Posesif Husband

Posesif Husband
Rengekan Shasa


__ADS_3

Denting jarum jam terus berputar. Tak terasa kini waktu sudah menunjukkan pukul lima sore. Dimana Cinta pun sudah sibuk di dapur bersama para art di rumah nya.


"Icha boleh bantuin gak Mom??? ".Seru Icha ketika ia baru saja sampai di dapur. Dan Cinta pun langsung menoleh kearah sumber suara.


Senyum Cinta mengembang sempurna ketika ia melihat Icha calon menantunya ada di depan meja bar. Sambil menatap kearah nya.


" Sayang, kamu udah bangun? ".Icha hanya mengganggu kan kepalanya.


" Maaf Mom, Icha ketiduran ".Icha sedikit tidak enak merasa malu karena di hari pertamanya masuk kedalam rumah ini. Ia malah ketiduran dan baru terbangun setelah hari sudah petang.


" Kenapa harus minta maaf sayang?. Kamu pasti kecapek. an kan?. Jadi wajar saja kalau kamu ampe ketiduran".Cinta berucap sambil terus tersenyum. Tak ada sedikitpun terlihat di raut wajahnya jika ia tidak tulus dengan apa yang sudah ia lakukan.


"Sayang, nanti kamu malah bau bawang loh. Kan udah mandi".Larang Cinta saat Icha langsung saja membantunya mengupas bawang merah.


" Gak papa Mom, Icha sudah biasa melakukan nya. Lagian kalau bau bawang tinggal mandi lagi Mom".Jawab Icha sambil tersenyum.


Cinta dan para art pun ikut terkekeh mendengar penuturan Icha. Dan akhirnya cinta pun membiarkan Icha ikut membantunya memasak menu makan malam mereka bersama.


Cinta dan Icha pun sudah nampak akrab. Meskipun Icha masih terlihat sedikit canggung saat bersama Mommy nya Niko sang camer. Tapi karena Cinta tipikal ibu mertua yang sangat pengertian dan bahkan selalu saja konyol. Hal itu justru membuat Icha rilex berada di dekat calon mertuanya. Bahkan keduanya sering kali tertawa bersama seraya melakukan pekerjaan nya.

__ADS_1


Canda tawa keduanya pun mengundang rasa penasaran Niko yang baru saja menuruni anak tangga. Dengan langkah lebarnya Niko pun langsung berjalan menuju arah dapur.


Senyum pria tampan itu pun ikut mengembang sempurna ketika ia melihat Mommy dan tunangan nya terlihat lebih dekat dan saling bersenda gurau bersama sambil memasak.


Darrr...


"Hehehe... " Shasa langsung nyengir kuda kala ia langsung mendapatkan tatapan tajam abangnya. "Sorry bang. Habisnya abang lagi ngapain sih serius amat lihatnya??? ".Tanya Shasa yang juga ikut penasaran. Kenapa abangnya rela mengendap endap dibalik tembok ruang makan dan dapur.


Kini arah pandangan Shasa pun mengikuti arah tatapan abangnya. Shasa langsung cangar cengir saja saat ia tahu sedang apa abangnya itu.


" Cieee... Yang lagi perhatiin calon isterinya ".Goda Shasa sambil menaik turunkan alisnya. Membuat Niko langsung mentoyor kening adiknya.


Shasa hanya memanyunkan bibirnya saja. Membuat Niko semakin senang menjahili adik bungsunya itu. Setelah puas membuat adiknya kesal, Niko langsung pergi meninggalkan Shasa begitu saja.


" Bang Iko... Tungguin Shasa!!! ".Teriak Shasa membuat Mommy nya dan juga Icha langsung menoleh kearah pintu dapur. Melihat Shasa yang merengek dan sedikit berlari kearah ruang keluarga.


" Apa lagi dek??? ".Tanya Niko datar.


" Bang, temenin Shasa ke Supermarket depan bentar dong!!! ".Rengek Shasa manja. Bahkan ia sambil bergelayut di lengan Niko.

__ADS_1


" Emang kamu mau beli apa??? ".


" Ada deh bang. Ayolah bang sekali ini aja, pleace!!! ".Rengek Shasa masih saja berusaha membujuk abangnya.


" Sana pergi saja dengan Ikki dek, abang belum mandi nih!!! ".


" Ogah , Gue lagi sibuk nih".Sahut Nikki cepat dari arah teras belakang.


"Siapa juga yang mau ditemenin sama loe bang ".Balas Shasa tak mau kalah.


" Bang ayolah!!! ".Rengek Shasa lagi membuat Niko menghela nafasnya pelan.


" Oke... Abang Mandi dulu sebentar ".


" Gak usah mandi bang!.Nanti lama dong, keburu maghrib lagi".Potong Shasa


Niko langsung menjitak kening Shasa saking gemasnya. Karena adik bungsunya itu selalu saja cerewet dan banyak maunya jika dekat dengannya.


Akhirnya Niko pun hanya pamit untuk mengganti baju kaos dan celana pendeknya saja. Karena tadi ia baru saja selesai olahraga. Jadi kaos yang ia kenakan sudah basah oleh keringat.

__ADS_1


__ADS_2