Posesif Husband

Posesif Husband
Wanita Paruh Baya


__ADS_3

"Ra, habis ini temenin gue lagi ya!!! ".Ajak Shasa saat mereka sedang menikmati makan siangnya di restoran seafood yang masih ada di dalam pusat perbelanjaan itu.


" Hm, kemana lagi Sha???. Loe gak capek apa ???. Bumil benar benar ya".Tiara pun sampai heran karena Shasa tak ada capek nya sedikitpun.


Bumil satu ini nampak semangat dan sangat aktif sekali. Jika biasanya orang yang lagi hamil trimester pertama banyak nampak selalu lesu dan kurang bersemangat untuk melakukan aktivitas berlebih. Apalagi mereka juga kadang susah untuk menemukan makanan yang pas di lidah dan tak membuat perutnya mual.


Tapi Shasa berbeda dengan para bumil muda di


luaran sana. Ia bahkan makan hampir tidak pantang. Semua bisa ia konsumsi hanya saja ia kadang terlalu jahil untuk membuat suaminya keteteran dengan kemanjaan nya.


Entah memang bawaan si baby dan antara Mommy nya saja yang kebanyakan pola. Itu hanya Shasa yang tahu. Karena dibandingkan dengan ngidamnya yang sesungguhnya. Kebanyakan Shasa yang mengada ngada.


Semua itu ia lakukan untuk menguji kesabaran suaminya. Meskipun kejadian semalam itu sebenarnya bukan sepenuhnya kehendaknya juga.


"Gue udah lama gak ke tempat itu Ra. Mungkin mereka juga sudah merindukan gue".Sahut Shasa sambil terkekeh.


" Emang mau kemana sih??? . Jangan aneh aneh ya Sha!!!. Gue gak mau berurusan sama suami datar loe itu".Tiara mulai mewanti wanti sahabatnya agar tidak macam macam.


"Aman, gue gak aneh aneh kok. Tenang aja kali!!!. Dan satu lagi bukan hanya suami gue yang datar. Laki loe juga keles".Shasa nampak tak mau kalah dan terpojok sendiri.


Ketika Shasa dan Tiara sedang asyik mengobrol sambil menikmati makan siangnya. Dengan diselingi Canda tawa keduanya. Tiba tiba datang seorang wanita paruh baya yang menghampiri keduanya.

__ADS_1


Wanita itu pun datang entah dari mana. Penampilan nya juga terlihat modis. Membuat Tiara dan Shasa bingung . Karena wanita itu tiba tiba saja langsung duduk di salah satu kursi kosong yang ada di samping Tiara.


"Maaf tante., Anda siapa ya??? ".Tanya Shasa dengan raut wajah bingungnya. Sedangkan Tiara nampak memperhatikan wajah wanita paruh baya itu dengan seksama. Seolah ia pernah melihat wajah wanita itu. Namun Tiara juga lupa pernah melihat nya dimana.


Senyum di wajah cantik wanita paruh baya itu terbit. Lalu ia mengulurkan tangannya pada Shasa".Perkenalkan Nyonya Muda, Nama saya Faramita. Saya pemilik perusahaan Farabeauty".Ucap sang wanita paruh baya itu tersenyum dengan bangganya memperkenalkan dirinya.


"Maaf tante. Tangan saya kotor".Jawab Shasa yang sedikit tidak respect dengan sosok wanita bernama Fara itu. Shasa bisa melihat jika wanita itu penuh dengan kesombongan dan juga keangkuhan.


Wanita itu pun kembali menarik tangannya lalu ia kembali menatap wajah Tiara. "Sayang kamu tidak mengenali Mama kamu lagi??? ".


Deg...


Baik Tiara maupun Shasa langsung terkejut mendengar ucapan wanita bernama Faramita tersebut. Shasa sampai tersedak makanan sendiri. Membuat Tiara langsung menyodorkan segelas air pada sahabat nya.


Lagi lagi wanita itu nampak tersenyum. Dan malah mendekat kan dirinya pada Tiara. " Mutiara, ini Mama sayang. Ibu kandung kamu".Tiara kembali sedikit memundurkan wajahnya.


Sedangkan Shasa langsung melotot sempurna. Ia tidak begitu yakin apa yang dikatakan oleh wanita itu. "Jangan bercanda Tante!!!. Ibunya Tiara sudah meninggal sejak Tiara masih bayi".Seru Shasa.


" Ra, mendingan kita pergi saja ya dari sini!!!. Mungkin Tante ini salah mengenali orang".Ucap Shasa yang sudah menyudahi makan nya. Dan membersihkan kedua tangannya.


Tiara pun menurut ia langsung bangkit dari duduknya. Ia juga tidak mau pusing akan ucapan wanita itu. Tapi kalau di lihat lihat Wanita itu juga hampir mirip dengannya. Namun, Tiara tidak ingin berprasangka lebih dulu. Karena Ayahnya sama sekali tidak pernah memberitahu jika ibunya masih hidup. Yang pak Hanif katakan selama ini jika ibunya sudah meninggal dunia sejak ia masih bayi.

__ADS_1


"Ternyata Hanif tidak pernah mau memberitahu yang sebenarnya terjadi .Bahkan sampai dia mati sekalipun dia tetap berbohong padamu Tiara".Seru Wanita itu saat Tiara dan Shasa akan melangkah pergi.


Mendengar ucapan wanita itu Tiara langsung menghentikan langkah nya. Dan menoleh pada wanita paruh baya itu.


Tiara tersenyum getir. " Ayah tidak pernah berbohong pada putri nya. Dia adalah Ayah yang baik untukku. Jadi, apapun motif anda saya tidak akan pernah mempercayai anda Nyonya ".Ucap Tiara tegas.


" Maafkan Mama tiara!!. Mama terpaksa meninggalkan kamu bersama Ayah kamu yang tidak pernah memberikan nafkah untuk istri nya. Mama menyesal Tiara sungguh ".Seru wanita itu lagi sambil menangis .


Tiara dibuat bungkam. Ia juga nampak berkaca kaca membuat Shasa mengelus punggung tangan Tiara pelan. Memberikan dorongan kekuatan agar Tiara bisa menyikapi semua ini dengan kepala dingin.


" Ayo Sha kita pergi saja!!! ".Ucap Tiara lirih.


Tiara dibuat bingung oleh keadaan. Iya harus percaya pada siapa saat ini. Di lain sisi ia begitu ada sedikit getaran saat melihat wanita itu tadi. Namun, Ia juga lebih percaya dengan Almarhum Ayah-nya.


Sungguh situasi seperti ini sangat sulit bagi Tiara. Di saat Ayahnya sudah tiada, tiba tiba ada seorang wanita yang mengaku sebagai ibu kandungnya. Wanita yang di anggapnya meninggal selama ini.


"Sha tolong temenin gue pulang ke rumah Ayah!!! ".


" Mau ngapain Ra??? ".


" Ada sesuatu yang harus gue pastiin dulu".

__ADS_1


TBC


__ADS_2