
Semua orang dikejutkan oleh kedatangan Niko yang tiba tiba saja masuk kedalam gedung kampus. Dan langsung menghampiri Icha yang sedang berbicara dengan para teman teman nya. Bahkan mata para mahasiswi kini langsung tertuju pada sosok pria tampan rupawan yang bertubuh tinggi tegap, getstur tubuh idaman para wanita.
Ratih teman satu kampus Icha pun kini tidak berkedip sedikit pun saat melihat Niko yang kini malah berdiri di samping Icha.
"Bang Niko... ".Lirih Icha juga nampak terkejut. Ia tidak menyangka sama sekali jika Niko nekad menghampiri nya sampai kedalam kampus begini.
" Oh my god... Gue lagi mimpi gak sih, jika dewa yunani itu benar adanya. Dan ini namanya dewa yunani versi Asia".Seru Ratih sambil menganga, untung saja ia sampai tidak ngences melihat Niko.
"Ayo kita pulang!!! ".Niko langsung menarik tangan Icha tanpa memperdulikan tatapan orang orang di sana.
" Tunggu dulu!!! ".Agus kini mengeluarkan suaranya . Ia juga menahan tangan Icha. Seolah ia tidak terima jika Icha dibawa pergi begitu saja oleh pria lain.
Niko menghentikan langkahnya. Dan kini malah menatap kearah Agus dengan tatapan datarnya. Tapi saat ia melirik ke arah tangan Icha yang juga di tahan oleh Agus. Membuat Niko langsung kembali menatap Agus dengan tatapan tajam nya.
"Lepaskan tangan Icha!!!. Dia harus pulang sama gue!!! ".Niko berucap dengan suara dinginnya dan lebih terdengar dengan perintah.
" Loe siapa?, Beraninya bawa Icha begitu saja??? ".Agus terlihat tak mau mengalah begitu saja. Bahkan ia juga membalas tatapan Niko.
" Icha adalah...
__ADS_1
"Bang sudah, biar Icha yang jelasin ke mereka dulu!!! ".Potong Icha cepat karena ia tidak mau ada keributan gara gara dirinya di kampus. Sedangkan Icha adalah putri kampus yang menjadi sorotan bagi mahasiswa lainnya.
" Baiklah sayang, cepat jelaskan pada mereka semua jika kita itu adalah...
"Bang Niko.... ".Icha langsung menatap Niko dengan tatapan tajamnya.Tapi yang di tatap hanya bersikap datar sesuai karakter nya.
Agus nampak terkejut sambil mengepalkan tangannya saat mendengar kata sayang yang terlontar dari bibir pria yang ada disamping Icha. Dan semua teman teman Icha termasuk Ratih pun ikut terkejut akan ucapan Niko yang memanggil Icha dengan sebutan sayang.
"Aku tunggu di depan, !!! ".Seru Niko masih dengan muka datarnya pamit dengan Icha. Dan Icha pun hanya mengangguk kan kepalanya saja.
Lalu Niko langsung bergegas meninggalkanku rombongan Icha dan teman teman nya. Tapi saat baru beberapa langkah saja ia berjalan. Niko kembali menoleh kebelakang. "Sayang... Jangan lama lama!!! ".Teriak Niko dengan sudut bibir yang terangkat membentuk sebuah senyuman. Bahkan Niko sempat melirik kearah Agus sambil memanggil nama Icha.
Sepertinya Niko memang sengaja melakukan nya untuk menyindir Agus. Hal itu membuat Icha hanya bisa menggeleng kan kepalanya saja.
" Abang lagi sakit??? ".Icha bertanya sambil menatap wajah Niko. Karena saat ini keduanya sudah berada didalam mobil dan Niko sedang fokus pada setir kemudi nya.
" Kenapa??? ".Niko malah balik mengajukan pertanyaan.
" Habisnya abang itu kayak orang kerasukan saja. Tiba tiba bilang sayang ke Icha".Gadis itu memang nampak polos dan terlalu ceplas ceplos. Bahkan ia tidak langsung baperan begitu saja saat Niko menyebutnya sayang.
__ADS_1
Kedekatan keduanya memang sudah lama terjalin. Mungkin karena itulah Icha sudah terbiasa bergurau dengan Niko. Dan mungkin juga jika gadis lain yang di panggil Niko dengan sebutan sayang sedangkan mereka belum ada hubungan apa apa. Gadis itu sudah pasti sangat senang dan berbunga bunga sekali.
Kapan lagi coba seorang Niko Erlangga. Putra seorang pengusaha terkenal, pria tampan sejuta pesona idaman para kaum hawa. Menyebut wanita itu dengan panggilan sayang. Rasanya pasti akan berada terbang ke awan. Tapi hal itu tidak berlaku bagi Icha. Ia bahkan nampak biasa saja, tentunya itu lah yang membuat Niko bahwa Icha adalah wanita yang langkah.
"Kenapa kamu gak suka aku panggil sayang, Hm??? ".Lagi lagi Niko kembali bertanya.
" Kata itu pantasnya buat panggilan seorang kakak ke adiknya, atau sepasang suami istri dan bisa juga untuk sepasang...
"Kekasih".Potong Niko sambil melirik sekilas kearah Icha. Lalu ia fokus kembali pada setir mobilnya. " Bukankah kita itu lebih mirip sepasang kekasih kan??? "Seru Niko santai.
" Bang Niko Icha serius nih".Sahut Icha mulai kesal.
"Aku juga serius. Sejak kapan seorang Niko main main".Jawabnya dengan nada tegas.
" Huh.... Terserah abang saja lah. Percuma juga ngomong dengan abang. Maunya menang sendiri ".Icha hanya pasrah apapun yang ia katakan tidak akan masuk di telinga Niko. Yang ada Niko malah pintar memutar balikkan kata. Dan ujung ujungnya dia sendiri yang kesal.
" Jadi... ??
"Jadi apanya bang???? ".Icha kembali menatap kearah Niko yang masih saja fokus pada setir mobilnya.
__ADS_1
" Kita sudah sah jadian dan fix jadi sepasang kekasih kan??? ".
Deg....