperkerjakan bik Imah.
"Hmm... Yaudah kami duluan ya bu".Pamit Cinta sambil tersenyum.
" Silahkan bu!!! ".Bu erna nampak tersenyum juga. Tapi setelah melihat mobil Anton dan Cinta sudah hilang dibalik tembok. Ia langsung mencelos. " Pakai tas dan sepatu kw aja belagu banget sih. Baru jadi ibu kapolsek aja gayanya udah selangit gitu. Jangan jangan beli beli mobil juga dari cicilan ".Ledek Bu erna sinis.
Sedangkan cinta yang sudah menduga dan sudah bisa menilai bagaimana karakter ibu erna hanya bisa mengulum senyumnya saja didalam mobil. Ia memang suka sekali menjadi kompor jika berurusan dan berhadapan dengan tipe ibu ibu seperti erna itu.
" Kamu kenapa sayang, kok senyam senyum melulu sejak tadi??? ".Ternyata Anton juga ikut memperhatikan istrinya.
" Ah, Nggak ada apa apa by. Cuma lagi senang aja. Emang gak boleh??? ".Cinta malah mengelak dengan menggoda suaminya.
" Hahaha... Istriku selain cantik, pinter masak, lincah bergoyang ternyata pintar juga menyembunyikan sesuatu ya".Ucap Anton.
__ADS_1
"Itu pujian atau sindiran sih by??? ".Tanya Cinta sambil memanyunkan bibirnya.
" Dua duanya sayang".Jawab Anton yang langsung terkekeh.
"Haiss... Suami nyebelin".Ketus cinta . Membuat Anton semakin terkekeh akan sikap istrinya saat ini.
🌿🌿🌿🌿🌿
Setelah melakukan perjalanan selama lebih kurang 15 menit. Kini sampailah Anton dan Cinta di tempat pusat perbelanjaan. Anton pun langsung membukakan pintu mobilnya untuk sang istri, Ketika ia sudah turun lebih dulu dari mobilnya.
"Silahkan Nyonya Anton Erlangga!!! ".Anton berucap sambil tersenyum pada istrinya.
Keduanya sama sama melangkah masuk menuju pusat perbelanjaan itu. Dengan jalan bersamaan, bahkan Anton selalu menggenggam tangan istrinya erat. Seakan takut terlepas dari genggaman nya saja saking posesif nya Anton terhadap cinta sangat istri cantik jelita nya itu.
Tahu akan sikap suami posesif nya. Yang sudah lama mendarah daging, Cinta pun hanya bisa pasrah dan mengulum senyum nya. Ia juga sebenarnya tidak keberatan jika sikap siaminya selalu begini padanya. Sebab, semakin posesif suaminya makan semakin besar juga rasa sayangnya padanya itu bagi cinta.
"Kamu tunggu disini dulu sayang!!!. Biar aku saja yang ambil troli nya".Perintah Anton sebelum ia melangkah pergi untuk mengambil troli dorong tempat belanja nya nanti.
__ADS_1
" Siap sayang".Jawab Cinta nurut.
Tak berselang lama Anton pun sudah kembali dengan mendorong troli atau keranjang belanja nya. Kemudian sepasang suami istri pun. Mulai mencari barang yang mereka ingin beli. Di antara beberapa bahan bahan pokok. Bahkan cinta sudah mengambil bahan pokok itu dengan jumlah yang cukup banyak.
"Sayang, ini untuk makan satu bulan kedepan atau kamu mau buka toko kelontong di aspol??? ".Ledek Anton sambil terkekeh.
" Ini bukan untuk kita saja by. Tapi untuk bik imah juga sayang".Sahut cinta yang saat ini sedang mengambil beberapa buah favorit nya.
Anton hanya beroh ria tanpa ingin banyak protes. Karena ia tidak akan ambil pusing jika istrinya berniat baik pada seseorang. Apalagi jika cinta hanya ingin berbagi rejeki untuk orang yang memang pantas mendapatkannya.
"Oh ya Ampun by".Seru Cinta sambil menepuk jidad nya.
"Ada apa sayang??? ".
Cinta langsung menatap kearah suaminya. " Aku lupa by, tadi siang kan aku sudah janji sama bik imah, supaya bik imah kembali lagi sore buat bantuin aku masak sama nyetrika. astaga by, pasti bik imah ke Aspol tapi kita malah nggak ada dirumah".Cinta terlihat panik karena merasa tidak enak hati pada art nya yang pasti sudah datang ke Aspol sekarang.
"Sayang, hei... Kan nanti setelah pulang dari belanja, kita bisa langsung mampir saja dulu kerumah bik imah nya!!!".Anton berbicara sambil menenangkan istrinya yang panik seperti orang kehilangan saja.
__ADS_1
" Hubby benar juga.Tapi aku merasa tidak enak by sudah membohongi bik imah".
"Sudahlah sayang, bik imah pasti tanya pada penghuni Aspol. Dan pulang nanti kita sempatkan mampir kerumah nya sekalian kamu mau kasih mereka sembako juga kan??? ".