Posesif Husband

Posesif Husband
Kekonyolan Papa Niko


__ADS_3

Ketika Shasa dan Candra kedatangan kedua orang tuanya Shasa. Namun ditempat yang berbeda juga saat ini. Niko sedang asyik menatap wajah Baby Sean. Ia pun terlihat seperti enggan untuk menjauh dari box baby Sean. Karena putranya itu sedang tidur terlelap.


Icha yang sejak tadi berbaring di ranjang. Hanya menatap penuh cinta pada suami dan juga baby nya itu. Icha merasa ia adalah wanita paling beruntung saat ini. Dimana sekarang, ia sudah menjadi seorang ibu. Dan menjadi istri yang amat dicintai dan disayangi oleh suaminya.


Tatapan teduh yang selalu Niko perlihatkan padanya. Membuat Icha sangat sadar, jika pria itu sangat berarti dalam hidup nya.


"Apa aku sangat tampan??? ".Tanya Niko tiba tiba dan Niko pun kini malah sudah duduk di bibir ranjang sembari mengusap tangan istrinya.


Icha pun hanya tersenyum. Senyum manis yang selalu ia tampilkan pada suaminya itu. Senyum kebahagiaan yang kini selalu terpancar indah. Bahkan Icha pun perlahan sudah tidak larut lagi dalam kesedihan nya. Atas meninggalnya kedua orang tuanya secara dadakan.


Kasih sayang dan perhatian serta semua rasa cinta Niko dan keluarga nya. Mampu mengubur kesedihan yang mendalam dari wanita cantik itu. Icha juga sudah tahu, penyebab kedua orang tuanya meninggal. Ia juga bahkan sudah memaafkan bibinya.


Meskipun berat bagi Icha untuk menerima kenyataan pahit itu. Tapi Icha juga tidak mau berlarut larut dalam membenci seseorang. Apalagi dia masih keluarga nya juga.


"Abang memang sudah tampan sejak dulu".Sahut Icha sambil mengulum senyumnya.


Niko pun ikut tersenyum seraya semakin mendekatkan wajahnya kearah sang istri, Dan benar satu kecupan ia daratkan tepat di bibir istrinya.

__ADS_1


" Apa aku harus puasa lagi sayang???? ".Goda Niko sambil menaik turunkan alisnya.


Icha pun langsung terkekeh. " Seharusnya Abang harus menunggu nya sampai 40 hari dulu. Tapi karena ini dijahit, jadi bisa lebih dari itu sampai jahitan nya pulih kembali!".


"Selama itu sayang? ".Niko pun langsung melotot tak percaya jika ia harus berpuasa sangat lama. Ia merasa baru kemarin ia menikmati indahnya surga dunia. Tapi sekarang malah di suruh puasa panjang. " Kenapa juga mereka harus menggunting itunya kamu yank? ".Sambung Niko terlihat kesal pada team medis yang membantu istrinya melahirkan.


" Itu karena aku sudah tidak tahan lagi bang. Masa iya abang tega melakukannya saat jahitan nya belum pulih. Yang ada abang malah merobeknya lagi. Tahu sendiri punya abang gedenya kek apa? ".


Icha sebenarnya sedikit malu mengucapkan kata itu di depan suaminya. Dan mengakui pusaka Niko yang selalu membuatnya nikmat itu. Tapi mau bagaimana lagi, itu memang benar kenyataan nya. Dulu saja waktu pertama kali melihatnya, Icha sempat terkejut tapi setelah menikmati nya. Icha malah ketagihan juga sampai sekarang.


Kalau boleh jujur, Icha juga sebenarnya tidak kuat menahannya lebih lama lagi. Namun, apa boleh buat. Jahitan nya saja belum sembuh dan masih terasa sangat perih. Untuk sekedar buang air kecil saja, kadang ia masih meringis saking perihnya. Begitu pun saat ia akan Pup. Apalagi jika pusaka bertuah milik suaminya. Masuk kembali ke area itu.


"Masih ada cara lain sayang untuk itu. Tapi yang jelas jangan masuk dulu! ".Lirih Icha sembari bersemu merah.


" Benarkah? ".Goda Niko sambil mengulum senyumnya. " Seperti apa contohnya?. Apa boleh di praktekan sekarang yank??? ".


Pertanyaan Niko membuat Icha semakin bersemu merah. Saking malunya akan ucapan suaminya itu. Icha pun langsung mendorong pelan dada bidang suaminya. Ketika suaminya itu semakin memajukan tubuhnya kearahnya.

__ADS_1


" Kenapa abang jadi semakin mesum begini??? ".Icha mencebikkan bibirnya


" Itu karena istriku ini sangat menggoda".Bisik Niko tepat di telinga istrinya.


"Issss.... Dasar ".Icha semakin mengerucut kan bibirnya. Tapi ia juga mengulum senyumnya.


Tangisan Sean yang tiba tiba. Membuat sepasang suami istri yang kini sudah menjadi Papa dan Mama itu. Kini harus menjeda obrolan absurnya terlebih dahulu. Karena Baby Sean sepertinya haus dan Icha harus memberikan Asinya.


Niko pun membantu mengambil Baby Sean dari Box nya. Lalu ia berikan pada istrinya. Benar saja, Baby Sean nampak langsung diam begitu ia menyedot asi dari mainan Papanya selama ini.


"Sean, itu punya Papa loh. Kenapa sekarang jadi kamu yang kuasai??? ".Ucap Niko terlihat sedikit tidak terima ketika Baby Sean terus menyesap nya.


Icha pun hanya menggelengkan kepalanya saja akan pola suaminya itu. Bahkan Niko terus menatap kearah putra nya yang ssst ini semakin ngebut saja meminum Asinya.


" Apa aku boleh ikut memainkan yang sebelah nya sayang??? ".


Pug...

__ADS_1


Icha pun langsung menepuk gemas lengan tangan suaminya itu. Membuat Niko langsung terkekeh. Ia tahu saat ini istrinya itu kesal padanya. Tapi Niko malah mengecup bibir sang istri. Membuat Baby Sean menatap jengah pada sang Papa. Seolah tak terima jika Mama nya di lecehkan oleh Papanya sendiri.


__ADS_2