
"Ayo turun!!! ".Lana yang sudah berdiri disamping pintu mobil. Membantu Raya membukakan pintu mobilnya. Setelah tadi ia turun lebih dulu.
Raya sedikit terbengong sejenak melihat perubahan sikap Lana sejak mereka keluar dari rumah sakit tadi. Bahkan kini Raya lebih terkejut saat Lana membawanya ke sebuah restoran seafood yang terkenal di kota itu.
" Ayo katanya tadi pengen makan seafood. Ini kita sudah sampe. Atau kamu ada rekomendasi tempat olahan seafood yang kamu sukai selain disini???? ".Tanya Lana dengan nada pelan.
Raya hanya menggeleng kan kepala. Karena saat ini saja ia sudah sangat senang. Lana mau menuruti ngidamnya itu. Padahal tadi sempat terbersit di hati Raya jika Lana pasti menolak untuk makan seafood.
Namun, ternyata diluar dugaan sekali. Lana malah mengajaknya ke restoran seafood terkenal. Dan pasti semua menu di restoran ini tidaklah murah. Dari desain dan juga bentuk resto nya saja Raya sudah bisa menebaknya. Karena dulu dia juga lama bekerja di hotel bintang 5 yang ada di surabaya.
" Yasudah ayo!!! ".Lana kembali mengulur kan tangannya pada Raya. Dengan sedikit ragu Raya pun meraih tangan Lana.
Lalu Lana memulai melangkah setelah menutup pintu mobilnya kembali. Yang membuat Raya bingung Lana terus menggenggam tangan nya sampai kedalam restoran. Hal itu membuat Raya sedikit gemetaran karena jujur setelah kejadian malam itu. Baru sekarang lagi Lana menyentuh kulitnya. Jadi, wajar saja jika Raya sedikit meremang akan genggaman tangan Lana padanya.
Ketika masuk kedalam restoran Lana sudah disambut dengan pelayan restoran dengan sangat ramah. Begitupun manager resto itu. Nampak nya Lana memang sudah sering ke tempat itu sebelum nya.
Lana memilih tempat yang nyaman untuk tempat duduk mereka. Lana bahkan menarik lebih dulu kursi untuk tempat duduk Raya sebelum ia juga ikut duduk disalah satu kursi.
__ADS_1
Tak berselang lama seorang pelayan datang dengan membawa buku menu. Lana juga langsung menyodorkan buku menu itu kearah Raya.
"Pilihlah apapun yang kamu suka!!! ".Ucap Lana masih dengan suara pelan nya. Tapi juga terdengar tegas. Membuat Raya pun langsung mengangguk kan kepala. Walaupun dia sedikit gugup saat di tatap oleh Lana seperti itu. Apalagi dengan jarak yang lebih dekat.
" Yakin sudah cukup???. Apa ada yang lain nya lagi???? ".Tanya Lana setelah Raya memilih menu yang akan ia makan.
" Tidak... Sudah cukup. Nanti aku malah tidak bisa menghabiskan nya".Jawab Raya pelan.
"Disini kamu tidak sendiri. Ada aku juga. Apa kamu tidak ingin memesankan makanan untuk ku ??? ".
Raya terkejut mendengar penuturan Lana yang tiba tiba saja meminta nya untuk ikut memesankan menu nya juga. " Tapi aku tidak tahu selera mas itu apa??? ".Sahut Raya gugup.
" Apa anda akan memesan menu favorit anda tuan??? ".Celetuk pelayan pria itu.
" Aku hanya ingin menu yang sama dengan istriku saja".Sahut Lana datar. Membuat Raya kembali terkejut akan sikap Lana hari ini. Tapi Raya juga ikut tersenyum sebab ia berharap ini awal yang baik untuk hubungan mereka kedepannya nanti.
"Baik tuan. Jadi semua menu nya akan di sajikan untuk porsi sedang ya".Lana pun hanya mengangguk kan Kepala nya tanpa berniat ingin menjawab.
__ADS_1
Pelayan itu pun pergi setelah mengambil catatan menu yang dioesant oleh Lana dan Raya.
🌿🌿🌿🌿🌿
Selang beberapa menit pelayan itu pun datang kembali dengan satu orang temannya. Membawakan pesenan Lana dan Raya.
Raya yang melihat dan mencium aroma seafood segar dengan toping saus asam manis serta kepiting lada hitam yang sudah di bakar terlebih dahulu didalam balutan daun pisang. Membuat lidahnya bergoyang. Bahkan Raya merasakan air liurnya serasa ingin menetes saja.
"Pelan pelan masih sangat panas!!! ".Ucap Lana sambil membantu membuka bungkusan kepiting yang dipesan oleh Raya tadi.
Lana sebenarnya ingin sekali tertawa melihat cara makan Raya yang terlihat sudah sangat tidak sabaran itu. Sepertinya memang selain perutnya yang lapar tapi juga itu keinginan twins untuk makan seafood.
"Aww... " Raya meniup niup tangannya yang terasa sakit saat ia berusaha memecahkan kulit kepiting yang sangat ia inginkan itu.
Tanpa banyak bicara Lana langsung mengambil alih nya. Dan langsung membuka nya. Lalu meletakkan daging kepiting itu di piring Raya.
Raya yang sejak tadi sudah tidak sabaran untuk menikmati olahan itu pun tanpa malu dan tanpa ragu lagi. Langsung melahabnya habis. Lana pun hanya bisa menggelengkan kepalanya saja melihat nya.
__ADS_1
Tapi tanpa sadar juga Lana menarik sudut bibirnya. Karena sampai menu itu habis, Lana hanya menjadi penonton istrinya makan saja. Sedangkan dia hanya sesekali memakan nasinya sendiri.