Posesif Husband

Posesif Husband
Masa Lalu


__ADS_3

Tomy pun hanya bisa menghela nafasnya pelan. Saat apa yang di takutkan nya akhirnya terjadi juga. Sedangkan Tiara menatap bingung dengan kehadiran seorang wanita yang usianya tak berbeda jauh dari suaminya. Saat ini sedang tersenyum manis pada suaminya.


"Kak Tomy, Apa kabar??. Sudah lama sekali ya kita tidak bertemu". Wanita itu terus saja menatap kearah Tomy yang saat ini hanya diam tanpa berniat menjawab pertanyaan Sang wanita.


Namun, Tiara nampaknya tetap tenang. Ia bahkan masih terus menikmati makannya dengan lahab. Sama seperti sebelum kedatangan wanita itu. Tiara hanya berekspresi bingung . Tapi, itu semua hanya sesaat saja. Setelah itu ia kembali bersikap santai. Seakan tak perduli dengan kehadiran orang lain di antara dia dan suaminya.


" Tomy, Apa kabar??. Senang bisa bertemu kamu disini". Tutur seorang wanita paruh baya yang saat ini tersenyum pada Tomy. Bahkan wanita paruh baya itu sempat mengulurkan tangannya.


Tapi, lagi lagi Tomy hanya diam di tempat duduk nya. Ia juga tak berniat menyambut uluran tangan wanita paruh baya itu. Tomy, hanya melirik sekilas dan kembali berekspresi datar.


" Jika kalian tidak ada keperluan lain. Lebih baik kalian pergi saja!!!. Jangan ganggu waktu makan siang ku bersama istriku! ".


Deg....


Wanita itu langsung menoleh kesamping kanannya. Dimana ia baru sadar jika sejak tadi ada seorang wanita cantik. Yang saat ini masih menikmati makanan nya. Tanpa terganggu sedikitpun akan kehadiran mereka.

__ADS_1


" Istri... ". Ulang wanita itu dengan lirih. Tatapan nya begitu sendu saat melihat perut buncit Tiara. Yang memang dengan sengaja nya Tiara perlihatkan pada nya.


" Mas, aku sudah kenyang ". Ucap Tiara dengan suara manjanya.


" Tapi, makanan kamu belum habis honey".


" Mas saja yang habisin!!. Kan biasanya juga gitu". Jawab Tiara semakin membuat wanita itu terbakar api cemburu. Akan semua tingkah manja Tiara pada Tomy.


" Sejak kapan kak Tomy menikah???. Kenapa tidak...


"Sayang, Lebih baik kita pulang sekarang ya!!! ". Wanita paruh baya itu tak kuasa melihat kesedihan putrinya. Saat ia tahu Tomy sudah menikah dan istrinya juga sedang hamil besar seperti itu.


"Saya rasa anda tidak berhak tahu tentang kehidupan saya nona. Lagian saya juga tidak mengenal kalian".


Deg...

__ADS_1


Lagi lagi kata kata Tomy semakin membuat wanita itu sedih. Matanya sudah berkaca kaca, Jika saja Sang Mama tidak memegangi bahunya. Mungkin wanita itu sudah limbung kebelakang.


" Sayang, Ayo nak!!! ". Wanita paruh baya itu terus membujuk putrinya untuk segera pergi . Tapi, Sang anak tetap tak mau beranjak. Ia seolah belum puas mendengar penjelasan dari Tomy.


" Mas, siapa mereka??? ". Akhirnya Tiara ikut membuka suara. Karena jujur sejak tadi ia sudah sangat gatal ingin bertanya. Namun, Tiara ingin melihat dulu sikap suaminya.


Tomy bangkit dari tempat duduknya. Bahkan makanan nya juga belum habis. Mood nya tiba tiba saja buruk saat meja nya di hampiri oleh kedua manusia. Yang malah semakin membuatnya mengingat masa lalunya.


"Ayo Honey!!. Kau pasti lelah kan?. Lebih baik kita pulang saja". Tomy meraih tangan istrinya dan langsung memberi perintah pada anak buahnya untuk membayar bil semua pesanan makanan yang mereka pesan tadi.


" Tunggu kak!!!.


" Sayang". Wanita paruh baya itu mencekal tangan putrinya saat melihat Sang putri begitu kecewa dan ingin menyusul kepergian Tomy bersama wanita yang disebut istrinya Tomy.


"Semua ini gara gara Mama dan Papa". Sentak Wanita itu yang langsung menghempaskan tangan mamanya dengan kasar. Ia pun langsung berlalu pergi begitu saja. Meninggal kan wanita paruh baya itu yang ikut menatap sedih pada Sang putrinya.

__ADS_1


Sedangkan Tomy saat ini meras istrinya sejak tadi terus menatap wajahnya. Membuat Tomy bisa menebak jika Tiara sedang meminta penjelasan padanya.


"Honey, kita pulang dulu ya!!. Nanti sampai rumah aku janji akan jelaskan semua nya! ".Ucap Tomy sembari melangkah kan kakinya dan terus menggandeng tangan Tiara. Tanpa berniat ingin melepaskan nya.


__ADS_2