
Kini Anton dan cinta sudah sampai di rumahnya. Bahkan Baby Niko sudah tidur dalam gendongan Yuna Mommy nya cinta. Hal itu membuat Cinta juga bisa istirahat dengan tenang. Karena Mommy dan Daddy nya terus saja menempel pada cucunya di ruang keluarga. Mereka membawa box bayi khusus untuk di letakkan disana. Agar Cinta bisa istirahat dengan nyaman di kamar nya.
Tentu saja dengan ditemani oleh Anton. Tadi juga Anton dengan telaten menyuapi istrinya makan. Anton tak membiarkan cinta bergerak sedikitpun dari tempat tidur. Hingga kini Cinta sudah terlelap dalam dekapan Anton.
"Terimakasih sayang!!!. Terimakasih karena telah melahirkan putra tampan kita. Dan terimakasih juga karena sudah sangat sabar mendampingi ku. Bahkan kau rela berjuang mendaptkan cintaku dulu".Anton tak henti hentinya mengucapkan terimakasih pada istrinya dalam sadar maupun tidak sadar. Karena Anton masih ingat betul bagaimana perjuangan cinta demi mendapatkan hatinya.
Cinta adalah gadis yang unik dan sangat baru bar. Tapi karena kekonyolan gadis itu juga Anton yang keras seperti batu karena tertutup masa lalu oleh sebuah penyesalan nya itu. Bisa mencair oleh pesona dan sikap seorang cinta. Bahkan gadis itu rela di tiduri sampai hilang kehormatan nya.Demi untuk mendekati idolanya dan Pangeran impiannya.
Hidup Anton kini semakin sempurna akan kehadiran istri dan buah hatinya. Putra pertamanya yang akan mewarisi semua aset miliknya nanti.Bahkan kini Anton sudah membuat planning baru untuk mengajak sang istri membuat anak kembali. Setelah Niko sudah mulai MPASI.
Anton tidak mau sampai anaknya nanti kesepian karena hanya anak tunggal seperti istrinya. Bahkan Anton yang memiliki adik sekalipun bukan terlahir dari rahim yang sama dengannya. Kini juga sudah jarang bertemu dan berkumpul karena Raka sang adik sudah memiliki keluarga sendiri. Bahkan sering sibuk oleh bisnisnya dan pekerjaan nya. Apalagi Raka juga membantu mengurus perusahaan Ayah mertuanya yang ada di luar negeri.
Anton ikut memejamkan matanya setelah lelah mengecupi seluruh wajah istrinya. Dan ikut masuk kedalam mimpi.
🌿🌿🌿🌿🌿
__ADS_1
Sedangkan di ruang keluarga di lantai dasar. Yuna dan Hendrawan nampak tak bosan bosannya melihat wajah cucunya yang sangat tampan.
Bahkan kini Oma vero juga tak kalah kagum nya akan ketampanan wajah cicitnya itu. Oma vero baru saja tiba dirumah Anton dan Cinta. Setelah di kasih kabar jika mereka sudah pulang kerumah. Karena tadi Oma Vero pamit pulang duluan setelah cinta dipindahkan keruangan rawat.
"Kalau bibit unggul itu memang tidak usah diragukan lagi ya".Celetuk Oma Vero bangga.
" Niko sangat tampan ya Mi???? ".Sambung Yuna sambil terus mengembangkan senyumnya.
" Siapa dulu dong Opa nya??? ".Seru Hendrawan bangga.
" Iya honey terserah kalian saja. Yang jelas sekarang ahli waris ku sudah ada".Sahut Hendrawan senang.
"Jangan coba coba membawa Niko sekarang".Sentak Oma Vero menatap tajam ke arah Anak dan juga menantunya itu.
" Iya mami tenang saja!!!. Tidak akan sekarang kok".Jawab Hendra dengan santainya.Membuat Oma Vero menatap curiga kearah putra semata wayang nya itu.
__ADS_1
"Kau itu tetap saja ingin membawa Niko tinggal bersama kalian???? ".Oma Vero menggelengkan kepalanya.
" Tergantung mi, kalau Niko nya yang mau dengan senang hati ikut kami ke Korea. Kenapa tidak".Sahut Hendrawan licik. "Lagian jika Niko ikut dengan kami itu akan membuat Anton dan Cinta bisa leluasa membuat adik untuk Niko mi. Tanpa harus repot repot mengurus bayi. Apalagi cinta dan Niko kan sampai belum pernah merasakan bulan madu sejak sudah menikah".
Hendrawan memang pandai bersilat lidah. Ia akan melakukan apapun untuk membujuk anak dan juga menantunya agar kelak bisa membawa Niko ke Korea dan menjadikan Niko pewaris perusahaan nya.
Hendrawan sangat bangga karena Cinta melahirkan anak pertama seorang putra. Meskipun cinta melahirkan anak perempuan juga. Itu tak membuat Hendrawan berubah pikiran karena ia sudah menatap memilih cucu pertamanya sebagai pewaris semua asetnya yang ada di Korea.
"Terserah kalian saja!!!. Yang penting untuk sekarang biarkan Niko di urus dan di asuh oleh kedua orang tuanya dahulu!!! ".
" Siap mi".Sahut Hendrawan dan Yuna sambil tersenyum.
"Oh, cucu Grandma... Kamu tahu sayang kami semua tidak sabar menunggu mu cepat besar dan dewasa. Karena Grandma sangat penasaran akan setampan apa wajahmu nantinya jika sudah tumbuh dewasa.Sebab masih bayi aja sudah sangat tampan begini".Seru Yuna sangat gemas akan wajah tampan Niko.
TBC
__ADS_1